Hilyatul Qur'an Al-Ahibba

Hilyatul Qur'an Al-Ahibba Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Hilyatul Qur'an Al-Ahibba, Religious organisation, Desa Pancalang, Kuningan.

Hilyatul Quran al Ahibba (HQA) is a non-formal educational academy with an international hybrid curriculum, dedicated to nurturing young learners in Qurโ€™an memorization, bilingual education (Arabicโ€“English), and islamic character development.

๐ŸŒด *SAAT DIRUQYAH,  KELUAR PAKU, SILET, DARAH, DLL DARI TUBUH PASIEN*Bismillah wa BifadhlihiAsholatu wa Assalam 'ala Rasu...
23/09/2026

๐ŸŒด *SAAT DIRUQYAH, KELUAR PAKU, SILET, DARAH, DLL DARI TUBUH PASIEN*

Bismillah wa Bifadhlihi
Asholatu wa Assalam 'ala Rasulillah amma ba'du:

Sering sekali saya melihat video tayangan di TV/ Medsos, orang-orang diruqyah lalu keluar paku, silet, benda tajam lainnya, bahkan juga darah yang cukup banyak.

Adegan itu tentu membuat suasana ruqyah menjadi horor, menakutkan, dan juga menimbulkan banyak pertanyaan di benak masyarakat.

Apakah memang seperti itu efek sihir dan proses ruqyah yang benar (syar'i)?
Apakah memang bisa keluar benda-benda tajam dan semisalnya dari tubuh manusia yang diruqyah?

Maka kami jawab dalam beberapa poin:

A. SIHIR ITU NYATA DAN BAGIAN DARI IZIN ALLAH

Sihir memang ada dan nyata. Efeknya bisa saja memberikan efek buruk kepada orang yang disihir. Terutama sihir maridh (penyakit) yang kadang sulit dibedakan dari penyakit medis murni.

Namun, bagaimanapun efek sihir itu tidak akan memberikan mudhorot sedikitpun kepada manusia tanpa izin dari Allah ta'ala. Dia berfirman:

ูˆูŽู…ูŽุง ู‡ูู…ู’ ุจูุถูŽุงุฑู‘ููŠู†ูŽ ุจูู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏู ุฅูู„ุง ุจูุฅูุฐู’ู†ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. (Al-Baqarah: 102)

Imam Hasan Al Bashri menyatakan: "Memang benar. Siapa yang dikehendaki oleh Allah dapat dipengaruhi oleh sihir itu, niscaya ilmu sihir dapat mencelakakannya. Barang siapa yang tidak dikehendaki oleh Allah, maka ilmu sihir tidak akan dapat mencelakakannya." Para ahli sihir tidak dapat menimpakan mudarat (kecelakaan) kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah, seperti yang telah dijelaskan di dalam ayat ini.

Jadi, efek sihir ke tubuh orang yang disihir berkorelasi erat dengan IZIN dari Allah Yang Maha Kuasa, bukan karena SIHIR ITU HEBAT DAN KUAT.

Jika ada seseorang terkena sihir dan menimbulkan efek negatif seperti sakit dan halusinasi, maka itu bagian dari izin Allah juga tapi dengan dua maksud berbeda:

1. Sebagai ujian (khusus bagi hamba beriman dan taqwa). Cirinya sebagai ujian adalah: ketika mendapat sihir tersebut, orangnya tidak banyak berkeluh kesah, tidak cemasan, tidak panikan, banyak sabar, ridho, bahkan bersyukur dengan apa yang menimpanya. Tak jarang dia juga tidak meminta untuk segera disembuhkan dan memilih menikmatinya. Inilah hamba mu'min terkhususnya wali-wali Allah.

2. Sebagai teguran (obat) untuk para pelaku dosa / maksiat dan orang yang lalai dari mengingat Allah agar taubat. Cirinya adalah ketika terkena sihir, maka dia akan bersikap banyak berkeluh kesah, inginnya cepat sembuh, menyalahkan takdir, mencari kambing hitam, dan tidak banyak introspeksi diri atas kedzaliman dan kejahatan dirinya selama hidup.

B.BENDA-BENDA TAJAM ATAU HAL YANG MENGERIKAN TERJADI SAAT PROSES RUQYAH ADALAH TALBIS IBLIS BAGI MANUSIA DAN SANGAT MENGANCAM AQIDAH UMMAT

Alhamdulillah, selama puluhan tahun meruqyah dan menangani berbagai macam penyakit baik medis, jiwa, termasuk SIHIR, kami tidak pernah sekalipun mendapati pasien kami mengeluarkan paku, jarum, darah yang tidak normal, atau hal lainnya yang ekstrim dan terkesan horor, sakti, dll.

Bagi kami, jika ada pasien yang mengeluarkan hal-hal tersebut, itu kami anggap sebagai trik murahan dan amatiran dari seorang tukang sihir / dukun yang caper dan ingin menakut-nakuti. Bahkan kami sering menantang kepada para dukun/tukang sihir / jin yang merasuki untuk coba keluarkan paku/jarum/benda tajam lainnya di depan saya sebanyak mungkin, dan alhamdulillah tidak pernah ada yang berani melakukannya.

Kenapa demikian?

Karena sejak awal kami sudah memiliki aqidah yang benar (sesuai ajaran salaf) tentang dunia jin dan status / kemampuan tukang sihir / dukun dalam melakukan perbuatan jahatnya, bahwa itu hanya tablis iblis murahan, bukan hal yang perlu ditakuti apalagi dibesar-besarkan dan menimbulkan fitnah kepanikan di tengah ummat.

Demikian prinsip kami dalam ruqyah syar'iyyah, bahwa segala hal yang terjadi di lapangan, yang bisa menimbulkan fitnah atau ketakutan, harus didudukan porsinya dengan timbangan tauhid dan aqidah salaf shalih. Wajib ditutup dan tidak boleh disebarkan di tengah masyarakat yang lemah aqidah.

Sehingga, kalau saya melihat praktek ruqyah (yang katanya syar'i) tapi pasiennya mengeluarkan benda tajam dan hal horor lainnya, maka saya katakan bahwa praktek ruqyahnya harus dibenahi lagi, aqidah si peruqyahnya sedikit bermasalah dan harus diajari aqidah salaf shalih tentang dunia jin, sihir, dan hal ghaib lainnya.

C. TIDAK ADA JIN / DUKUN / TUKANG SIHIR YANG KUAT MELAWAN ORANG MU'MIN (PERUQYAH) YANG BERPEGANG TEGUH DENGAN TAUHID DAN AQIDAH SALAF.

Dunia ruqyah itu banyak tipu daya dan talbis iblis yang halus. Syaikhul Islam ibnu Taimiyyah saja hampir digelincirkan oleh setan yang merasuki tubuh seorang pemuda. Namun, karena beliau rahimahullah sangat berpegang teguh dengan tauhid dan aqidah salaf shalih, maka tipuan itu tidak memudhorotkan.

Imam Ahmad bin Hanbal termasuk figur yang sangat ditakuti jin bukan karena banyak pengalaman dan teknik meruqyah, tapi karena beliau seorang imam Ahlussunnah, ahli tauhid, zuhud, waro, mukhlis, dan sifat-sifat salaf lainnya melekat di dirinya.

Karena itu, kekuatan terbesar dalam mengalahkan iblis dan tentaranya bukan mengandalkan bacaan ayat yang panjang, pengalaman, teknik, atau kemampuan diri sendiri. Kekuatan sesungguhnya adalah rasa tawakal yang kuat, rasa ridho, tawadhu, rasa harap, takut, pengagungan, dan peninggian Allah Al Khaliq, Al Haadi, Al Jabbar, Al Qohhar, Al Hakim, As Sami, Al Bashir, dst sesuai dengan kesempurnaan-Nya dan sesuai dengan apa yang para salaf fahami tentang Allah secara dzat, sifat, maupun perbuatan-Nya.

Allah ta'ala berfirman:

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุตูŽู†ูŽุนููˆุง ูƒูŽูŠู’ุฏู ุณูŽุงุญูุฑู ูˆูŽู„ุง ูŠููู’ู„ูุญู ุงู„ุณู‘ูŽุงุญูุฑู ุญูŽูŠู’ุซู ุฃูŽุชูŽู‰ (69)

Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang. Thaha: 69

KEKAFIRAN/KESYIRIKAN para tukang sihir dan dukun tidak akan bisa dikalahkan kecuali dengan KEMURNIAN TAUHID DAN IMAN YANG JAZM yang harus dimiliki baik oleh peruqyahnya ataupun pasiennya.

D. KESIMPULAN

Jika ada pasien yang saat diruqyah keluar paku, peniti, benda tajam lainnya termasuk darah abnormal, maka itu hanya trik murahan dan amatiran dari para setan untuk menipu si pasien, si peruqyah, dan ummat yang lemah aqidah.

Jika tidak percaya, bawa saja pasiennya ke tempat (klinik) saya untuk saya bongkar tipu muslihatnya.

Barakallahu fiikum jamian

โœ’๏ธ Abu Hilyah Al Akrimi ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

22/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (25) - Yang Maha Melihat Keadilan dan Kedzaliman Hamba Lalu Membalasnya dengan Haq

20/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (24) - Yang Maha Melihat Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apapun Lalu Membalasnya Bag.2

18/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (23) - Yang Maha Melihat Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apapun

17/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah al Bashir (22) - Yang Maha Melihat Keluarga Yang Layak untuk Diberangkatkan ke Tanah Suci Meski Terhimpit Ekonomi Bag.2

13/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (21) - Yang Maha Melihat Keluarga Yang Layak Diberangkatkan Ke Tanah Suci Meski Terhimpit Ekonomi

11/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (20) - Yang Maha Melihat Keluarga Layak Dicukupi Hatinya dan Layak Dimiskinkan Bag.2

10/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (19) - Yang Maha Melihat Keluarga Yang Layak Dikayakan Hatinya dan Yang Layak Dimiskinkan

Kesembuhan Holistik: Menyatukan Iman, Sains, dan Gaya HidupPilar kesehatan dan kesembuhan yang sejati dimulai dengan Kem...
09/09/2026

Kesembuhan Holistik: Menyatukan Iman, Sains, dan Gaya Hidup

Pilar kesehatan dan kesembuhan yang sejati dimulai dengan Kembali Kepada Jalan Allah. Pendekatan ini tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang saja, melainkan harus didekati secara interdisiplinerโ€”sebuah kerja sama lintas ilmu yang memadukan spiritualitas Islam, kedokteran modern, psikologi, dan ilmu nutrisi.

Kesembuhan yang hakiki tidak cukup hanya dengan meminum obat, melainkan sebuah proses rehabilitasi total yang meliputi lima pilar utama:

A. Perbaikan Pola Pikir (Mindset Tauhid): Menata ulang cara pandang terhadap ujian sakit atau musibah, membangun prasangka baik (husnuzhon) kepada Allah, menghilangkan syubhat-syubhat setan, dan menumbuhkan optimisme berdasarkan syariat Islam. Secara ilmiah, pola pikir yang positif (bertauhid) akan menstimulasi otak untuk melepaskan banyak hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami dan bahkan asas kesembuhan.

B. Perbaikan Gerak Jiwa (Psikis & Emosi): Mengelola stres, kecemasan, dan penyakit hati (seperti kesyirikan, fanatisme buta, dan nifaq). Mengendalikan nafsu yang terlalu berambisi, condong, dan cinta terhadap dunia dengan mengingat Allah dan akhirat . Jiwa yang tenang secara klinis dapat menurunkan hormon kortisol, sehingga sistem imun tubuh dapat bekerja optimal untuk melawan penyakit.

C. Meningkatkan Asupan Nutrisi Ruh (Spiritual): Memberikan makanan bagi jiwa melalui TAUBAT NASUHA, MEMAAFKAN, tadabbur Al-Qur'an, dan doa spesifik sesuai jenis penyakit. Ruh yang sehat akan memberikan energi vital yang kuat bagi tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri sesuai sunnatullah.

D. Gaya Hidup Nabawi & Natural Hygiene (Fisik & Lingkungan): Menerapkan pola hidup yang selaras dengan ajaran Nabi dan prinsip kebersihan alami (natural hygiene). Sinergi kedua ilmu ini menjelaskan dua fenomena besar di dalam tubuh:

1. Mencegah Toxemia melalui Makanan Halalan Thayyiban: Dalam natural hygiene, root masalah penyakit adalah toxemia (kondisi darah yang beracun akibat penumpukan sampah metabolisme). Dalam perspektif Thibbun Nabawi, hal ini sejalan dengan nasihat Nabi untuk menjaga isi perut (tidak berlebihan) dan hanya mengonsumsi makanan yang halalan thayyiban (halal dan baik). Pola makan nabawi menjaga darah tetap bersih dan bebas dari sumbatan racun (toxemia) dan racun syaithoniyah.

2. Mengaktifkan Autolysis melalui Puasa: Saat tubuh mengalami penumpukan zat sisa, Islam memberikan solusi melalui ibadah puasa. Secara ilmiah, puasa memicu proses autolysis atau autofagi (sel tubuh "mencerna" dan mendaur ulang sel-selnya yang rusak, mati, atau berpotensi menjadi kista/tumor untuk diubah menjadi energi baru). Puasa sunah seperti Senin-Kamis atau Daud terbukti menjadi tombol alami untuk mengaktifkan pembersihan massal sampah, termasuk pembersihan kotoran dosa, dan setan.

E. Pengeluaran Racun-racun kimiawi, Noda Maksiat, dan Buhul Setan: prosedur lengkap untuk pembersihan diri melalui pendekatan yang lebih alami dan qurani. Tanpa efek samping yang banyak dan lebih permanen hasilnya in syaa Allah.

Sinergi interdisipliner ini membuktikan bahwa kesembuhan adalah hasil perpaduan antara ikhtiar langit (spiritual) dan ikhtiar bumi (sains alam) yang berjalan beriringan.

โš ๏ธ Catatan Penting: Keahlian Lahir dari Praktik, Bukan Sekadar Teori

Dalam menerapkan pengobatan holistik ini, kita harus sangat bijak. Tidak setiap orang yang hafal dalil agama, memahami teori medis, atau tahu tentang konsep natural hygiene otomatis menjadi praktisi pengobatan yang ahli.

Dunia penyembuhan adalah sebuah seni klinis yang menuntut praktik langsung, jam terbang, dan pengalaman nyata.

Mengetahui dalil atau teori adalah modal awal (ilmu), namun mendiagnosis akar masalah kesehatan seseorang dengan tepat membutuhkan kepekaan yang diasah bertahun-tahun.

Tubuh setiap manusia itu unik; apa yang tertulis di buku belum tentu langsung cocok untuk setiap individu tanpa penyesuaian dosis dan metode yang matang.

Oleh karena itu, percayakan proses pendampingan kesehatan Anda kepada praktisi yang tidak hanya berilmu (teori), tetapi juga memiliki rekam jejak pengalaman yang nyata (praktik), sembari kita tetap menggantungkan keyakinan bahwa kesembuhan mutlak hanya datang dari Allah ta'ala.

08/09/2026

Kajian Tauhid Asmaul Husna Interdisipliner - Allah Al Bashir (18) - Yang Maha Melihat Keluarga Mana Layak Dimuliakan dan Layak Dihinakan

Address

Desa Pancalang
Kuningan

Opening Hours

Monday 08:00 - 12:00
Tuesday 08:00 - 12:00
Wednesday 08:00 - 13:00
Thursday 08:00 - 12:00
Friday 08:00 - 23:00

Telephone

+6285817794632

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hilyatul Qur'an Al-Ahibba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share