21/06/2023
๐ BULAN DZULHIJJAH YANG TERLUPAKAN ๐
https://konsultasisyariah.com/20588-sunah-yang-hilang-di-bulan-dzulhijjah.html
Masyarakat kita belum banyak yang menyadari bahwa Dzulhijjah termasuk bulan yang istimewa. Padahal banyak dalil yang menunjukkan bahwa di bulan Dzulhijjah, amal soleh dilipat gandakan. Sebagaimana pahala yang dijanjikan ketika ramadhan. Dari Abu Bakrah radhiyallahu โanhu, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุดูููุฑูุงูู ูุงู ููููููุตูุงููุ ุดูููุฑูุง ุนููุฏู: ุฑูู
ูุถูุงููุ ููุฐูู ุงูุญูุฌููุฉู
โAda dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang. Keduanya dua bulan hari raya: bulan Ramadlan dan bulan Dzulhijjah.โ (HR. Bukhari 1912 dan Muslim 1089).
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam menggandengkan bulan Dzulhijjah dengan Ramadhan. Sebagai motivasi beliau menyebutkan bahwa pahala amal di dua bulan ini tidak berkurang.
Rentang waktu yang paling mulia ketika Dzulhijjah adalah 10 hari pertama. Di surat al-Fajr, Allah berfirman:
ูู ุงููููุฌูุฑู * ููููููุงูู ุนูุดูุฑู
"Demi fajar, dan demi malam yang sepuluh." (QS. Al Fajr: 1 โ 2)
Ibn Rajab menjelaskan, "Malam yang sepuluh adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Inilah tafsir yang benar dan tafsir yang dipilih mayoritas ahli tafsir dari kalangan sahabat dan ulama setelahnya. Dan tafsir inilah yang sesuai dengan riwayat dari Ibn Abbas radliallahu โanhumaโฆโ (Lathaiful Maโarif, hal. 469)
Allah bersumpah dengan menuebut sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Yang ini menunjukkan keutamaan sepuluh hari tersebut. Karena semua makhluk yang Allah jadikan sebagai sumpah, adalah makhluk istimewa, yang menjadi bukti kebesaran dan keagungan Allah.
Karena itulah, amalan yang dilakukan selama 10 hari pertama Dzulhijjah menjadi amal yang sangat dicintai Allah. Melebihi amal soleh yang dilakukan di luar batas waktu itu. Dari Ibn Abbas radhiallahu โanhu Nabi shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ู
ูุง ู
ููู ุฃููููุงู
ู ุงููุนูู
ููู ุงูุตููุงููุญู ูููููุง ุฃูุญูุจูู ุฅูููู ุงูููููู ู
ููู ููุฐููู ุงูุฃููููุงู
ู. ููุนูููู ุฃููููุงู
ู ุงููุนูุดูุฑู. ููุงูููุง ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ูููุงู ุงููุฌูููุงุฏู ููู ุณูุจูููู ุงูููููู ููุงูู ยซ ูููุงู ุงููุฌูููุงุฏู ููู ุณูุจูููู ุงูููููู ุฅููุงูู ุฑูุฌููู ุฎูุฑูุฌู ุจูููููุณููู ููู
ูุงูููู ููููู
ู ููุฑูุฌูุนู ู
ููู ุฐููููู ุจูุดูููุกู
โTidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah, pen.).โ Para sahabat bertanya, โWahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah?" Nabi shallallahu โalaihi wa sallam menjawab, โTermasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh, pen.).โ (HR. Ahmad 1968, Bukhari 969, dan Turmudzi 757).
Dalam riwayat yang lain, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
โTidak ada amalan yang lebih suci di sisi Allah dan tidak ada yang lebih besar pahalanya dari pada kebaikan yang dia kerjakan pada sepuluh hari al-Adha.โ (HR. Ad-Daruquthni, dan dihasankan oleh al-Albani)
Al-Hafidz Ibn Rajab mengatakan, Hadis ini menunjukkan bahwa beramal pada sepuluh hari bulan Dzulhijjah lebih dicintai di sisi Allah dari pada beramal pada hari-hari yang lain, tanpa pengecualian. Sementara jika suatu amal itu lebih dicintai Allah, artinya amal itu lebih utama di sisiNya. (Lathaiful Maโarif, hal. 456).
Diceritakan oleh Al Mundziri dalam At Targhib wa At Tarhib (2/150) bahwa Saโid bin Jubair (Murid senior Ibn Abbas), ketika memasuki tanggal satu Dzulhijjah, beliau sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah, sampai hampir tidak mampu melakukannya.
๐ Saatnya Membangun Kesadaran Masyarakat
Memahami hal ini, saatnya kita menyadarkan masyarakat. Kita ajak mereka untuk bersama-sama menyemarakkan 10 hari pertama Dzulhijjah dengan berbagai amal soleh dan ibadah, sebagaimana ketika mereka menyemarakkan bulan ramadhan. Jadikan kesempatan 10 hari pertama sebagai ladang untuk mendulang jutaan pahala.
Lebih dari itu, ada beberapa amal soleh yang dianjurkan untuk dikerjakan selama 10 hari pertama Dzulhijjah, diantaranya:
1๏ธโฃ Memperbanyak puasa sunah selama 9 hari pertama.
2๏ธโฃ Memperbanyak takbiran dan dzikir.
3๏ธโฃ Banyak melakukan amal soleh apapun bentuknya.
Allahu aโlam
โ๏ธ Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com
๐ฅ๏ธ Referensi: https://konsultasisyariah.com/20588-sunah-yang-hilang-di-bulan-dzulhijjah.html