Syabaabul_Ghuroba' Official

Syabaabul_Ghuroba' Official Para Pemuda Yang Menghidupkan Kembali Rasa Cinta Kepada Rasulullah Saw. Dikala Asingnya Pemuda Yang

.   人 (___) ┃口┃ ┃口┃ ┃口┃ ┃口┃.      人.           !  ┃口┃. .-:'''"''";-.  人 ┃口┃(*(*(*|*)*))(__)  ┃ - ┃║∩∩∩║. |口||┃ ┃┃┃┃┃┃┃┃┃...
21/03/2026

. 人 (___) ┃口┃ ┃口┃ ┃口┃ ┃口┃. 人. ! ┃口┃. .-:'''"''";-. 人 ┃口┃(*(*(*|*)*))(__)
┃ - ┃║∩∩∩║. |口||┃ ┃┃┃┃┃┃┃┃┃┃. |三||┃ ┃┃┃┃┃┃┃┃┃┃. |三||┃

*Assalamu'alaikum Wr. Wb*

*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم*

الله أكبر الله أكبر
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar, wa lillāhil-ḥamd.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kami Sekeluarga Majelis Syabaabul Ghuroba' Mengucapkan :

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H"

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ
Taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim

Aamiin, Yaa Robbal 'Aalamiin

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1447 H

🙏🙏🙏

Segenap Keluarga Besar Majelis Syabaabul Ghuroba' Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Guru Kita Tercinta :*إنا لله وإنا...
10/03/2026

Segenap Keluarga Besar Majelis Syabaabul Ghuroba' Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Guru Kita Tercinta :

*إنا لله وإنا إليه راجعون*

*إنتقلت إلى رحمة الله تعالى*

*أعظم الله أجركم، وأحسن عزاءكم، وغفر لميتكم،*
*وأسكنه الجنة برحمته و يرزقه شفاعة رسول الله صلى الله عليه وسلم وأسلافنا الصالحين.*

*اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه.*
*اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة، ولا تجعل قبره حفرة من حفر النيران.*

*اللهم ضاعف حسناته، وتجاوز عن سيئاته، وارفع درجاته، مع النبيين والمرسلين والشهداء والصالحين...آمين*
*‌له الفاتحه....*

Telah berpulang ke Rahmatullah Guru kita tercinta :

Ad Da'i Ilallah Al Murobbi Al Ustadz.
KH. Mufty Hakim bin KH. Ahmad Nasihin bin KH. Muhammad Nur.

Tutup Usia 49 Tahun
Wafat 20 Ramadhan 1447 H/ 10 Maret 2026.

InsyaAllah proses Fardhu Kifayah akan dimulai Ba'da Maghrib (buka puasa bersama).

Di Pondok Pesantren Al Busyro, Jl. Purwosari Gg. Sederhana. Krakatau

https://maps.app.goo.gl/bEurG7FjVakT878q9

24/01/2026

Alhamdulillah...
Adik Kita Fadillah Arbi Sedang Khatam Kubro 30 Juz Bil Ghoib Di Pondok Pesantren Al Mundziri, Sunggal Kanan.

Semoga Keberkahan Ilmu Dan Hafalan Al Qur'an Menjadi Asbab Hidayah Dan Kebaikan Kepada Beliau, Orang Tua, Keluarga, Teman, Lingkungan Dan Umat..

Syabaabul_Ghuroba' Official
Forum Anak Muda Islam Indonesia (FAMI)

03/01/2026

*KISAH INI*

Ada satu manusia yg dimana nantinya adalah orang yg paling sibuk di Akhirat

Sibuk untuk apa ?

Iya, sibuk untuk menyelamatkan umatnya.

Siapakah dia ?

Dia adalah *Rasulullah Muhammad ﷺ*

Pada hari itu, seorang suami lari dari istrinya, istri lari dari suaminya, anak lari dari orangtuanya, orangtua lari dari anaknya, pasangan lari dari pasangannya, sahabat lari dari sahabatnya

لكل امرئ منهم يوم الدين
(Pada hari itu semua orang)
شأن يغنيه
(Sibuk mengurus diri sendiri).

Semua orang, Nabi Adam, Nabi Nuh, semua Nabi dan semua manusia pada hari itu sibuk dengan dirinya sendiri.

Tapi Rasulullah, satu-satunya orang yang pada hari itu sangat sibuk mondar-mandir. Sibuknya luar biasa. Beliau sibuk banget. Gimana sibuknya Rasulullah ?

Ketika sedang di padang mahsyar Rasulullah langsung mencari, "Mana Umatku... Mana Umatku ?"

Dikumpulkanlah semua umatnya kemudian Nabi sujud kepada Allah dalam sujud yg sangat lama.
Hingga Allah mengatakan, "Ya Muhammad bangkitlah dari sujudmu, mintalah... Maka akan aku beri !"

"Ya Allah, aku tidak akan bangkit dari sujudku sebelum aku mendapatkan apa yang Engkau janjikan !"

"Wahai Muhammad, mintalah !"

"Ya Allah berikan aku kesempatan untuk memberi minum kepada umatku. Mereka kehausan Ya Allah, kasihan mereka kepanasan dibawah terik matahari."

Akhirnya Allah mengatakan, "Ya Muhammad, ini Telaga Al-Kautsar, beri minum kepada umatmu."

Beliau memanggil umat-umatnya untuk memberikan minum kepada mereka satu persatu.

"Wahai umatku.. Wahai umatku.."

Betapa luar biasa kepedulian Nabi kepada umatnya. Rasulullah padahal sudah dijamin masuk Syurga, Syurganya syurga Firdaus. Sudah ditunjukkan kepadanya nikmat Syurga Firdaus. Tapi beliau tak rela, beliau ingin umatnya ikut bersamanya merasakan nimatnya Syurga tersebut.

Ditampakkan kehadapan beliau, "Ini Firdaus.. Ini Syurgamu wahai Muhammad."

Nabi tak tersenyum sedikitpun.

Beliau bertanya lagi
"Umatku dimana Ya Allah, ini Firdaus.. Umatku dimana Ya Allah ?"

"Mereka di padang Mahsyar."

Nabi langsung keluar dari Syurga mencari umatnya.
Ia memberi minum satu persatu.

"Wahai umatku.. Wahai umatku.. umatku.."

Betapa bahagianya beliau...
Beliau ketemu umatnya tuh kayak ketemu sama kekasih lama

Terus memberi minum, sekali teguk kita takkan haus lagi selamanya.

Ketika seorang Ibu, Ayah, Kekasih meninggalkan kita, Rasulullah sibuk mencari kita.
"Dimana Fulan.. Dimana Fulan.."

Setelah memberi minum Rasulullah ﷺ sujud kembali.. Sujudnya lama sekali..
Sambil menangis dihadapan Allah.. "Ya Rabbi.. Ya Rabbi.. Ya Rabbi.."

Lalu Allah mengatakan
"Bangun Ya Muhammad. Akan ku berikan apa yg kamu minta."

"Ya Allah, selamatkanlah umatku dari sirath.."

Kata Allah "Maka tunggulah diujung sirath."

Nabi menunggu kita diujung sirath, sambil mengatakan,
اللهم سلم اللهم سلم
"Ya Allah selamatkan.. Ya Allah selamatkan."

Maka yg amalnya banyak ia berhasil melewati sirath, ada juga yg jatuh ke dalam Neraka.

Ketika tahu umatnya masih banyak yg didalam Neraka, langsung ia sujud kembali dihadapan Allah, sujud yg sangat lama

Allah mengatakan "Ya Muhammad, bangkitlah, dari sujudmu. Apa yg kau inginkan ?"

"Ya Allah, selamatkanlah seseorang dari api Neraka yg didalam hatinya ada iman.. Walau sekecil biji kurma."

Akhirnya kata Allah "Selamatkan mereka."

Nabi langsung pergi ke pintu Neraka dan menyelamatkan mereka.

Ketika bertemu dgn Rasulullah mereka dalam keadaan habis disiksa luar biasa, wajah mereka, tubuh mereka rusak parah.

Rasulullah melihat mereka dengan air mata kasihan.
Memeluk mereka dan dipersilahkan masuk ke Syurga.

Setelah selesai, Nabi kembali ke hadapan Allah. Dibawah Arsy-Nya Nabi bersujud kembali yg lama. Dalam sujud lama itu kemudian Nabi menangis.

Allah berkata
"Ya Muhammad kenapa menangis ?"

"Ya Allah selamatkanlah umatku dari api neraka yang didalam hatinya ada iman sekecil biji jagung !"

Maka keluarlah lagi sekian ribu sekian juta umat Nabi Muhammad

Setelah itu Nabi kembali lagi ke Arsy Allah,
Ya Muhammad, bangkit. Apa yang engkau inginkan ?"

"Keluarkanlah umatku yg ada didalam neraka yg didalam hatinya ada iman sekecil biji sawi (Zarrah)"

Kata Allah "Aku izinkan."

Lari lagi Rasulullah ke Neraka menyelamatkan umatnya kembali.

Dan kembali bersujud lagi "Ya Allah,"

Kata Allah "Ya Muhammad, apa lagi ya Muhammad ? Bukankah aku sudah menyelamatkan banyak dari umatmu ?"

"Ya Allah Demi kasih sayang-Mu yang engkau miliki. Selamatkanlah umatku yg mereka tidak punya amal, kecuali hanya mengatakan ﻻ اله إﻻ الله"

Kata Allah "Aku izinkan."

Nabi Muhammad kemudian lari lagi ke Neraka menyelamatkan kita dengan seizin Allah..

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد 😭😭

Ya Rasulullah
Terkadang aku merenung
Masih pantaskah aku untuk merindukanmu?
Masih pantaskah aku mengharapkan syafaatmu?
Masih pantaskah aku untuk menunduk terpaku mengucapkan sholawat ketika namamu disebut?

Di tengah deretan kesalahan yang telah kuperbuat?
Di tengah rangkaian kelalaian yang ku ukir?
Di tengah kemaksiatan-kemaksiatan yang senantiasa menambah panjang deretan dosa-dosaku?

Ya Rasulullah Perkenankan aku mencintaimu semampuku
Dengan segala kelemahan dan kenaifanku
Dengan segala kealphaan dan kelalaianku

Ya Rasulullah
Aku memiliki mimpi

Kelak ketika di Yaumul akhir
Aku akan memanggil engkau jauh di sudut sana
Di antara jutaan lautan manusia
Aku akan berteriak: Ya Rasulullah, Ya Rasulullah!!

Dan aku berharap
Aku sungguh berharap
Engkau akan menoleh ke arahku, dan berkata “Itu umatku!”
Sungguh aku ingin ya Rasul

Aku ingin menjadi bagian dari barisan panjang umat yang mendapatkan syafaatmu
Aku ingin menjadi bagian dari umat yang tersenyum berdiri di belakangmu
Salam cinta dari kami
Salam rindu dari kami
Untukmu yaa sayyidi yaa Rasulullah🥺🥺🥺♥♥♥🙏

Sesibuk apapun jangan lupa bersholawat.

Semoga kumpulnya kita digrup2 yg kita punya , mukodimah kumpulnya kita kelak bersama Baginda Rosululloh ﷺ 😭😭😭

Shollu allannabiy.
Allahumma Sholli Wasalim alaa Syaidina Muhammad wa'alaa Ali Muhammad..Shalallohu Alaihi Wassalam


Syabaabul_Ghuroba' Official
Forum Anak Muda Islam Indonesia (FAMI)

" Mari Perbanyak Sholawat Di Hari Jum'at, Agar Keberkahan Selalu Allah SWT. Berikan Dalam Kehidupan Kita Di Dunia "

(Bang_Gik)

31/12/2025
14/12/2025

BINGKISAN ISTIMEWA UNTUK KELUARGA FATIMAH

Diriwayatkan pada masa kecil menjelang lebaran Al Hasan dan Al Husain tidak memiliki pakaian baru untuk lebaran, sedangkan hari raya sebentar lagi datang.

Mereka bertanya kepada ibunya,
"Wahai ummah, anak2 di Madinah telah dihiasi dengan pakaian lebaran kecuali kami, mengapa bunda tidak menghiasi kami?"

Sayyidah Fatimah ra menjawab,: "sesungguhnya baju kalian berada di tukang jahit".

Ketika malam hari raya tiba, mereka berdua mengulangi pertanyaan yang sama, Sayyidah Fatimah ra menangis karena tidak memiliki uang untuk membeli baju buat kedua buah hatinya itu.

Ketika malam tiba, ada yang mengetuk pintu rumah, lalu Sayyidah Fathimah ra bertanya, "siapa?" Orang itu menjawab, "Wahai putri Rasulullah, aku adalah tukang jahit, aku datang membawa hadiah pakaian untuk putra2mu". Maka Beliau pun membuka pintu, tampak seseorang membawa sebuah bingkisan hadiah, lalu diberikan kepada Sayyidah Fathimah Radhiyallahu ‘anha.

Kemudian Beliau membuka bingkisan tersebut, ternyata didalamnya terdapat 2 gamis, 2 celana, 2 mantel, 2 sorban serta 2 pasang sepatu hitam yang kesemuanya sangat indah.
Lalu Sayyidah Fatimah RA membangunkan kedua putra kesayangannya lalu memakaikan hadiah tersebut kepada mereka.

Saat Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam datang dan melihat keduanya sudah dihiasi dari semua hadiah yang terdapat dalam bingkisan tersebut.

Kemudian Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam menggendong kedua cucunya dan menciumi mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa alihi Wa Sallam bertanya kepada Sayyidah Fatimah ra..
"Apakah engkau melihat tukang jahit tersebut?"
Sayyidah Fathimah ra menjawab: "Iya, aku melihatnya",
Lalu Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa alihi Wa Sallam bersabda, "Wahai putriku, dia bukanlah tukang jahit, melainkan Malaikat Ridwan penjaga surga."

== SIRAH NABAWIYAH ==

25/11/2025

*MENGHORMATI GURU*

*'ILMU AGAMA SANGATLAH PENTING BAGI MANUSIA dan GURU ADALAH WASHILAH YANG MENYAMPAIKAN 'ILMU KEPADA KITA*

*Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam menuntut 'ilmu adalah bagaimana penghormatan murid kepada gurunya.*

Sebagaimana dikatakan oleh Syekh az-Zarnuji dalam kitab _'Ta’limal Muta’allim'_: *“Ketahuilah bahwasannya seorang pencari ilmu tidak akan bisa memperoleh ilmu dan tidak akan mendapatkan manfaatnya kecuali dengan menghormati ilmu, ahli ilmu, dan guru.”*

Begitu berjasanya seorang guru, sampai-sampai Sayyidina Ali mengungkapkan: *“Aku adalah hamba seseorang yang mengajariku satu huruf. Jika dia mau, dia menjualku, dan jika dia mau, dia menjadikanku budak.”*

Para salaf kita yang mulia senantiasa menghargai guru yang pernah mengajarkan kepadanya surat-surat dalam Al-Qur’an dan bahkan hanya satu ayat Al-Qur’an di masa kanak-kanaknya.

Karena memang, yang selalu dipandang remeh adalah guru ngaji di masa kecil, atau guru-guru TPQ. Padahal merekalah yang mengenalkan dan mengajarkan Al-Qur'an kepada kita hingga kita bisa lancar membacanya dan bisa lanjut mempelajari ilmu-ilmu lainnya.

Setinggi apapun kedudukannya para salaf, mereka tetap menghargai dan memperhatikan guru mengaji mereka di masa kecil.

Salah satu contoh adab kepada guru-guru di masa kecil adalah dengan sering memberi hadiah kepada mereka dan keluarganya.

Dikisahkan, suatu hari Imam Sya'roni berjalan bersama gurunya yaitu Syeikh Syamsuddin Addimyathi pada tahun 918 H. Syeikh tersebut melihat ada seorang buta yang dituntun oleh seorang perempuan. Maka beliau turun dari kendaraannya dan mencium tangan orang buta tersebut lalu berjalan di sebelahnya sampai beberapa meter, baru ditinggal.

Ketika beliau kembali naik kendaraannya, Imam Sya'roni bertanya: "Wahai Guru. Siapakah orang tadi yang engkau hargai sampai segitunya?"

Beliau menjawab: "Dulu ketika kecil, aku pernah belajar beberapa ayat Al-Qur'an kepadanya. Dan sampai detik ini, aku tidak bisa melewatinya sedangkan aku lagi menunggang kendaraanku."

Itulah akhlaknya Syeikh Syamsuddin Addimyathi kepada gurunya. Padahal beliau memiliki kedudukan yang tinggi. Beliau alim di dalam semua ilmu, sholeh, ahli ibadah, bahkan disegani oleh para raja dan pejabat. Jika beliau berjalan, orang-orang berebut salaman dan mencium tangannya, bahkan, jika tidak bisa mencium tangannya, rida' nya pun diciumi orang seperti orang berebut mencium Ka'bah.

Semoga Allah menjadikan kita orang yang beradab dan berakhlak kepada guru-guru kita, sehingga ilmu kita bermanfa'at dunia akhirat. Aamiin.

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

📚 Kajian Kitab Tanbihul Mughtarin.


Forum Anak Muda Islam Indonesia (FAMI)

(Bang_Gik)

Ini adalah illustrasi tentang perang Mu'tah yang terjadi pada masa Nabi Muhammad ﷺ, sekitar tahun 8 Hijriah (sekitar 629...
21/11/2025

Ini adalah illustrasi tentang perang Mu'tah yang terjadi pada masa Nabi Muhammad ﷺ, sekitar tahun 8 Hijriah (sekitar 629 Masehi). Perang ini terjadi di daerah Mu’tah, dekat kota Karak di wilayah Syam (sekarang Yordania).

Pasukan Muslim yang dikirim berjumlah sekitar 3.000 orang, dipimpin oleh tiga panglima utama yang ditetapkan langsung oleh Rasulullah ﷺ secara berurutan:

1. Zaid bin Haritsah (panglima pertama).
2. Jika Zaid gugur, maka Ja’far bin Abi Thalib (sepupu Nabi) yang menggantikan.
3. Jika Ja’far gugur, maka Abdullah bin Rawahah yang akan memimpin.

Pasukan lawan berasal dari Romawi atau Bizantium dan sekutu Arab Ghassan, dengan jumlah sekitar 200.000 orang.

Secara militer, pasukan Muslim tidak menang, tapi juga tidak hancur — sebuah keberhasilan besar menghadapi pasukan raksasa yang akhirnya dikomandoi oleh Khalid bin Walid setelah ketiga panglima gugur semua.

11/11/2025

BESOK & HARI INI

Memikirkan kehidupan akhirat berarti menjadikan akhirat sebagai tujuan utama dan menggunakan dunia sebagai sarana untuk mencapainya.

Caranya adalah dengan memastikan setiap aktivitas sehari-hari bernilai ibadah, sesuai dengan pedoman syariat, dan dilakukan dengan niat baik untuk mencari ridha Allah dan mempersiapkan bekal untuk akhirat. Hal ini juga mencakup mempersiapkan diri dengan memperbanyak amalan baik dan banyak mengingat kematian agar tidak terlena dengan kesenangan duniawi yang fana.

Cara memikirkan kehidupan akhirat :

1. Jadikan akhirat sebagai tujuan utama,
Utamakan kebahagiaan akhirat dalam setiap niat dan tindakan.

2. Gunakan dunia sebagai ladang persiapan: Manfaatkan segala hal di dunia, seperti harta, ilmu, dan tenaga, untuk kebaikan yang bermanfaat bagi akhirat.

3. Patuhi pedoman syariat: Pastikan setiap aktivitas yang dilakukan sejalan dengan ajaran agama, bukan maksiat.

4. Perbanyak mengingat kematian: Dengan sering mengingat kematian, seseorang akan lebih terdorong untuk mempersiapkan diri dan tidak larut dalam kesenangan dunia.

5. Lakukan amalan baik: Berinvestasi dalam kebaikan dengan harta, ilmu, atau tenaga untuk mendapatkan pahala di akhirat, seperti membersihkan tempat ibadah.

6. Hindari kesenangan dunia yang berlebihan: Sadarilah bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan bersifat memperdayakan. Jangan sampai terlena dan mengorbankan akhirat.

7. Fokus pada kualitas ibadah: Luangkan waktu untuk beribadah dan pastikan setiap jam dan hari dipenuhi dengan aktivitas yang bernilai ibadah.

25/10/2025

AIR MATA CINTA DI JANNATUL MA'LA

Perjanjian Hudaibiyah yang dikhianati kaum Quraisy menjadi titik awal. Rasulullah ﷺ pun menyeru para sahabat dan pasukan:
"Berangkatlah bersama aku, kita akan menuju Makkah, untuk membebaskan tanah suci ini dari genggaman mereka."

Seruan itu menggema, menyalakan api semangat dalam dada para sahabat. Mereka menyambutnya dengan takbir dan kegembiraan.

Dan pada tahun kedelapan hijriyah, terjadilah Fathu Makkah (hari penaklukan Makkah). Tanpa peperangan besar, tanpa pertumpahan darah yang sia-sia, kota yang mulia itu kembali ke pangkuan Islam.

Para sahabat yang berasal dari Makkah pun kembali ke rumah mereka, pulang ke kampung halaman dengan penuh syukur. Namun, Rasulullah ﷺ berbeda. Beliau tidak langsung pulang ke rumahnya sendiri.

Ada sebuah langkah yang membawanya jauh dari keramaian, menuntunnya ke arah Jannatul Ma’la, tanah sunyi yang menyimpan sebuah makam seorang wanita agung yang pernah menjadi cahaya pertama dalam hidupnya, Sayyidah Khadijah al-Kubro رضي الله عنها.

Sesampainya di sisi makam itu, Rasulullah ﷺ mendirikan sebuah tenda kecil. Beliau duduk, lalu berdiri, lalu kembali duduk, seakan tak kuasa menahan gejolak dalam dadanya. Air matanya jatuh, membasahi bumi Makkah yang kini telah merdeka.

Dengan suara yang bergetar oleh rindu, beliau berkata:
"Wahai Khadijah… sungguh, ucapanmu dahulu kini telah nyata. Wahai Khadijah, agama ini telah menang. Allah telah memenangkan perjuangan kita."

Air mata Rasulullah ﷺ jatuh semakin deras. Beliau mengenang kembali hari-hari awal dakwah yang penuh caci maki, penuh hinaan, penuh ancaman. Di masa-masa itu, tak ada pelukan yang lebih hangat, tak ada semangat yang lebih kokoh, selain dari Khadijah.

"Wahai Rasulullah, jangan khawatir. Demi Allah, sungguh Allah akan memenangkan agama ini." ucapan itu masih terngiang dalam telinga beliau, meski sudah sebelas tahun Khadijah berpulang.

Dua puluh lima tahun lamanya Khadijah menjadi pendamping setia, penenang jiwa, pengorbanan harta dan tenaga, hingga akhirnya ia wafat di masa-masa paling sulit perjuangan. Dan kini, kemenangan Islam benar-benar terwujud, seakan menjadi hadiah bagi cinta dan pengorbanan Khadijah yang tak pernah padam.

Allah pun menurunkan ayat yang mengabadikan peristiwa besar itu:
"Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata." (QS. Al-Fath: 1)

Maka menangislah Rasulullah ﷺ bukan hanya karena kemenangan, tetapi karena rindunya yang dalam kepada Khadijah, wanita pertama yang percaya kepadanya, yang menyerahkan segalanya demi Islam, dan yang kini beristirahat dalam damai di sisi Rabbul ‘Alamin.

Address

Jalan Setia Makmur Sunggal Kanan
Kanan
20128

Telephone

+6285766270263

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Syabaabul_Ghuroba' Official posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share