GMAHK Jemaat Ranowangko

GMAHK Jemaat Ranowangko Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat
Ranowangko

15/04/2021

*ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ*
🌒 *A P R I L* 🌒
2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣

*MENJADI PUTRA DAN PUTRI ALLAH*
⏸ ELLEN G WHITE ⏸

📆 Kamis, 15 April
Mengubah Kita dari Orang Berdosa kepada Orang Saleh

Ayat Inti : Yesaya 1: 18
”Marilah, baiklah kita berperkara!—firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba."

Allah mengenakan pakaian kekuasaan; Ia dapat mengambil orang-orang yang mati dalam pelanggaran dan dosa, dan oleh Roh yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati, mengubah tabiat manusia, memulihkan kepada jiwa peta Allah yang sudah hilang. Orang-orang yang percaya pada Yesus Kristus diubahkan dari pemberontak kepada hukum Allah menjadi hamba-hamba dan rakyat yang taat dalam kerajaan-Nya. Mereka itu dijadikan semula, dihidupkan kembali, disucikan oleh kebenaran.

Dunia harus melihat Allah pada pengikut-pengikut-Nya. Hidup dan keadaan baka dinyatakan melalui orang-orang yang satu dengan Allah dalam Kristus. Adalah hak istimewa kita memiliki roh terang dan pengetahuan yakni hikmat surga. Semua orang yang memiliki roh ini, dalam kedudukan apa pun mereka itu boleh ditempatkan, pekerjaan yang tertinggi ataupun yang terendah, dalam pekerjaan mereka akan menyatakan kuasa terang dan pengetahuan ini.

Kita memandang Dia terus-menerus, yang telah menghidupkan di antara manusia suatu kehidupan penurutan yang sempurna. Makin dekat kita memandang Dia, semakin hampir sama kita menyerupai Dia dalam tabiat, dan makin lebih besarlah efisiensi kita dalam bekerja untuk orang lain. Kita akan diangkat jauh di atas segala ujian dan kekacauan hidup ini... Diri harus disembunyikan. Kristus sajalah yang harus tampak, penuh dengan anugerah dan kebenaran...

Surga harus mulai di atas dunia ini. Kalau umat Tuhan dipenuhi dengan kelemahlembutan dan kerendahan hati, mereka akan menyadari bahwa panji-panji-Nya atas mereka ialah kasih, dan buah-Nya akan manis kepada selera mereka. Mereka akan menjadikan suatu surga di dunia ini yang di dalamnya mereka bersedia untuk surga yang di atas.

Setiap orang yang menerima Kristus oleh iman yang hidup mempunyai suatu hubungan yang hidup dengan Allah... la membawa sertanya suasana surga, yaitu anugerah Allah, suatu harta benda yang dunia ini tidak dapat beli.

Kalau engkau mau menjadi seorang saleh di surga, engkau mestilah lebih dahulu seorang saleh di dunia.

15/04/2021

Mau Tahu Cara Doa yang Benar Bagi Orang Sakit?

Seringkali saat kita diminta berdoa untuk orang sakit, maka kita bingung apa yang harus didoakan, apalagi jika kondisi orang yang sakit itu sudah sangat parah.

Hari ini kita akan sama-sama membaca jawabannya di bawah ini!

Dalam doa bagi orang sakit, wajiblah kita ingat bahwa “kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa” (Roma 8:26). Kita tiada mengetahui apakah berkat yang kita minta itu yang terbaik atau tidak. Oleh karena itu doa kita patutlah berbunyi demikian; “Ya Tuhan, Engkau mengetahui setiap rahasia hidup, Engkau mengenal orang ini, Yesus, Jurudamai itu, menyerahkan hidup-Nya bagi mereka itu. Kasih-Nya bagi mereka itu lebih besar daripada kasih kami. Jika ini akan mempermuliakan nama-Mu dan jadi kebaikan bagi si penderita, kami memohon di dalam nama Yesus, agar mereka disembuhkan. Jika bukan kehendak-Mu agar mereka sembuh, kami memohon rahmat-Mu menghiburkan harinya dan hadirat-Mu memberikan kekuatan bagi mereka dalam penderitaannya.” (CCh 305.1)

Wah, sebuah doa yang penuh dengan pengharapan dan terasa sekali ketergantungan yang sangat kuat kepada Tuhan.

Sama seperti doa Yesus di dalam Lukas 22:42, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Biarlah ini menjadi contoh doa bagi kita semua.

Dari doa ini kita belajar untuk selalu mendoakan yang terbaik bagi orang tersebut, tetapi jangan lupa untuk selalu mengakhiri dengan biarlah kehendak Tuhan yang jadi dan meminta kekuatan bagi mereka yang sakit.

Saat orang sakit secara jasmani, jangan lupa doakan agar mereka tidak sakit secara rohani, tetapi imannya boleh tetap kuat di dalam Tuhan walaupun mungkin secara jasmani sudah sangat lemah.

Kiranya renungan kita pada pagi hari ini boleh membantu kita untuk lebih mengerti lagi bagaimana seharusnya kita berdoa bagi orang yang sakit.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

13/04/2021

Pentingnya Menjaga Kebersihan

Apakah kita perlu menjaga kebersihan? Ya, tentu saja! Mari kita baca penjelasan dari buku “Counsels for the Church” Chapter 39 – The Importance of Cleanliness.

Apa saja yang harus dalam keadaan bersih atau apa saja yang harus kita lakukan untuk menjaga kebersihan?

“Banyak orang yang sakit karena tidak membiarkan udara yang bersih pada malam hari masuk ke dalam kamarnya. Udara yang tidak perlu dibeli adalah salah satu karunia yang dapat kita nikmati.” (CCh 219.1)

Jadi penting sekali kita menghirup udara yang bersih. Bagi kita yang tinggal di kota mungkin susah mendapatkan udara yang bersih, tetapi setidaknya kita bisa dapatkan di pagi hari untuk menghirup udara yang bersih dan segar.

Apalagi yang harus kita lakukan?

“Kotoran terus-menerus dibuangkan dari badan melalui kulit. Pori-pori yang jutaan banyaknya itu segera akan tersumbat jika tidak selalu bersih oleh seringnya mandi sehingga kotoran yang seharusnya ke luar dari kulit menjadi beban tambahan bagi alat tubuh lainnya yang mengeluarkan kotoran.” (CCh 219.2)

“Pada umumnya orang akan beroleh banyak faedah karena mandi air dingin atau air hangat setiap pagi atau sore. Daripada mudah diserang demam, mandi teratur menangkis serangan bebas dan teratur. Pikiran dan tubuh dikuatkan. Otot lebih lemas dan pikiran pun lebih terang. Mandi menyegarkan saraf. Mandi menyehatkan dan menguatkan usus dan lambung dan jantung serta melancarkan pencernaan.” (CCh 219.3)

Jadi, jangan lupa untuk mandi ya! Kita harus rajin mandi untuk menjaga kebersihan tubuh kita.

Selain menghirup udara segar dan mandi setiap pagi dan sore, apalagi yang harus kita jaga kebersihannya?

“Perlu juga menjaga agar pakaian selalu bersih. Pakaian mengisap kotoran yang keluar dari pori-pori sehingga jika tidak sering diganti dan dicuci kotoran itu akan diisap kembali.” (CCh 219.4)

Disini kita juga belajar untuk menjaga pakaian kita tetap bersih.

Apalagi kebersihan yang harus kita jaga?

Tuhan ingin kita menjaga kebersihan hati kita karena pemazmur berkata, “Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.” (Mazmur 73:1)

Oleh karena itu saudara-saudaraku yang terkasih, marilah kita menjaga kebersihan tubuh, pakaian kita dan menikmati udara yang bersih serta jangan lupa menjaga hati kita tetap bersih.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

13/04/2021

*ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ*
🌒 *A P R I L* 🌒
2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣

*MENJADI PUTRA & PUTRI ALLAH*
⏸ ELLEN G WHITE ⏸

📆 Rabu, 14 April
Pikiran Ditujukan kepada Kristus

Ayat Inti : Amsal 10: 9
"Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui."

Langkah yang paling pertama di jalan kepada hidup ialah tetap menujukan pikiran kepada Allah, senantiasa takut kepada-Nya. Suatu penyimpangan tunggal dari integritas moral menumpulkan kata hati, dan membuka pintu kepada pencobaan yang berikut. “Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui.” Kita diperintahkan supaya mengasihi Allah dengan setinggi-tingginya, dan mengasihi sesama kita manusia seperti diri kita sendiri; tetapi pengalaman hidup sehari-hari menunjukkan bahwa hukum ini tidak diindahkan. Kejujuran dalam transaksi dan integritas moral akan menjamin kemurahan Allah, dan membuat seseorang menjadi berkat kepada dirinya sendiri dan kepada masyarakat; tetapi di tengah-tengah pencobaan yang beraneka ragam, yang menyerang seseorang ke mana saja ia melangkah, mustahillah memeliharakan kata hati yang jernih dan persetujuan surga tanpa bantuan Ilahi dan suatu prinsip untuk mengasihi kejujuran demi kebenaran.

Suatu tabiat yang diakui Allah dan manusia, itulah yang harus lebih disukai daripada kekayaan. Dasarnya harus diletakkan luas dan dalam, bersandar pada batu karang Kristus Yesus. Ada terlalu banyak orang yang mengaku bekerja dari dasar yang benar itu, yang perlakuannya tidak tepat menunjukkan mereka sedang membangun atas pasir; tetapi topan besar itu akan menghanyutkan fondasi mereka, dan mereka pun tidak akan mempunyai perlindungan... Apakah orang-orang ini melihat hari yang akan datang? Ataukah mata mereka terlalu kelam untuk melihat, melalui kabut keduniawian yang penuh hawa busuk, bahwa kehormatan dan integritas tidak dihargai dalam koin dunia ini? Apakah Allah akan memberikan penghargaan kebaikan hanya karena sukses secara duniawi saja? Nama mereka itu telah diukir-Nya pada telapak tangan-Nya, sebagai waris kepada kehormatan yang kekal, kekayaan-kekayaan yang tiada akan binasa.

Berdiam di atas keindahan, kebaikan, belas kasihan, dan kasih Yesus adalah memperkuat mental dan moral, dan sementara pikiran terus dilatih untuk melakukan pekerjaan Kristus, untuk menjadi anak yang patuh, engkau akan secara rutin menanyakan, Apakah ini jalan Tuhan?

13/04/2021

Renungan malam SEIMAN
13 April 2021

HIDUP DI DUNIA BARU

“Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hambanya akan beribadah kepada-Nya dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.”
Wahyu 22:3-5.

Bagaimanakah gerangan hidup di dunia baru itu? Ayat renungan kita malam ini menunjukkan bahwa Allah akan melibatkan mereka dalam pemerintahan itu. Kita dapat menduga bahwa peranan yang dilakonkan mereka di dalam kerajaan itu adalah suatu peranan yang penting, dimana umat tebusan ini akan menjadi duta-duta Kristus pada alam semesta, dimana mereka memberikan kesaksian dari hal pengalaman mereka masing masing akan kasih Allah. Kesukaan mereka yang terbesar ialah untuk memuliakan Tuhan.

Nah, bagaimanakah dengan aktivitas jasmani di dunia baru itu? Kehidupan di dunia baru akan merupakan tantangan bagi orang-orang yang sangat berhasrat akan kehidupkan kekal. Pandangan selintas mengenai kategori kegiatan yang tersedia bagi umat yang ditebus akan merangsang selera kita, namun tidak membatasi akan adanya kemungkinan kegiatan yang lain.

Yesaya 65:21 menyatakan kegiatan dari orang tebusan yaitu “Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga…” Pembangunan rumah menyangkut perencanaan konstruksinya, serta pemeliharaan dan kemampuan untuk membentuk dan membangun kembali. Dari kata “mendiami” kita dapat menarik kesimpulan dari seluruh spektrum kegiatan hidup sehari-hari.

Motif utama eksistensi dunia baru secara keseluruhan adalah pemulihan kembali apa yang telah direncanakan Tuhan bagi mahluk ciptaan-Nya sejak semula. Di Eden Tuhan memberikan kepada leluhur manusia sebuah taman supaya mereka “mengusahakan dan memeliharanya” (lihat Kejadian 2:15). Jadi, seperti yang dikatakaan oleh nabi Yesaya dalam pasal 65 ayat 21 bagian akhirnya, bahwa di dunia baru itu “mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga”. Dalam buku Wahyu juga dituliskan mereka akan memainkan kecapi,. Sesungguhnya, Allah sendiri yang menanamkan didalam manusia itu dorongan kreatif serta menempatkan mereka di sebuah dunia yang tidak mengenal batas potensi (lihat Kejadian 1:28-31). Betapa rindu kita masuk sana untuk menikmati suasana yang membahagiakan itu untuk selama-lamanya. Kiranya masa itu akan segra datang.

Penulis:
Kathleen-Jonathan Kuntaraf

TUHAN MEMBERKATI😇🙏

13/04/2021

Baptisan Yesus – Part 2

Kemarin kita telah belajar bagaimana Yesus meninggalkan teladan baptisan dan juga doa kepada kita semua. Hari ini kita akan melihat bagaimana Allah Bapa menjawab doa Yesus.

Buku Desire of Ages mencatat, “Belum pernah malaikat-malaikat mendengar doa semacam itu. Mereka ingin membawa kepada Panglima mereka suatu kabar jaminan dan penghiburan. Tetapi tidak, Sang Bapa sendirilah yang akan menjawab permohonan Anak-Nya. Langsung dari takhta surga memancarlah cahaya kemuliaan-Nya. Langit terbuka, dan ke atas kepala Juruselamat turunlah cahaya yang paling suci, dalam rupa seekor burung merpati,—lambang yang tepat untuk Dia, yang lemah lembut dan rendah hati itu” (DA 112.1).

Itulah mengapa Matius 3:17 dan Markus 1:11 mencatat terdengar suara dari surga berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dari kisah yang luar biasa ini.

Pertama, saat kita meminta dengan sungguh-sungguh, Tuhan lebih dari siap untuk mendengar dan memberikan jawaban kepada kita. Bukan malaikat yang memberikan jawaban, tetapi Tuhan sendiri. Tuhan yang suci, agung, dan mulia, mau mendengar permohonan dan memberikan jawaban kepada kita yang sangat berdosa dan hina ini.

Mungkin kita pernah memiliki pengalaman saat ada seseorang yang kita rasa kurang memiliki kedudukan atau bahkan seseorang yang kita rasa tidak penting itu berbicara dan meminta sesuatu kepada kita. Mungkin kita pernah menolak orang tersebut dan menyuruhnya pergi. Tetapi tidak dengan Tuhan kita. Doa yang sederhana, doa anak-anak, doa siapapun yang disampaikan dengan sungguh-sungguh pasti didengar dan dijawab oleh-Nya.

Kedua, jawaban Allah Bapa kepada Yesus, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan,” bukan hanya berlaku kepada Yesus. Tetapi saat itu Yesus berdiri mengambil posisi kita sebagai umat manusia yang berdosa, dan oleh karena itu jawaban Bapa kepada Yesus juga berlaku bagi kita semua. Melalui perantaraan Yesus, Allah Bapa juga mau menerima kita semua yang lemah ini. Ia tidak membuang kita, tetapi gantinya, Ia merangkul kita untuk kembali kepada-Nya.

Cobalah kita baca ayat ini dengan mengganti nama kita masing-masing: “Inilah _ (ganti dengan nama kita) yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Inilah kasih dan jaminan yang terbesar yang ada di seluruh alam semesta!

Baptisan Yesus telah mengembalikan hubungan Sang Pencipta dengan ciptaan-Nya yang telah terputus karena dosa, dan baptisan-Nya telah membukakan pintu bagi kita untuk datang kepada-Nya. Wahyu 3:8, “… lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. ....”

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

13/04/2021

*ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ*
🌒 *A P R I L* 🌒
2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣

MENJADI PUTRA DAN PUTRI ALLAH
⏸ ELLEN G WHITE ⏸

📆 Selasa, 13 April
Alihkanlah Pikiran dari Tiruan kepada yang Alamiah

Ayat Inti : Mazmur 8: 4, 5
”Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kau tempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya.”

Allah mendorong kita supaya merenungkan segala perbuatan tangan-Nya di dalam dunia ini. Ia ingin supaya kita mengalihkan pikiran kita dari penyelidikan yang bersifat tiruan kepada yang alamiah. Kita akan mengerti hal ini lebih baik kalau kita mengarahkan mata kita ke bukit-bukit Allah, dan merenungkan segala perbuatan yang telah diciptakan oleh tangan-Nya Sendiri. Tangan-Nya telah membentuk bukit-bukit, dan membuatnya seimbang pada tempatnya, agar semuanya tidak bergerak kecuali atas perintah-Nya. Angin, matahari, hujan, salju, dan es semuanya melayani melakukan kehendak-Nya.

Oleh orang Kristen, kasih dan kedermawanan Allah dapat dilihat dalam segala karunia dari tangan-Nya. Segala keindahan alam adalah pokok pikiran untuk direnungkan. Dalam mempelajari keindahan alam yang mengelilingi kita, maka pikiran pun dibawa melalui alam kepada Pencipta semua yang elok. Semua perbuatan tangan Allah berbicara kepada indra kita, membesarkan kuasa-Nya, meninggikan hikmat-Nya. Segala sesuatu yang diciptakan, ada di dalamnya daya tarik yang menarik perhatian anak Allah, dan membentuk seleranya untuk memandang segala bukti yang indah-indah ini tentang kasih Allah di atas pekerjaan keterampilan manusia.

Dalam kata-kata kegembiraan yang meluap, nabi itu membesarkan Allah dalam segala pekerjaan penciptaan-Nya: ”Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kau tempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya.”

Dunia, penuh dengan hiburan dan kepelesiran, selalu haus akan sesuatu daya tarik yang baru. Dan betapa sedikit waktu serta pikiran diserahkan kepada Pencipta langit dan bumi. Allah berseru pada semua ciptaan-Nya supaya mengalihkan perhatian mereka dari kekacauan dan kebingungan di sekitar mereka, dan mengagumi perbuatan tangan-Nya. Benda-benda langit patut direnungkan. Allah telah menjadikan semuanya untuk keuntungan manusia, dan sementara kita mempelajari segala perbuatan tangan-Nya, malaikat-malaikat Allah akan ada di samping kita untuk menerangi pikiran kita.

12/04/2021

Baptisan Yesus – Part 1

Pelayanan Yesus selama 3,5 tahun di dunia ini diawali dengan kisah tentang baptisan-Nya. Baptisan Yesus bukanlah karena Yesus berdosa, tetapi Ia datang dengan segala kerendahan hati-Nya untuk turun dan menyamakan diri-Nya seperti kita, manusia berdosa, dan untuk memberikan kita teladan dan petunjuk akan apa yang harus kita lakukan.

Kisah baptisan Yesus dicatat di dalam kitab Matius, Markus, dan Lukas. Namun dari ketiga kitab itu, ada satu hal yang hanya dituliskan di dalam kitab Lukas, yaitu tentang Yesus yang berdoa setelah baptisan-Nya.

“Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: ‘Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.’” (Lukas 3:21-22)

Mengapa Yesus berdoa?

Yesus mengetahui bahwa kedatangan-Nya ke dunia ini bukanlah untuk jalan-jalan, bukan untuk sesuatu yang nyaman. Sejak kelahiran-Nya Ia mendapat tempat yang rendah, masa kanak-kanak dan remaja-Nya juga dijalani dengan beberapa perselisihan dengan para pemuka agama dan bahkan dengan keluarga-Nya sendiri, dan Yesus tahu bahwa saat pelayanan-Nya 3,5 tahun akan dijalani dengan tantangan yang lebih besar dan berat.

Yesus harus menanggung setiap dosa yang telah manusia lakukan, Ia harus meluruskan setiap jalan yang sudah bengkok karena dosa, dan Ia harus melembutkan setiap hati manusia yang telah keras oleh dosa. Untuk ini semua, Yesus memohon pertolongan kepada Bapa-Nya di surga; Ia meminta kuasa kepada Bapa untuk mengalahkan segala jerat Setan.

Doa yang Yesus sampaikan kepada Allah Bapa bukanlah doa formalitas saja. Buku Desire of Ages mencatat bahwa “Ia menuangkan seluruh jiwanya di dalam doa” (DA 111.6).

Melalui kisah ini, Yesus tidak hanya meninggalkan teladan baptisan, tidak hanya mengajarkan kita tentang pentingnya baptisan, tetapi Ia juga meninggalkan kita teladan berdoa yang sungguh-sungguh. Seperti Yesus yang menghadapi berat beban saat hidup di dunia ini, kitapun juga sama. Itulah mengapa Yesus pesan kepada kita untuk “tetaplah berdoa” (1 Tesalonika 5:17). Bukan hanya doa yang biasa-biasa saja, tetapi doa yang sampai kita bisa menuangkan seluruh jiwa dan pikiran dan hati kita kepada Yesus melalui jam-jam berdoa kita.

Bagaimana Bapa menjawab doa Yesus? Ini akan kita bahas di renungan besok pagi. Jangan sampai terlewatkan! Tetapi yang pasti, jangan lupa untuk berdoa pada hari ini karena Tuhan telah siap untuk mendengar dan menyatakan jawabannya kepada kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

12/04/2021

*ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ*
🌒 *A P R I L* 🌒
2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣

*MENJADI PUTRA DAN PUTRI ALLAH*
⏸ ELLEN G WHITE ⏸

📆 Senin, 12 April
Kita harus Mengambil Waktu Berpikir tentang Allah

Ayat Inti : Mazmur 46: 11
”Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara pangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"

Orang-orang Kristen... harus memupuk kesukaan bermeditasi, dan membiasakan keinginan untuk melakukan renungan. Banyak orang tampaknya mengeluhkan waktu yang digunakan untuk meditasi, dan menyelidik Kitab Suci, serta berdoa, seolah-olah waktu yang digunakan itu akan hilang. Aku harap kamu semua bisa melihat ini dengan cara yang Allah inginkan; karena dengan demikian engkau akan menjadikan kerajaan Allah hal penting pertama. Menetapkan hati di surga, akan memberikan semangat kepada semua perhatianmu, dan menghidupkan semua tugas-tugasmu.Mendisiplin pikiran agar tinggal dalam hal-hal surgawi, akan menyemangati dan mengobarkan semua upaya kita.

Biarlah semua yang ingin ambil bagian dalam sifat Ilahi menghargai fakta bahwa ia harus lepas dari kejahatan yang ada di dunia melalui hawa nafsu. Ada pergumulan yang terus-menerus dan sungguh-sungguh dari jiwa melawan pikiran yang membayangkan kejahatan. Harus ada penolakan terus-menerus terhadap godaan melakukan dosa dalam pikiran maupun tindakan. Jiwa harus dijaga dari setiap noda, melalui iman di dalam Dia yang mampu mencegahmu jatuh. Kita harus merenungkan Kitab Suci, dengan tenang dan tulus terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan kekal kita. Kemurahan dan kasih Yesus yang kekal, pengorbanan yang dilakukan demi kita, harus direnungkan dengan serius dan khidmat.

Kita harus tinggal di dalam karakter Penebus dan Pengantara kita yang kekasih. Kita harus berusaha memahami makna rencana keselamatan. Kita harus merenungkan misi-Nya yang telah datang untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Dengan terus-menerus merenungkan tema-tema surgawi, maka iman dan kasih kita akan tumbuh lebih kuat. Doa-doa kita akan semakin berterima kepada Allah, karena akan semakin bercampur dengan iman dan kasih. Akan lebih teliti dan sungguh-sungguh.

Bilamana pikiran sudah dipenuhi seperti itu... orang yang percaya di dalam Kristus akan mampu membawakan hal-hal baik dari perbendaharaan hatinya.

Address

Manado

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GMAHK Jemaat Ranowangko posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GMAHK Jemaat Ranowangko:

Share