15/05/2014
sekilas tentng al Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf
adalah salah satu putra dari 16 bersaudara
putra-putri Alm.
Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman
Assegaf ( tokoh alim dan imam Masjid
Jami’ Asegaf di Pasar Kliwon Solo),
berawal dari pendidikan yang diberikan
oleh guru besarnya yang sekaligus ayah
handa tercinta, Habib Syech mendalami
ajaran agama dan Ahlaq leluhurnya.
Berlanjut sambung pendidikan tersebut
oleh paman beliau Alm. Habib Ahmad bin
Abdurrahman Assegaf yang datang dari
Hadramaout.
Habib Syech juga mendapat pendidikan,
dukungan penuh dan perhatian dari Alm.
Al-Imam, Al-Arifbillah, Al-Habib
Muhammad Anis bin Alwiy Al-Habsyi
(Imam Masjid Riyadh dan pemegang
magom Al-Habsyi). Berkat segala
bimbingan, nasehat, serta kesabaranya,
Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf
menapaki hari untuk senantiasa
melakukan syiar cinta Rosul yang diawali
dari Kota Solo.
Waktu demi waktu berjalan mengiringi
syiar cinta Rosulnya, tanpa disadari
banyak umat yang tertarik dan mengikuti
majelisnya, hingga saat ini telah ada
ribuan jama’ah yang tergabung dalam
Ahbabul Musthofa. Mereka mengikuti dan
mendalami tetang pentingnya Cinta kepada
Rosul SAW dalam kehidupan ini.
Ahbabul Musthofa, adalah salah satu dari
beberapa majelis yang ada untuk
mempermudah umat dalam memahami dan
mentauladani Rosul SAW, berdiri sekitar
Tahun 1998 di kota Solo, tepatnya
Kampung Mertodranan, berawal dari
majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta
maulid Simthut Duror Habib Syech bin
Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya
untuk mengajak ummat dan dirinya dalam
membesarkan rasa cinta kepada junjungan
kita nabi besar Muhammad SAW .
Sampai sekarang, Habib Syech masih
melantunkan syair-syair indah nan
menggetarkan hati Sholawat Shimthud
Durror di berbagai tempat, untuk di Jogja
setiap malam Jumat Pahing di IAIN S**A,
Timoho.
Sholawat rutin :
setiap hari Rabu Malam dan Sabtu Malam
Ba’da Isyak di Kediaman Habib Syech bin
Abdulkadir Assegaf .
Pengajian Rutin Selapanan Ahbabul
Musthofa
- Purwodadi ( Malam Sabtu Kliwon ) di
Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi.
- Kudus ( Malam Rabu Pahing ) di Halaman
Masjid Agung Kudus.
- Jepara ( Malam Sabtu Legi ) di Halaman
Masjid Agung Jepara .
- Sragen ( Malam Minggu Pahing ) di
Masjid Assakinah, Puro Asri, Sragen.
- Jogja ( Malam Jum’at Pahing ) di
Halaman PP. Minhajuttamyiz, Timoho, di
belakang Kampus IAIN.
- Solo ( Malam Minggu Legi ) di Halaman
Mesjid Agung Surakarta.
Jangan hanya main band meniru dan
mengidolakan gaya orang-orang kafir, tapi
Nabi sendiri tidak pernah ditiru dan dipuji
puji! Sudah saatnya bersholawat,
menjunjung, memuji dan meniru Nabi
Muhammad SAW agar memperoleh
syafaatnya dan beliau mengakui kita
sebagai umatnya, karena percuma saja
kita yg mengaku ngaku umatnya, tapi tidak
pernah bersholawat. Sholu'alannabi Muhammad!!!