Gereja Orthodox Santo Thomas Jakarta

Gereja Orthodox Santo Thomas Jakarta Web Gereja Orthodox Santo Thomas Jakarta liturgi Kudus jam 8.30 hari Minggu

24/07/2023

Halo semuanya! 🌟 Anda bisa mendukung saya dengan mengirim Stars, itu membantu saya untuk terus memberikan informasi dan seputar pelayanan kami.

Setiap kali Anda melihat Stars, Anda bisa mengirimi saya Stars!

07/07/2023

Ini adalah gereja st Greoge ( Al-khader) adalah gereja yg bersejarah terletak di jln Al -Khader di Al-Salt, Balqa, Yordania, yg di bangun pada era Ottoman 1682 M, dan di restorasi pd dekade pertama abad 21.dan juga gereja ini sebagai warisan dunia UNESCO.

17/05/2022

St Paisios dalam kerendahan hati,

24/04/2022
02/02/2022

Selamat pagi, semangat betaktifitas, kiranya Allah memberkati kita semua.. 🙏

# # Allah yg mencari manusia, bukan manusia yg mencarinya # #

"Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu sendiri." (II Korintus 12:14). Dengan kata-kata ini, yang hanya bisa diucapkan oleh kasih rasuliah yang berapi-api terhadap sesama, terungkap inti dari hubungan orang Kristen dengan Allah dan Allah dengan orang Kristen. Kasih Allah bisa dengan sangat baik dikatakan: "Kamu, hai orang Kristen, berpuasalah demi Aku; demi Aku kamu membagikan sedekah; demi Aku kamu mengangkat doa dengan sepenuh hati; demi Aku kamu membangun gereja; demi Aku kamu rela berkorban dan kamu melakukan banyak perbuatan baik lainnya. Semua ini baik, dan semua ini menyenangkan bagi-Ku, tetapi kamu lebih berharga bagi-Ku daripada semua ini. Pada akhirnya, Aku tidak mencari semua ini melainkan, Aku mencarimu, hanya kamu. "
Kasih seorang Kristen bisa dengan sangat baik dikatakan:
"Ya Tuhan, Engkau memberi aku kesehatan dan itu bagus. Engkau menyalakan lampu; Engkau mengizinkan hujan turun; Engkau menyegarkan udara dengan guntur-Mu dan itu bagus. Engkau memberikan kekayaan, kebijaksanaan, bertahun-tahun, keturunan dan banyak hal baik lainnya yang Engkau tempatkan dengan melimpah di meja kehidupan ini. Semua ini baik dan terlalu baik. Aku menerima semua ini dengan rasa syukur.
Tetapi, pada akhirnya, itu hanya ujung jubah-Mu. Akhirnya, aku tidak mencari apapun dari itu kecuali Engkau, ya Tuhan, hanya Engkau yang aku cari.
Saudara-saudaraku yg terkasih, bukan itu Tuhan yang terlihat dengan mata fisik, juga bukan manusia yang dilihat dengan mata fisik. Apa yang terlihat di seluruh alam hanyalah sesuatu dari Tuhan; dan apa yang terlihat pada pakaian fisik hanyalah sesuatu dari manusia.
Saudara-saudara, Allah adalah Kasih yang menurunkan surga ke bumi;
Saudara sekalian, manusia adalah kasih yang mengangkat bumi ke surga.
Ya Tuhan, Pencinta umat manusia, Pencipta dan Yang Mahakuasa, Buatlah kami tempat tinggal-Mu lebih dan lebih lagi dengan Roh Pemberi Hidup-Mu sehingga kami dapat hidup; agar kami dapat hidup di kerajaan-Mu tanpa kematian. KepadaMu selalu mulia dan terima kasih. Amin.

21/01/2022

# # # Sebuah jalan # #

"Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala." (St. Lukas 12:35). Ini adalah perintah dari Dia yang mengetahui kelemahan diri kita dan Yang menginginkan kebaikan kita lebih dari ayah dan ibu kita. Ini adalah perintah dari Tuhan kita yang mencintai umat manusia. Ketika manusia tidak terikat, bukankah seluruh tubuhnya sedikit terkulai? Ketika dia mengikat dan mengikat dirinya sendiri, bukankah seluruh tubuh menjadi tegak seperti lilin? Seperti lilin berdiri, jiwa kita juga harus berdiri tegak di hadapan Allah. Bagaimana jiwa kita akan berdiri tegak di hadapan Allah jika nafsu dan nafsu duniawi yang tidak terkendali membebani mereka? Lihatlah, di antara pinggang ada sarang nafsu fisik utama. Untuk mengikat pinggang berarti mengencangkan diri dengan menahan diri dan tidak menyerah pada nafsu sesuka hati. Tetapi untuk mengikat pinggang fisik seseorang bukanlah tujuan tetapi sarana yang kita gunakan dengan mudah untuk mengikat pikiran, hati dan kemauan kita. Pengekangan fisik adalah tingkat dasar dari karakter Kekristenan kita; setelah itu, datanglah tingkatan yang lebih tinggi di mana kita belajar pengendalian pikiran, pengendalian hati dan pengendalian keinginan. Jika kita mengikatkan pikiran kita, maka dalam ikatan itu, pikiran penuh nafsu tidak akan dapat menemukan tempat di dalamnya. Jika kita mengikat hati kita, maka nafsu keinginan tidak akan dapat menemukan tempat di dalamnya. Jika kita mengikatkan keinginan kita, maka keinginan jahat, keji dan iblis tidak akan dapat menemukan tempat di dalamnya.
Saudara-saudara, melalui jalan yang sempit seseorang dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Dalam sempitnya pikiran, hati dan kemauan dapat menyalakan lilin dari semua kebajikan yang apinya menyala menuju Allah. Di bawah lilin yang menyala, kita harus memahami kebajikan Kristen. Ya Allah yang suci dan tanpa dosa, perapian dari semua kebajikan, tolonglah kami untuk mengikatkan diri kami dengan pengekangan dan berjalan di jalan yang sempit menuju-Mu dengan lilin yang menyala, yang Engkau bawa ke dunia.

17/11/2021

Kapan itu ada yg tanya, apakah doa puja Yesus bisa di lakukan Umat/awam atau hanya seorang petapa saja ??

🙏🙏 Mungkin ini bisa menjawab 🙏🙏

Apakah perintah Tuhan tentang doa tanpa henti yang harus selalu dilakukan manusia (Lukas 18:1), hanya berlaku untuk para monakhos atau semua orang Kristen pada umumnya? Jika itu hanya berlaku untuk para monakhos, Rasul Paulus tidak akan menulis kepada orang-orang Kristen di Tesalonika untuk berdoalah tanpa henti (I Tesalonika 5:17). Rasul mengulangi perintah Tuhan, kata demi kata, dan menyampaikannya kepada semua orang Kristen tanpa membeda-bedakan, baik monakhos atau awam. St Gregorius Palamas menjalani kehidupan asketisme selama beberapa waktu sebagai hieromonk muda di sebuah monasteri di Berea. Tetua Ayub, seorang petapa terkenal yang dihormati semua orang, juga tinggal di monasteri itu. Kebetulan, di hadapan tetua Ayub, St. Gregorius mengutip kata-kata Rasul, menegaskan bahwa doa tanpa henti adalah kewajiban setiap orang Kristen dan bukan hanya untuk para monakhos. Namun, tetua Ayub menjawab bahwa doa tanpa henti adalah kewajiban monakhos saja, dan bukan untuk setiap orang Kristen. Gregory, sebagai yang lebih muda dari keduanya, menyerah dan mundur tanpa mengatakan apapun. Ketika Ayub kembali ke selnya dan berdiri untuk berdoa, seorang malaikat dalam kemuliaan surgawi yang agung menampakkan diri kepadanya dan berkata: Ya Tetua, jangan meragukan kebenaran kata-kata Gregorius; dia berbicara dengan benar dan engkau harus berpikir juga dan menyebarkannya kepada orang lain.'' Dengan demikian, baik Rasul dan malaikat menegaskan perintah bahwa semua orang Kristen harus berdoa kepada Tuhan tanpa henti. Tidak hanya tanpa henti di gereja, tetapi juga tanpa henti di setiap tempat dan setiap saat, dan terutama di dalam hati Anda. Karena Tuhan sejenak pun tidak lelah memberi kita hal-hal yang baik, bagaimana kita bisa lelah berterima kasih kepada-Nya untuk hal-hal baik ini? Ketika Dia memikirkan kita tanpa henti, mengapa kita tidak memikirkan Dia tanpa henti?

🙏🙏

Jejak Gereja Ortodoks Rusia di Hindia BelandaTentang Gereja Ortodoks Armenia dan komunitas Armenia yang pernah ada di Hi...
20/05/2020

Jejak Gereja Ortodoks Rusia di Hindia Belanda

Tentang Gereja Ortodoks Armenia dan komunitas Armenia yang pernah ada di Hindia Belanda, mungkin kita sudah pernah mendengarnya. Namun, apakah anda pernah mendengar tentang keberadaan komunitas Rusia dan Gereja Ortodoks Rusia pada masa Hindia Belanda? Hal ini sungguh menarik untuk dibahas, sebab hampir tidak ada sumber-sumber berbahasa Indonesia yang membahas tentang hal ini.

Pada Tahun 1930an, mulai ada gelombang kedatangan para imigran Rusia ke tanah Hindia Belanda, khususnya ke Jawa. Mereka datang dari Harbin di Tiongkok utara. Para imigean Rusia ini keluar dari Tiongkok karena di sana sedang terjadi perang saudara dan pendudukan Jepang. Kedatangan para imigran Rusia ini dipimpin oleh seorang bekas kolonel prajurit berkuda Aleksandrian (pasukan Kekaisaran Rusia), V. A Petrushevsky. Kedatangan komunitas imigran Rusia ini menjadi cikal-bakal berdirinya Gereja Ortodoks Rusia di Hindia Belanda.

Kedatangan pertama seorang imam Ortodoks Rusia di tanah Jawa terjadi pada tahun 1934. Atas saran dari Uskup Nestorius Ansimovus dari Keuskupan Agung Kamchatka dan Petropavlovsky, Romo Basilius Bistroff diangkat sebagai sang imam paroki di komunitas Ortodoks Rusia di Batavia, Hindia Belanda. Seharusnya paroki dibangun di Batavia, namun setibanya di Jawa akhirnya Ia mendirikan paroki Ortodoks Rusia di kota Bandung. Pada saat mendirikan Paroki di Bandung, Romo Basilius Bistroff diberikan izin oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Selain itu, Pemerintah Kolonial Hindia Belanda memberikan bantuan subsidi kepada paroki sebesar 1.372 gulfen di tahun 1936. Menurut beberapa sumber, Paroki Gereja Ortodoks Rusia di Bandung ini bernama “Paroki Kabar Sukacita” atau «Бандунгский Благовещенский храм». Paroki Bandung ini berada di bawah perlindungan Keuskupan Harbin. Selain itu, perlu kita ketahui bahwa Gereja Ortodoks Rusia pada masa Hindia Belanda ini bersifat tertutup, hanya melayani jemaat yang merupakan para imigran Rusia.

Pada tanggal 12 Agustus 1938, atas permintaan umat paroki “Kabar Sukacita” , Romo Basilius diberikan penghargaan Kamilavka sebagai tanda jasa atas pelayanannya yang gigih dan rajin. Selanjutnya pada bulan oktober 1947, Sinode Gereja Ortodoks Rusia di Luar Rusia (ROCOR) memutuskan untuk memberikan penghargaan berupa medali salib dan pengangakatanya menjadi presbiter agung (protopresbiter). Penghargaan ini tidak lepas dari jasanya dalam mendirikan paroki Ortodoks Rusia di tanah Jawa dan kegigihannya dalam menggembalakan umat.

Pada bulan Agustus 1939, gedung gereja berpindah lokasi ke sebuah bangunan yang diberikan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Lokasi bangunan gereja ini berada di Jalan Kebon Sirih nomor 44 kota Bandung. Konsekrasi dan peresmian gedung gereja baru ini dilaksanakan pada 15 oktober 1939.

Bukti Keberadaan Gereja Ortodoks Rusia di kota Bandung ini diperkuat oleh sumber buku “Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië” terbitan tahun 1942 yang mencatat tentang keberadaan Gereja Ortodoks Rusia di Bandung. Berdasarkan buku “Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indie”, Gereja yang disebut sebagai “Orthodox Russische Kerk in Ned. Indië” ini berlokasi di Jalan Kebon Sirih 44 Bandung dan dikepalai oleh Romo Basilius Bistroff sebagai sang romo paroki dan M.P Nestroff sebagai sang sekretaris bendahara paroki.

Pada akhir 1940an, Paroki Gereja Ortodoks Rusia di Jawa beralih tangan menjadi berada di bawah perlindungan Uskup Agung Tikon dari Keuskupan Agung San Fransisco. Selain itu, seiring dengan revolusi kemerdekaan Indonesia pada 1945-1949, stabilitas di Indonesia saat itu menjadi buruk. Karena hal ini Romo Basilius Bistroff pada Mei 1950an mengirim surat laporan kepada Uskup Agung Tikon. Dalam Suratnya, Romo Basilius Bistroff mengatakan bahwa keadaan di Jawa menjadi lebih buruk setelah penyerahan kedaulatan dan pemindahan kekuasaan dari tangan Hindia Belanda kepada Republik Indonesia. Hal ini menyebabkan banyak jemaat Paroki yang khawatir dan memutuskan untuk meninggalkan Indonesia menuju negara-negara lain yang lebih aman. Ia juga memikirkan bagaimana keberlangsungan paroki yang semakin ditinggalkan oleh para jemaat, sehingga romo Basilius Bistroff memutuskan juga untuk meninggalkan Jawa.

Pada akhir Mei, Romo Basilius Bistroff mengirim salinan laporan itu kepada Metropolit Anastasius dengan surat pengantar di mana ia mengumumkan penghentian keberadaan paroki Gereja Ortodoks Rusia Jawa dan segera pada tahun 1950an, ia pergi ke Amerika Serikat. Selanjutnya mengenai bagaimana dengan nasib properti gereja serta bangunan gereja sayangnya tidak diketahui karena keterbatasan sumber dan informasi.

Sumber:
https://drevo-info.ru/articles/10786.html
http://www.russianorthodoxchurch.ws/01newstucture/pagesru/novosti2005/vlilindonesia.html
https://books.google.ru/books?id=fBsPAQAAIAAJ&printsec=frontcover&hl=ru =onepage&q&f=false

Храм в честь Благовещения Пресвятой Богородицы в городе Бандунг (недейств.) Престолы: Благовещения Пресвятой Богородицы Адрес: Индонезия, остров Ява, г. Бандунг На ....

Address

Jalan Kiyai Hadzami No. 1 Gandaria
Kebayoran Lama

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Orthodox Santo Thomas Jakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share