22/07/2026
Pemilihan Pemimpin Gereja Toraja Mamasa Berdasarkan Firman Tuhan
Pemilihan pemimpin dalam Gereja Toraja Mamasa bukan sekadar memilih seseorang untuk menduduki jabatan, melainkan sebuah panggilan iman untuk mencari pribadi yang telah dipersiapkan Tuhan menjadi pelayan bagi jemaat-Nya. Karena itu, setiap warga gereja dipanggil untuk berdoa, memohon hikmat Roh Kudus agar pilihan yang diambil benar-benar sesuai dengan kehendak Allah.
Alkitab mengajarkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki karakter yang takut akan Tuhan, jujur, rendah hati, bijaksana, dan setia dalam melayani. Seperti tertulis dalam 1 Timotius 3:1–7 dan Titus 1:5–9, pemimpin gereja hendaknya menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian hidup. Kepemimpinan bukanlah tentang mencari kehormatan, melainkan kesediaan untuk melayani dengan penuh pengorbanan.
Tuhan Yesus sendiri telah memberikan teladan yang sempurna: "Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Markus 10:45). Karena itu, pemimpin yang dipilih hendaknya memiliki hati seorang hamba, mengutamakan kepentingan jemaat, menjaga persatuan, dan membangun persekutuan yang dilandasi kasih Kristus.
Proses pemilihan juga harus dilaksanakan dengan penuh kasih, kejujuran, saling menghormati, dan tanpa perpecahan. Perbedaan pilihan tidak boleh merusak persaudaraan dalam tubuh Kristus. Sebaliknya, seluruh jemaat diajak untuk tetap bersatu, saling mendukung, dan menerima hasil pemilihan sebagai bagian dari penyertaan Tuhan.
Kiranya melalui pemilihan ini, Gereja Toraja Mamasa memperoleh pemimpin yang amanah, berhikmat, takut akan Tuhan, serta mampu menggembalakan jemaat dengan kasih, sehingga gereja semakin bertumbuh dalam iman, kokoh dalam persekutuan, giat dalam pelayanan, dan menjadi terang serta berkat bagi masyarakat.
"Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan." (Kolose 3:14)
Kiranya kasih Tuhan Yesus Kristus senantiasa memimpin setiap langkah, keputusan, dan pelayanan Gereja Toraja Mamasa, demi kemuliaan nama Tuhan saja. Amin.