23/09/2026
๐ด *SAAT DIRUQYAH, KELUAR PAKU, SILET, DARAH, DLL DARI TUBUH PASIEN*
Bismillah wa Bifadhlihi
Asholatu wa Assalam 'ala Rasulillah amma ba'du:
Sering sekali saya melihat video tayangan di TV/ Medsos, orang-orang diruqyah lalu keluar paku, silet, benda tajam lainnya, bahkan juga darah yang cukup banyak.
Adegan itu tentu membuat suasana ruqyah menjadi horor, menakutkan, dan juga menimbulkan banyak pertanyaan di benak masyarakat.
Apakah memang seperti itu efek sihir dan proses ruqyah yang benar (syar'i)?
Apakah memang bisa keluar benda-benda tajam dan semisalnya dari tubuh manusia yang diruqyah?
Maka kami jawab dalam beberapa poin:
A. SIHIR ITU NYATA DAN BAGIAN DARI IZIN ALLAH
Sihir memang ada dan nyata. Efeknya bisa saja memberikan efek buruk kepada orang yang disihir. Terutama sihir maridh (penyakit) yang kadang sulit dibedakan dari penyakit medis murni.
Namun, bagaimanapun efek sihir itu tidak akan memberikan mudhorot sedikitpun kepada manusia tanpa izin dari Allah ta'ala. Dia berfirman:
ููู
ูุง ููู
ู ุจูุถูุงุฑููููู ุจููู ู
ููู ุฃูุญูุฏู ุฅููุง ุจูุฅูุฐููู ุงูููููู
Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. (Al-Baqarah: 102)
Imam Hasan Al Bashri menyatakan: "Memang benar. Siapa yang dikehendaki oleh Allah dapat dipengaruhi oleh sihir itu, niscaya ilmu sihir dapat mencelakakannya. Barang siapa yang tidak dikehendaki oleh Allah, maka ilmu sihir tidak akan dapat mencelakakannya." Para ahli sihir tidak dapat menimpakan mudarat (kecelakaan) kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah, seperti yang telah dijelaskan di dalam ayat ini.
Jadi, efek sihir ke tubuh orang yang disihir berkorelasi erat dengan IZIN dari Allah Yang Maha Kuasa, bukan karena SIHIR ITU HEBAT DAN KUAT.
Jika ada seseorang terkena sihir dan menimbulkan efek negatif seperti sakit dan halusinasi, maka itu bagian dari izin Allah juga tapi dengan dua maksud berbeda:
1. Sebagai ujian (khusus bagi hamba beriman dan taqwa). Cirinya sebagai ujian adalah: ketika mendapat sihir tersebut, orangnya tidak banyak berkeluh kesah, tidak cemasan, tidak panikan, banyak sabar, ridho, bahkan bersyukur dengan apa yang menimpanya. Tak jarang dia juga tidak meminta untuk segera disembuhkan dan memilih menikmatinya. Inilah hamba mu'min terkhususnya wali-wali Allah.
2. Sebagai teguran (obat) untuk para pelaku dosa / maksiat dan orang yang lalai dari mengingat Allah agar taubat. Cirinya adalah ketika terkena sihir, maka dia akan bersikap banyak berkeluh kesah, inginnya cepat sembuh, menyalahkan takdir, mencari kambing hitam, dan tidak banyak introspeksi diri atas kedzaliman dan kejahatan dirinya selama hidup.
B.BENDA-BENDA TAJAM ATAU HAL YANG MENGERIKAN TERJADI SAAT PROSES RUQYAH ADALAH TALBIS IBLIS BAGI MANUSIA DAN SANGAT MENGANCAM AQIDAH UMMAT
Alhamdulillah, selama puluhan tahun meruqyah dan menangani berbagai macam penyakit baik medis, jiwa, termasuk SIHIR, kami tidak pernah sekalipun mendapati pasien kami mengeluarkan paku, jarum, darah yang tidak normal, atau hal lainnya yang ekstrim dan terkesan horor, sakti, dll.
Bagi kami, jika ada pasien yang mengeluarkan hal-hal tersebut, itu kami anggap sebagai trik murahan dan amatiran dari seorang tukang sihir / dukun yang caper dan ingin menakut-nakuti. Bahkan kami sering menantang kepada para dukun/tukang sihir / jin yang merasuki untuk coba keluarkan paku/jarum/benda tajam lainnya di depan saya sebanyak mungkin, dan alhamdulillah tidak pernah ada yang berani melakukannya.
Kenapa demikian?
Karena sejak awal kami sudah memiliki aqidah yang benar (sesuai ajaran salaf) tentang dunia jin dan status / kemampuan tukang sihir / dukun dalam melakukan perbuatan jahatnya, bahwa itu hanya tablis iblis murahan, bukan hal yang perlu ditakuti apalagi dibesar-besarkan dan menimbulkan fitnah kepanikan di tengah ummat.
Demikian prinsip kami dalam ruqyah syar'iyyah, bahwa segala hal yang terjadi di lapangan, yang bisa menimbulkan fitnah atau ketakutan, harus didudukan porsinya dengan timbangan tauhid dan aqidah salaf shalih. Wajib ditutup dan tidak boleh disebarkan di tengah masyarakat yang lemah aqidah.
Sehingga, kalau saya melihat praktek ruqyah (yang katanya syar'i) tapi pasiennya mengeluarkan benda tajam dan hal horor lainnya, maka saya katakan bahwa praktek ruqyahnya harus dibenahi lagi, aqidah si peruqyahnya sedikit bermasalah dan harus diajari aqidah salaf shalih tentang dunia jin, sihir, dan hal ghaib lainnya.
C. TIDAK ADA JIN / DUKUN / TUKANG SIHIR YANG KUAT MELAWAN ORANG MU'MIN (PERUQYAH) YANG BERPEGANG TEGUH DENGAN TAUHID DAN AQIDAH SALAF.
Dunia ruqyah itu banyak tipu daya dan talbis iblis yang halus. Syaikhul Islam ibnu Taimiyyah saja hampir digelincirkan oleh setan yang merasuki tubuh seorang pemuda. Namun, karena beliau rahimahullah sangat berpegang teguh dengan tauhid dan aqidah salaf shalih, maka tipuan itu tidak memudhorotkan.
Imam Ahmad bin Hanbal termasuk figur yang sangat ditakuti jin bukan karena banyak pengalaman dan teknik meruqyah, tapi karena beliau seorang imam Ahlussunnah, ahli tauhid, zuhud, waro, mukhlis, dan sifat-sifat salaf lainnya melekat di dirinya.
Karena itu, kekuatan terbesar dalam mengalahkan iblis dan tentaranya bukan mengandalkan bacaan ayat yang panjang, pengalaman, teknik, atau kemampuan diri sendiri. Kekuatan sesungguhnya adalah rasa tawakal yang kuat, rasa ridho, tawadhu, rasa harap, takut, pengagungan, dan peninggian Allah Al Khaliq, Al Haadi, Al Jabbar, Al Qohhar, Al Hakim, As Sami, Al Bashir, dst sesuai dengan kesempurnaan-Nya dan sesuai dengan apa yang para salaf fahami tentang Allah secara dzat, sifat, maupun perbuatan-Nya.
Allah ta'ala berfirman:
ุฅููููู
ูุง ุตูููุนููุง ููููุฏู ุณูุงุญูุฑู ูููุง ููููููุญู ุงูุณููุงุญูุฑู ุญูููุซู ุฃูุชูู (69)
Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang. Thaha: 69
KEKAFIRAN/KESYIRIKAN para tukang sihir dan dukun tidak akan bisa dikalahkan kecuali dengan KEMURNIAN TAUHID DAN IMAN YANG JAZM yang harus dimiliki baik oleh peruqyahnya ataupun pasiennya.
D. KESIMPULAN
Jika ada pasien yang saat diruqyah keluar paku, peniti, benda tajam lainnya termasuk darah abnormal, maka itu hanya trik murahan dan amatiran dari para setan untuk menipu si pasien, si peruqyah, dan ummat yang lemah aqidah.
Jika tidak percaya, bawa saja pasiennya ke tempat (klinik) saya untuk saya bongkar tipu muslihatnya.
Barakallahu fiikum jamian
โ๏ธ Abu Hilyah Al Akrimi ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู