GTM Jemaat Kirak

GTM Jemaat Kirak Gereja Toraja Mamasa Jemaat Kirak

02/08/2026

Kaum bapak Jemaat Kirak,Bersatu memuji Tuhan.Firman-Mu jadi pelit...

26/07/2026
Atas Warga Jemaat Kirak, Klasis Mehalaan mengucapkan selamat kepada pengurus BPMS GTM Masa Bhakti 2026 - 2031
26/07/2026

Atas Warga Jemaat Kirak, Klasis Mehalaan mengucapkan selamat kepada pengurus BPMS GTM Masa Bhakti 2026 - 2031

22/07/2026

Pemilihan Pemimpin Gereja Toraja Mamasa Berdasarkan Firman Tuhan

Pemilihan pemimpin dalam Gereja Toraja Mamasa bukan sekadar memilih seseorang untuk menduduki jabatan, melainkan sebuah panggilan iman untuk mencari pribadi yang telah dipersiapkan Tuhan menjadi pelayan bagi jemaat-Nya. Karena itu, setiap warga gereja dipanggil untuk berdoa, memohon hikmat Roh Kudus agar pilihan yang diambil benar-benar sesuai dengan kehendak Allah.

Alkitab mengajarkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki karakter yang takut akan Tuhan, jujur, rendah hati, bijaksana, dan setia dalam melayani. Seperti tertulis dalam 1 Timotius 3:1–7 dan Titus 1:5–9, pemimpin gereja hendaknya menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian hidup. Kepemimpinan bukanlah tentang mencari kehormatan, melainkan kesediaan untuk melayani dengan penuh pengorbanan.

Tuhan Yesus sendiri telah memberikan teladan yang sempurna: "Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Markus 10:45). Karena itu, pemimpin yang dipilih hendaknya memiliki hati seorang hamba, mengutamakan kepentingan jemaat, menjaga persatuan, dan membangun persekutuan yang dilandasi kasih Kristus.

Proses pemilihan juga harus dilaksanakan dengan penuh kasih, kejujuran, saling menghormati, dan tanpa perpecahan. Perbedaan pilihan tidak boleh merusak persaudaraan dalam tubuh Kristus. Sebaliknya, seluruh jemaat diajak untuk tetap bersatu, saling mendukung, dan menerima hasil pemilihan sebagai bagian dari penyertaan Tuhan.

Kiranya melalui pemilihan ini, Gereja Toraja Mamasa memperoleh pemimpin yang amanah, berhikmat, takut akan Tuhan, serta mampu menggembalakan jemaat dengan kasih, sehingga gereja semakin bertumbuh dalam iman, kokoh dalam persekutuan, giat dalam pelayanan, dan menjadi terang serta berkat bagi masyarakat.

"Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan." (Kolose 3:14)

Kiranya kasih Tuhan Yesus Kristus senantiasa memimpin setiap langkah, keputusan, dan pelayanan Gereja Toraja Mamasa, demi kemuliaan nama Tuhan saja. Amin.

22/07/2026

Membangun Pemahaman yang Benar dalam Pemilihan Pengurus Gereja Toraja Mamasa

Agar tidak timbul kesalahpahaman, prasangka, atau perpecahan di tengah warga gereja maupun masyarakat, proses pemilihan pengurus Gereja Toraja Mamasa harus dilandasi oleh Firman Tuhan, aturan gereja, serta semangat persaudaraan dalam Kristus.

Pertama, seluruh proses pemilihan hendaknya dilakukan secara terbuka, jujur, dan sesuai dengan tata gereja yang berlaku. Setiap tahapan perlu dijelaskan kepada jemaat agar tidak muncul dugaan adanya kepentingan pribadi atau kelompok.

Kedua, gereja perlu memberikan pembinaan kepada jemaat bahwa kepemimpinan adalah panggilan untuk melayani, bukan sarana mencari kekuasaan atau kehormatan. Tuhan Yesus berkata, "Barangsiapa ingin menjadi yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu" (Matius 20:26). Karena itu, fokus utama bukanlah siapa yang terpilih, melainkan bagaimana gereja semakin bertumbuh dalam kasih dan pelayanan.

Ketiga, seluruh warga gereja hendaknya menjaga perkataan dan sikap. Hindarilah penyebaran isu, fitnah, atau informasi yang belum tentu benar. Firman Tuhan mengingatkan, "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun" (Efesus 4:29).

Keempat, setiap calon maupun pendukungnya perlu menunjukkan kerendahan hati, saling menghormati, dan siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, tetapi kasih Kristus harus tetap menjadi pengikat persatuan (Kolose 3:14).

Kelima, seluruh jemaat diajak untuk terus berdoa memohon tuntunan Roh Kudus. Keputusan yang diambil melalui doa, hikmat, dan ketaatan kepada Firman Tuhan akan lebih membawa damai daripada keputusan yang dipengaruhi oleh kepentingan pribadi.

Pada akhirnya, keberhasilan pemilihan pengurus bukan hanya diukur dari siapa yang terpilih, tetapi dari tetap terpeliharanya persatuan, kasih, dan kesaksian Gereja Toraja Mamasa di tengah masyarakat. Marilah kita menjaga hati, menghormati proses yang berlaku, mendukung pengurus yang terpilih, dan bersama-sama membangun gereja demi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus.

"Berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera." (Efesus 4:3)

Kiranya Tuhan Yesus Kristus memimpin seluruh proses pemilihan sehingga menghasilkan pemimpin yang takut akan Tuhan, berintegritas, dan setia melayani, serta mempersatukan seluruh warga Gereja Toraja Mamasa dalam kasih-Nya. Amin.

Ibadah Hari Minggu, 19 Juli 2026Dirangkaikan Baptisan Anak, Peneguhan Sidi dan Sakramen Perjamuan Kudus Jemaat Kirak, Kl...
19/07/2026

Ibadah Hari Minggu, 19 Juli 2026
Dirangkaikan Baptisan Anak, Peneguhan Sidi dan Sakramen Perjamuan Kudus
Jemaat Kirak, Klasis Mehalaan,
Selamat Hari Minggu Tuhan Yesus Memberkati 🙏

Address

Desa Kirak
Mamasa

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GTM Jemaat Kirak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share