Jalsatul Itsnain Kediri

Jalsatul Itsnain Kediri Majelis atas riayah dan pandangan Sayyidil Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz. Majelis berlangsung setiap hari senin pukul 20.00 WIB di Kota / Kab.
(1)

Kediri

05/06/2026

Dollar Semakin Naik? Tenang, Ini Amalan Penghantar Rezeki | Al Habib Ahmad Muhajir Ba'abud

Syarat-syarat sah dua khutbah ada dua belas : 1. Khatib harus laki-laki.2. Suci dari hadas kecil dan besar. Jika ia berh...
01/06/2026

Syarat-syarat sah dua khutbah ada dua belas :

1. Khatib harus laki-laki.
2. Suci dari hadas kecil dan besar. Jika ia berhadas di tengah khutbah, maka ia harus berwudu lalu mengulangi khutbah dari awal.
3. Suci dari najis pada pakaian, badan, dan tempat. Maksudnya pakaian khatib, tubuhnya, dan tempat yang bersentuhan dengannya harus suci dari najis.
4. Menutup aurat. Jika auratnya terbuka dan berlalu waktu yang cukup untuk menutupnya namun tidak ditutup, maka khutbah batal dan wajib diulang.
5. Berdiri bagi yang mampu. Jika tidak mampu berdiri, ia berkhutbah sambil duduk. Jika tidak mampu juga, ia berkhutbah sambil berbaring. Namun yang lebih utama dalam keadaan ini adalah menunjuk pengganti.
6. Duduk di antara dua khutbah melebihi kadar thuma’ninah dalam shalat. Yang lebih utama, lamanya kira-kira sepanjang membaca Surah Al-Ikhlas. Jika tidak duduk walau sejenak, maka tidak sah.
7. Muwalah (berkesinambungan) antara dua khutbah menurut kebiasaan (‘urf). Sebagian ulama memperkirakannya sepanjang dua rakaat ringan. Jika jedanya lebih lama dari itu, khutbah wajib diulang.
8. Muwalah antara dua khutbah dan shalat, menurut ukuran ‘urf sebagaimana telah dijelaskan.
9. Khatib harus memperdengarkan rukun-rukun khutbah kepada empat puluh laki-laki yang dengannya Jumat dapat terlaksana.
10. Empat puluh orang tersebut harus mendengar rukun-rukun khutbah. Maksudnya mendengar secara nyata menurut pendapat Imam an-Nawawi, ar-Rafi‘i, dan Ibnu Hajar.
11. Rukun-rukun khutbah harus menggunakan bahasa Arab apabila di antara jamaah ada yang memahami bahasa Arab. Jika tidak ada, maka boleh dengan bahasa lain dengan syarat dipahami oleh para hadirin. Mereka tetap wajib mempelajari bahasa Arab; jika tidak, mereka berdosa dan Jumat mereka tidak sah.
12. Seluruh khutbah harus berada dalam waktu Zuhur. Jika memulai hamdalah sebelum tergelincir matahari (masuk waktu Zuhur), maka khutbah tidak sah.

30/05/2026

Realita Banyak Terjadi! Politik Hutang Budi | Al Habib Syekh Ba'abud

Kump**an Vidio Nasehat Habib Syekh Ba'abud dapat anda saksikan di Sosial media berikut
Instagram
instagram.com/habibsyekh_baabud
Tiktok
tiktok.com/

share sebanyak2nya

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُHADIRI DAN SYIARKANUNTUK UMUM*JALSATUL ITSNAIN ANWARUS SHOLIHIN*┈┉┅━...
30/05/2026

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

HADIRI DAN SYIARKAN
UNTUK UMUM

*JALSATUL ITSNAIN ANWARUS SHOLIHIN*

┈┉┅━❀⚪🕋⚪❀━┅┉┈

📆 *Senin, 1 Juni 2026*
⏰ Pukul 20.00 s.d. 22.30 WIB
🏠 Tempat :
*Mushola Syekh Subakir*
Dsn. Krajan Ds. Mangunrejo Kec. Ngadiluwih Kab. Kediri

Map lokasi https://maps.app.goo.gl/3VGKL4BPzLaNAH9s8

┈┉┅━❀⚪🕋⚪❀━┅┉┈

📖 Acara ini didukung oleh
📺 : Madu tv : https://madu.tv/
🖥 : Youtube: https://s.id/rauha_Tv

📖 Info majelis
Facebook & Instagram : Jalsatul Itsnain Kediri
Whatssapp:
0856-0691-9905

💼 Donasi Majelis
BSI No Rek : 6908063310 an. Saiful Muhlasin

📳 Sebarkan
info yang bermanfaat ini, supaya mendapatkan keberkahan p**a dari acara tersebut

أركان خطبتي الجمعة وشروطهما (١)(١) الخطبُ المشروعةُ عشر: خطبةُ الجمعة، وعيدُ الفطر، وعيدُ الأضحى، والكسوف للشمس، والخسوف...
25/05/2026

أركان خطبتي الجمعة وشروطهما (١)

(١) الخطبُ المشروعةُ عشر: خطبةُ الجمعة، وعيدُ الفطر، وعيدُ الأضحى، والكسوف للشمس، والخسوف للقمر، والاستسقاء، وأربعٌ في الحج: بمكة في اليوم السابع، وبمنى يوم النحر، وبمنى كذلك في يوم النفر الأول، وبعرفة.

RUKUN DAN SYARAT DUA KHUTBAH JUM'AT (1)

"(1) Khutbah-khutbah yang disyariatkan ada sepuluh, yaitu: khutbah Jumat, khutbah Idul Fitri, khutbah Idul Adha, khutbah gerhana matahari, khutbah gerhana bulan, khutbah istisqa' (memohon hujan), dan empat khutbah dalam ibadah haji: di Makkah pada hari ketujuh (Dzulhijjah), di Mina pada hari Nahr (10 Dzulhijjah), di Mina p**a pada hari Nafar Awwal (12 Dzulhijjah), dan di Arafah."

أركان الخُطبتين: خمسة:

١ ـ حَمْدُ الله فيهما: فلا بُدَّ من لفظِ الحمد، أو ما اشتُقَّ منه، ولا يكفي: الشكر لله.

❖ Rukun Dua Khutbah Ada Lima:
1. Membaca hamdalah di kedua khutbah. Maka wajib mengucapkan lafadz "الحمد" atau lafadz yang tercetak darinya, dan tidak cukup dengan mengucapkan "الشكر لله"

٢ ـ الصلاةُ على النبي ﷺ فيهما بأيِّ صيغةٍ، ولا يكفي: (رحم الله محمدًا) أو: (صلّى الله عليه) وإن عاد على مذكور، ولا يُشترط لفظ (محمد).

2. Membaca shalawat untuk Baginda Nabi Muhammad Saw di kedua khutbah dengan bentuk shalawat apapun. Tidak cukup dengan mengucapkan رحم الله محمدا atau صلى الله عليه walaupun dhamirnya kembali ke lafadz yang telah diucapkan sebelumnya. Tidak disyaratkan harus lafadz "محمداً".

٣ ـ الوصيةُ بالتقوى فيهما: وهي امتثالُ الأوامر واجتنابُ النواهي، فلا بُدَّ من الحثِّ على الطاعة أو الزجر عن المعصية بنحو: (احذروا عقاب الله أو النار)، ولا يكفي التحذيرُ من الدنيا.

3. Wasiat taqwa di kedua khutbah. Taqwa adalah mengikuti segala perintah dan menjauhi segala larangan. Maka wasiat harus mengandung dorongan untuk taat dan mencegah dari maksiat dengan mengucapkan sesamanya lafadz "احدروا عقاب الله أو النار" “Takutlah kalian pada siksa Allah Swt atau neraka”. Tidak cukup hanya menakut-nakuti dari duniawi.

٤ ـ قراءةُ آيةٍ من القرآن في إحداهما، والأفضلُ أن تكون في الخطبة الأولى ليتعادل الخُطبتان، وشرطُ الآية: أن تكون مُفهمةً وكاملةً عند ابن حجر، وعند الرملي: يكفي ولو بعضُ آيةٍ إذا كانت مُفهمةً (٢).

4. Membaca ayat al-Qur'an di salah satu khutbah. Yang utama adalah membaca ayat di khutbah yang pertama agar seimbang diantara dua khutbah. Syarat ayat yang dibaca menurut Ibn Hajar harus berupa ayat yang memahamkan dan minimal sempurna satu ayat, sedangkan menurut ar-Ramli, cukup membaca sebagian ayat yang bisa memberi kepahaman (2)

(٢) ولو قرأ آيةً بنية القراءة وركنًا آخر كالحمد أو الوصية، فتكون للقراءة، فلا يندرجان في واحدٍ إلا إن قصد الحمد أو الوعظ فيكون لما قصده.

"(2) Jika seseorang membaca suatu ayat dengan niat sebagai bacaan ayat Al-Qur'an sekaligus untuk memenuhi rukun lain, seperti hamdalah atau wasiat (takwa), maka bacaan itu hanya terhitung sebagai bacaan ayat. Karena itu, dua rukun tersebut tidak dapat tercakup dalam satu bacaan, kecuali jika ia memang bermaksud hamdalah atau nasihat (wasiat), maka bacaan itu dihitung sesuai dengan apa yang ia niatkan."

٥ ـ الدعاءُ للمؤمنين في الثانية، وشرطُه: أن يكون أُخرويًّا لا دنيويًّا، ولا بأسَ بتخصيصه للسامعين، ويُسنُّ الدعاءُ لولاةِ الأمر.

5. Doa untuk kaum mukminin pada khutbah kedua. Syarat doa harus bernilai akhirat tidak cukup yang bernilai duniawi. Tidak masalah mengkhususkan doa pada orang-orang yang mendengarkan saja. Sunnah berdoa untuk para pemimpin.

كما قال صاحب «صفوة الزبد»:

ركنُها: القيامُ، واللهُ أحمدُ
وبعدهُ صلِّ على محمدِ
ولْيُوصِ بالتقوى أو المعنى كما
والشِّعرُ، والولاءُ بينَ تينِ
ويطمئنَّ قاعدًا بينهما
وبين ما صلّى، وبالطهرِ التُزِما
ويقرأ الآيةَ في إحداهما
واسمُ الدعاءِ ثانيةً للمؤمنين
وحَسُنَ تخصيصُهُ بالسامعين

Semua hal di atas sebagaimana yang diungkapkan penyusun Shafwatul az-Zubad:
“Rukun dua khutbah: Berdiri, memujilah kepada Allah,
bershalawatlah untuk Nabi Muhammad setelahnya.
Dan hendaklah berwasiat dengan taqwa atau semakna
seperti kata "taatilah kalian pada Allah", semuanya pada kedua khutbah.
Menutup aurat, terus menerus diantara kedua khutbah,
Di antara shalat, dan harus bersuci.
Duduk dengan Thuma'ninah diantara kedua khutbah.
Membaca ayat di salah satu khutbah.
Dan bacalah doa untuk mukminin di khutbah kedua.
Dan dianggap bagus mengkhususkan untuk yang mendengarkan khutbah.”

حكم الترتيب بين أركان الخطبتين: سُنَّةٌ عند النووي، وهو المعتمد، وواجبٌ عند الرافعي.

Hukum tertib diantara dua khutbah : Menurut imam Nawawi hukumnya sunnah, dan ini pendapat yang kuat (mu'tamad). Dan menurut imam Rafi'i adalah wajib.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُHADIRI DAN SYIARKAN*UNTUK UMUM**JALSATUL ITSNAIN ANWARUS SHOLIHIN*Da...
25/05/2026

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

HADIRI DAN SYIARKAN
*UNTUK UMUM*

*JALSATUL ITSNAIN ANWARUS SHOLIHIN*

Dalam Rangka Haul Ke XIII
Ky. Moh. Dhofir

┈┉┅━❀⚪🕋⚪❀━┅┉┈

📆 *Senin, 25 Mei 2026*
⏰ *Pukul 20.00 s.d. 22.30 WIB*
🏠 Tempat :
*Madarasah Islamiyah Salafiyah Riyadlotul Mudtadi'ien*
Dsn. Munengan Ds. Mangunrejo Kec. Ngadiluwih Kediri
Rute : SMPN 2 Ngadiluwih Ke Utara _+ 200m
Google Map : https://goo.gl/maps/nvbM7XBKPSVeKmEAA

┈┉┅━❀⚪🕋⚪❀━┅┉┈

📖 *Acara ini didukung oleh*
📺 : Madu tv : https://madu.tv/
🖥 : Youtube: https://s.id/rauha_Tv

📖 *Info majelis*
Facebook & Instagram : Jalsatul Itsnain Kediri
Whatssapp:
0856-0691-9905

💼 *Donasi Majelis*
BSI No Rek : 6908063310 an. Saiful Muhlasin

📳 *Sebarkan*
info yang bermanfaat ini Rasul ﷺ bersabda:

"Barang siapa mengajak menuju hidayah, maka baginya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya, pahala-pahala mereka tiada mengurangi sedikit pun dari pahalanya. Dan barang siapa mengajak menuju kesesatan, maka baginya dosa sebagaimana dosa orang yang mengikutinya, dan dosa tersebut tidak mengurangi sedikit pun dosanya

20/05/2026

Pas Susah Ingat Allah, Pas Senang Lupa | Al Habib Muhammad Ba'abud

Senin, 18 Mei 2026Tumpaknongko - Mojo
19/05/2026

Senin, 18 Mei 2026
Tumpaknongko - Mojo

18/05/2026

Memahami Hikmah Disebalik Peristiwa Yang Terjadi Pada Kita | Al Habib Husein Akbar Ba'abud

17/05/2026

Ini Yang Terjadi Jika Anda Rutin Menagamalkan Amalan Sederhana | Habib Husein Akbar Ba'abud

Address

Jalan Kapten Tendean No. 185, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kedir
Kediri

Telephone

+6285336399633

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jalsatul Itsnain Kediri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share