CMC Jemaat Bulusari Kediri

CMC Jemaat Bulusari Kediri CMC Bulusari Kediri dirintis oleh Ps Tjatur Harisantosa di Jl. GUNUNG BHUTAK RT 13/RW 3 TAROKAN

19/09/2026

DENGAN SEGENAP HATI
Mazmur 86:11-17

Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya.
(Mazmur 86:12)

Seorang pemuda mengetik cepat sambil membuka tiga tab browser, mendengarkan podcast dan membalas chat dari dua grup. Saat jam ibadah pagi, ia membuka kanal YouTube, mengikuti ibadah pagi sambil melanjutkan mengetik tugas kuliahnya. Sehingga ia tidak benar-benar fokus saat harus beribadah. Di dunia yang sibuk dan penuh distraksi, fokus pada Tuhan jadi tantangan nyata. Pikiran mudah terbagi dan hati pun terpecah.

Daud menunjukkan sesuatu yang berbeda. Saat tekanan mengepungnya, ia tidak hanya berseru minta tolong. Ia juga ingin hidup menyembah TUHAN secara utuh. Bukan basa-basi, tetapi sungguh-sungguh. Daud berkata, β€œAku hendak bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, Allahku, dengan segenap hatiku dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.” Segenap hati berarti utuh, tak terbagi. Ini berarti keinginan untuk bersyukur dengan hati penuh, tidak berpura-pura, tidak setengah-setengah, dan tidak terpecah oleh kekhawatiran hidup. Sekalipun dalam tekanan kehidupan, hati yang berfokus kepada Tuhan akan melahirkan rasa syukur sejati.

Marilah kita terus mengingat bahwa Tuhan layak dimuliakan dengan hati yang utuh, bukan hanya saat keadaan baik, tetapi dalam setiap musim kehidupan. Di tengah kesibukan dunia yang multi tugas dan pelbagai persoalan kehidupan, arahkan hati dan pikiran secara penuh kepada Tuhan. Marilah mengasihi dan memuliakan Dia dengan segenap hati.-tj-

Selamat pagi dan selamat beribadah bersama keluarga tercinta dan menikmati berkat Tuhan. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat, andalkan Tuhan dan Yesus mengasihimu. JLU FULL πŸ™πŸ€βœοΈπŸ’ͺπŸ’ͺπŸŒΉπŸŒΉπŸ’

18/09/2026

BERHARGA DI MATA-NYA
Matius 10:24-39

Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.
(Matius 10:31)

Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman di kelas. Ia ditertawakan dan dicibir. Di media sosial, komentarnya dipelintir, lalu jadi bahan olokan. Ia hampir menghapus akunnya. Namun, di tengah kegelisahan, ia mengingat bahwa di hadapan Tuhan hidupnya berharga. Yesus memberi pengarahan kepada para murid sebelum mereka diutus. Ia tidak menjanjikan kenyamanan, tetapi justru mengingatkan akan adanya penganiayaan, penolakan, bahkan konflik dalam keluarga karena iman.

Yesus mengingatkan bahwa menjadi murid-Nya berarti ikut jalan salib. Namun, di tengah realitas yang menakutkan, Ia menegaskan: β€œJangan takut.” Tiga kali kalimat itu diulang. Ini bukan sekadar kalimat manis. Ini adalah deklarasi kasih Tuhan kepada umat-Nya. Jika burung pipit yang tak punya nilai ekonomi pun diperhatikan Tuhan, apalagi anak-anak-Nya yang setia? Yesus tahu bahwa takut adalah hal manusiawi. Namun, Ia menawarkan penghiburan dari Allah yang mengenal, memperhatikan, dan menyertai kita bahkan ketika dunia menolak kita. Sesungguhnya identitas kita bukan ditentukan oleh dunia, tapi oleh Tuhan yang mengasihi dan menghargai kita.

Pada masa kini, keberanian menjadi murid Kristus diuji lewat opini, pilihan hidup, dan integritas. Banyak yang memilih diam daripada ditolak. Mari menjalani hidup sebagai pengikut Kristus yang tak takut menghadapi kesulitan dan tantangan. Ingatlah kita berharga di mata Tuhan.-tj-

Selamat pagi dan selamat menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

17/09/2026

TIADA YANG TERSEMBUNYI
Lukas 11:53-12:3

Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas rumah.
(Lukas 12:3)

Seorang gadis menjalani wawancara kerja. Semua berjalan baik hingga pewawancara berkata, β€œKami menemukan hal ini di media sosial Anda lima tahun lalu.” Ia terkejut karena berpikir tak ada yang tahu, tetapi rekam jejak digital membuktikan tak ada yang benar-benar bisa disembunyikan. Pada masa kini, semua hal bisa terekam dan tersebar.

Jauh sebelum era digital, Yesus sudah memberi peringatan: tidak ada selubung yang tak akan dibuka, dan tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tak akan diketahui. Para ahli Taurat dan orang Farisi yang memusuhi Yesus berusaha menjebak-Nya dengan pertanyaanpertanyaan licik. Yesus tahu niat mereka. Kepada muridmurid-Nya, Ia memberi peringatan serius tentang kemunafikan: β€œKarena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas rumah.” Ini bukan kalimat ancaman, melainkan peringatan tentang pentingnya hidup dalam kebenaran. Kita bisa menyembunyikan sesuatu dari manusia, tetapi Tuhan tetap bisa melihatnya. Ia rindu umat yang takut akan Tuhan, bukan takut ketahuan.

Saat ini kita hidup di tengah budaya pencitraan. Media sosial menuntut tampil baik, bahkan bila perlu tampil palsu. Namun, Yesus menuntut kejujuran. Bukalah dosa tersembunyi dan motivasi kotor. Lebih baik dibuka oleh pertobatan daripada dibongkar oleh keadaan.-tj-

Selamat pagi dan beraktivitas. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

16/09/2026

RESTART ROHANI
Kejadian 35:1-4

β€œMarilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku pada masa kesesakanku dan yang telah menyertai aku di jalan yang kutempuh.”
(Kejadian 35:3)

Seorang pemuda menatap laptopnya. Layarnya gelap. Ia sudah mencoba berbagai cara, tetapi sistemnya macet. Akhirnya, dengan napas dalam, ia menekan tombol restart. Ada jeda. Saat layar menyala kembali, semuanya mulai normal. Ia tidak kehilangan datanya, hanya butuh memulai ulang. Hidup kita kadang seperti itu, terjebak di titik macet. Entah karena dosa, kegagalan, atau rutinitas yang hambar.

Dalam Kejadian 35, Allah menyuruh Yakub kembali ke Betel, tempat perjumpaan pertamanya dengan TUHAN. Betel bukan hanya tempat geografis, melainkan tempat pemulihan rohani. Yakub berkata, β€œMarilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi ALLAH yang telah menjawab aku pada masa kesesakanku dan yang telah menyertai aku di jalan yang kutempuh.” Ini adalah momen restart. Betel adalah titik awal perjumpaan. Yakub mengajak keluarganya untuk meninggalkan ilah asing, menyucikan diri, dan kembali menyembah TUHAN yang benar. Ia memulai ulang perjalanan iman bersama TUHAN dengan pertobatan dan iman yang diperbarui.

Setiap orang beriman butuh β€œBetel”, yaitu melakukan restart atau memulai ulang kehidupan bersama Tuhan. Betel adalah keputusan untuk kembali kepada Tuhan yang tak pernah meninggalkan kita. Kembali ke Betel bukan berarti mundur ke masa lalu, tapi melangkah dengan iman yang diperbarui. Percayalah, Tuhan selalu siap menyambut kita dengan kasih-Nya.-tj-

Selamat pagi dan beraktivitas. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

15/09/2026

KUANGKAT HATIKU KEPADA-MU
Mazmur 86:1-10

Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku.
(Mazmur 86:4)

Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang sebuah gereja kosong. Langit di luar mendung, sama seperti suasana hatinya. Bukan karena satu masalah besar, tapi karena lelah yang menumpuk. Semuanya terasa berat: pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan harapanharapan yang belum terpenuhi. Ia tidak tahu harus berdoa apa. Tidak ada kata-kata yang cukup tepat. Hanya sebuah desahan, lirih tetapi dalam: β€œTuhan, kuangkat hatiku kepada-Mu.”

Mazmur 86 adalah jeritan hati Daud saat ia berada dalam tekanan. Ia memohon: β€œBuatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya TUHAN, kuangkat hatiku.” Frasa β€œkuangkat hatiku” menunjukkan penyerahan total dan harapan penuh. Daud tidak mencari jalan keluar instan, melainkan sukacita batin. Sukacita yang diminta Daud bukanlah tawa, melainkan ketenangan hati yang hanya bisa datang dari TUHAN. Sesungguhnya sukacita bukan hasil dari beresnya masalah, melainkan dari keintiman denganNya. Ketika kita mengangkat hati yang lelah kepada-Nya, Dia tidak hanya mendengar, tetapi juga menyegarkan.

Kita hidup di zaman yang cepat dan penuh tekanan: target kerja, konflik rumah tangga, kekhawatiran masa depan, dan berbagai kesulitan lainnya. Di tengah rutinitas yang menekan, berhentilah sejenak. Mari mengangkat hati kepada Tuhan dengan jujur dan terbuka. Hati yang diangkat kepada Tuhan tidak akan pernah dibiarkan kosong..-tj-

Selamat pagi dan beraktivitas. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

14/09/2026

KUASA-NYA MENYEMBUHKAN
Lukas 6:12-19

Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu.
(Lukas 6:19)

Bayangkan seorang dokter yang tidak pernah menolak pasien. Dia tidak hanya mendiagnosis, tetapi menyembuhkan dengan sentuhan kasihnya. Orang-orang dari berbagai tempat datang dengan harapan.

Banyak orang datang dari Yudea, Yerusalem, bahkan daerah Tirus dan Sidon ingin mendengar dan disembuhkan Yesus. Lukas menekankan bahwa bukan hanya kata-kata Yesus yang menarik, tetapi juga kuasa penyembuhan yang mengalir dari-Nya. Orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu. Ini menunjukkan bahwa kuasa Yesus aktif dan memulihkan. Tak ada yang p**ang dengan kecewa. Semua orang mengalami pemulihan. Yesus bukan hanya guru, tetapi sumber kuasa penyembuhan. Kuasa itu mengalir dari-Nya karena Dia adalah Anak Allah yang hidup. Penyembuhan yang dilakukan-Nya melampaui fisik, menyentuh hati, harapan, dan iman manusia. Ketika kita menyentuh Yesus dengan iman, kuasa-Nya menjamah kita dengan kasih.

Di zaman penuh luka batin dan krisis, kita pun seperti orang banyak itu. Kita haus akan penghiburan, pemulihan, dan makna hidup. Yesus tetap sama, kuasa-Nya terus mengalir. Kita dipanggil untuk datang dengan iman, bukan sekadar harapan samar. Dia menjawab bukan hanya permohonan kesembuhan fisik tapi seluruh kehidupan kita. Percayalah, kuasa-Nya sanggup menyembuhkan kita.-tj-

Selamat pagi dan beraktivitas. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

12/09/2026

AIR MATA MENJADI SUKACITA
Mazmur 126

Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
(Mazmur 126:4)

Seorang petani menabur benih di tanah yang kering dan retak. Ia tahu benih itu akan mati bila hujan tak turun. Namun, ia tetap menabur dengan berharap pada langit. Hatinya berharap pada musim yang akan datang. Begitulah harapan umat Tuhan saat hidup terasa gersang.

Mazmur 126 termasuk dalam nyanyian ziarah yang dinyanyikan pada saat umat menuju Yerusalem. Pemazmur mengenang sukacita ketika TUHAN memulihkan mereka dari pembuangan. Namun, pemulihan itu belum sepenuhnya selesai. Pemazmur memohon agar TUHAN memulihkan seperti aliran air di Negeb. Tanah Negeb adalah wilayah tandus, tetapi sesekali dipulihkan oleh aliran air yang tiba-tiba. Gambaran ini menyiratkan harapan besar di tengah kondisi kering dan sulit. Ayat 5–6 memperkuat harapan ini dengan gambaran menabur dalam air mata dan menuai dalam sorak. Mazmur ini adalah nyanyian iman yang berani berharap dalam penderitaan. Umat percaya bahwa TUHAN yang dulu memulihkan, sanggup melakukannya lagi.

Pemulihan dari Tuhan bisa terjadi secara tiba-tiba, seperti aliran air di padang tandus. Iman menolong kita berharap walau kondisi belum berubah. Banyak dari kita hidup di β€œtanah Negeb”: tandus secara ekonomi, batin, atau hubungan. Kita mengenang kebaikan Tuhan di masa lalu, tapi kini merasa kosong dan gersang. Pemazmur mengingatkan kita, jangan berhenti berharap. Tuhan yang dulu bekerja, masih sanggup memulihkan kita hari ini.-tj-

Selamat pagi dan selamat beribadah bersama keluarga tercinta dan menikmati berkat Tuhan. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat, andalkan Tuhan dan Yesus mengasihimu. JLU FULL πŸ™πŸ€βœοΈπŸ’ͺπŸ’ͺπŸŒΉπŸŒΉπŸ’

11/09/2026

MATA MELIHAT, HATI TERGERAK
Matius 9:35-10:8

Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak mempunyai gembala.
(Matius 9:36)

Seorang relawan bencana melihat anak-anak menangis di tenda pengungsian. Bukan hanya matanya yang melihat, tapi hatinya ikut hancur. Ia tidak hanya mengamati, tetapi langsung bergerak membantu. Belas kasihan mengubah pengamatan menjadi tindakan. Begitulah hati Yesus saat memandang dunia ini. Yesus menjelajahi kota dan desa, mengajar dan menyembuhkan. Ketika Ia melihat orang banyak, ia melihat p**a penderitaan. Mereka letih dan terlantar seperti domba tanpa gembala. Ayat 36 menunjukkan empati mendalam Yesus kepada umat-Nya. Ia tidak tinggal diam; Ia segera bertindak. Ia memanggil dua belas murid-Nya, memberi mereka kuasa, dan mengutus mereka melayani.

Yesus membagikan belas kasihan-Nya agar menjangkau lebih banyak orang. Pelayanan murid dimulai dari hati yang tergerak, bukan sekadar tugas. Hati Yesus yang penuh belas kasihan bagi dunia yang terluka melahirkan panggilan bagi murid-murid-Nya. Kita pun dipanggil untuk melihat dunia dengan mata Yesus dan bergerak dengan kasih-Nya.

Banyak orang di sekitar kita hidup letih dan tersesat. Mereka butuh dilihat, didengar, dan disentuh dengan kasih Tuhan. Kita bukan hanya penonton dalam drama kehidupan ini. Setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi jawaban dari belas kasihan Yesus. Ingatlah, belas kasihan bukan sekadar merasa iba namun panggilan untuk bertindak. Mari, minta hati seperti hati Bapa.-tj-

Selamat pagi dan menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat, andalkan Tuhan dan Yesus mengasihimu. JLU FULL πŸ™πŸ€βœοΈπŸ™πŸŒΉ

10/09/2026

JANGAN KESAMPINGKAN PERINTAH ALLAH
Markus 7:1-13

Lalu Yesus berkata kepada mereka, β€œ Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.”
(Markus 7:9)

Seorang bapak rajin menulis status rohani di media sosial. Tiap pagi ia menulis ayat Alkitab dan kalimat motivasi. Namun ternyata ia bersikap kasar pada keluarganya dan tak pernah meminta maaf. Orang-orang memuji kesalehannya secara online, tapi orang terdekat merasakan kekosongan kasih. Inilah realitas saat ini: banyak orang tampil saleh di luar, tetapi kosong di dalam.

Markus 7:1–13 mencatat teguran Yesus terhadap orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka mempersoalkan kebiasaan kecil yang dilanggar murid-murid seperti tidak melakukan tradisi cuci tangan. Namun, mereka sendiri justru melanggar hukum Tuhan demi mempertahankan tradisi buatan manusia. Yesus menegur mereka yang pandai menyusun aturan, tetapi menyingkirkan inti kehendak Allah. Yesus menyatakan bahwa hati mereka jauh dari Tuhan meskipun bibir mereka memuliakan Dia. Kesalehan luar menjadi topeng untuk menutupi ketidaktaatan. Yesus tidak menolak tradisi, tetapi mengkritik ketika tradisi menggantikan kebenaran. Sesungguhnya iman sejati bukan soal tampilan tetapi soal ketaatan yang lahir dari hati yang mengasihi Allah. Perintah Tuhan harus selalu lebih utama dari semua bentuk aturan tambahan.

Tuhan menginginkan kita melakukan perintah Allah lebih dari sekadar rutinitas. Dia rindu hati yang taat dan hidup yang mencerminkan kasih-Nya. Yesus memanggil kita kembali kepada inti iman yaitu kebenaran, kasih, dan ketaatan sejati. -tj-

Selamat pagi dan beraktivitas. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

09/09/2026

MEMILIH DENGAN NILAI-NILAI IMAN
Kejadian 24:1-9

β€œTetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.”
(Kejadian 24:4)

Di tengah dunia yang serba instan dan kompromistis, memilih pasangan atau mengambil keputusan sering kali didasarkan pada hal yang mudah atau cocok di mata sendiri. Namun, bagaimana jika Tuhan menuntut kita untuk tetap berpegang pada nilai-nilai iman?

Kejadian 24 mencatat kisah pencarian istri untuk Ishak. Abraham ingin memastikan bahwa masa depan anaknya tetap dalam jalur perjanjian Allah. Abraham memilih untuk tidak mengambil istri dari perempuan Kanaan. Bukan karena rasisme, tetapi karena iman. Ia tahu bahwa bangsa Kanaan menyembah ilah lain. Ia mengutus hambanya untuk kembali ke sanak saudaranya, tempat di mana nilai-nilai iman yang sama masih hidup. Tindakan ini menunjukkan bahwa bagi Abraham, perjanjian dan kesetiaan kepada Allah amat penting. Kesetiaan kepada TUHAN harus melandasi setiap keputusan hidup termasuk dalam hal relasi dan masa depan. Jalan iman kadang lebih jauh, tetapi selalu mengarah pada janji TUHAN.

Saat ini kita hidup di tengah zaman yang cenderung kompromistis. Nilai-nilai iman bisa tergeser oleh kenikmatan sesaat atau desakan sosial. Oleh karenanya, saat memilih pasangan, pekerjaan, atau mengambil keputusan penting lainnya, janganlah hanya menimbang apa yang paling mudah, tetapi apa yang paling sesuai dengan nilai-nilai iman kita. Ingatlah, hidup bukan soal memilih apa yang populer, melainkan apa yang benar di hadapan Tuhan. -tj-

Selamat pagi dan beraktivitas. Terus jalin keintiman bersama Bapa, tetap semangat dan andalkan Tuhan Yesus selalu. Yesus Kristus mengasihimu. JLU FULL. Hallelujah!
πŸ™πŸ€²πŸ€πŸ’ͺπŸ”₯πŸŒΉπŸ’

Address

Jalan Gunung Bhutak RT 10/RW 03, Kel. Bulusari Kec. Tarokan Kediri
Kediri
64152

Opening Hours

Monday 04:00 - 23:00
Tuesday 04:00 - 23:00
Wednesday 04:00 - 23:00
Thursday 04:00 - 23:00
Friday 04:00 - 23:00
Saturday 04:00 - 23:00
Sunday 06:00 - 23:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when CMC Jemaat Bulusari Kediri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share