MWC NU TANON

MWC NU TANON Organisasi Masyarakat Islam yang menjaga faham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah

23/11/2022
Hasil LBM PWNU Jawa Tengah Tentang Pemulasaraan Jenazah Covid-19
11/11/2020

Hasil LBM PWNU Jawa Tengah
Tentang Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Siapakah yang mesti masuk data sebagai warga NU ?Kita yang masih nyekar,ziaroh.Kita yang masih mau Tahlilan Yasinan.Kita...
07/11/2020

Siapakah yang mesti masuk data sebagai warga NU ?
Kita yang masih nyekar,ziaroh.
Kita yang masih mau Tahlilan Yasinan.
Kita yang masih Bancakan,kenduren,kondangan.
Kita yang mau menghargai pendahulunya.
Kita yang Maulidan, Berjanjenan, Dziba'an.
Kita yang mengenal Ngapati, Papatan.
Kita yang tau Pitonan, Tingkepan sampai Terbisan.
Kita yang ngaji Alloh Wujud Qidam Baqo' . . .
Kita yang Sedekah Bumi, Slametan, Nyadran, dsb.
Kita yang NU baik struktural ataupun kultural.

Sudahkah data Anda sekeluarga masuk Sensus ?
Yuk yang belum terdata, atau masih diperantauan, selama KTP masih ikut kecamatan Tanon, hubungi Operator Sensus Desa masing-masing. ๐Ÿ˜€

Mudah kan, gak perlu tanya kesana kemari, gak perlu ribet ngurus administrasi, cukup kirim foto diri Anda, dan foto KTP. Data akan di input oleh Operator.
๐Ÿ˜๐Ÿ˜

18/10/2020

KUPAS TUNTAS PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW.

Maulid Nabi adalah peringatan kelahiran Beliau Saw. yang berisi pembacaan ayat-ayat al-Quran, kisah-kisah seputar Nabi Muhammad Saw. guna mengenang kehidupan Beliau. Biasanya maulid Nabi dilakukan dengan membaca kisah kehidupan Nabi seperti al-Barzanjy, ad-Daibaโ€™iy, Simth ad-Durรขr, menghidangkan makanan, memperbanyak shalawat, mauโ€™idhah hasanah, dan lain-lain. Dengan menjelajahi seluk beluk kehidupan Nabi Saw. banyak hal yang dapat kita pelajari baik dari sisi kemanusian, sosial dan keadilan, karena beliaulah manusia terbaik dan teladan kita yang akan membawa kita pada jalan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ahzรขb ayat 21:

ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽูƒูู…ู’ ูููŠ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูุณู’ูˆูŽุฉูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉูŒ ู„ูู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุฑู’ุฌููˆ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽ ูˆูŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง

โ€œSesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.โ€

Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw.

Peringatan maulid seperti yang kita kenal sekarang sebenarnya baru dirintis oleh penguasa Irbil, yaitu Raja Mudhaffar Abu Saโ€™รฎd Al Kukburi Bin Zainuddin Ali Bin Buktikin. Meski demikian, orang yang melakukannya akan diberi pahala. Imam Suyรปthy mengatakan :

ุณูุฆูู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุนูŽู…ูŽู„ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ู„ูุฏู ุงู„ู†ูŽู‘ุจูŽูˆููŠูู‘ ูููŠ ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽุจููŠุนู ุงู„ู’ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ู ู…ูŽุง ุญููƒู’ู…ูู‡ู ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ุงู„ุดูŽู‘ุฑู’ุนู ูˆูŽู‡ูŽู„ู’ ู‡ููˆูŽ ู…ูŽุญู’ู…ููˆุฏูŒ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุฐู’ู…ููˆู…ูŒ ูˆูŽู‡ูŽู„ู’ ูŠูุซูŽุงุจู ููŽุงุนูู„ูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽูˆูŽุงุจู ุนูู†ู’ุฏููŠ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฃูŽุตู’ู„ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ู„ูุฏู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ู‡ููˆูŽ ุงุฌู’ุชูู…ูŽุงุนู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ูˆูŽู‚ูุฑูŽุงุกูŽุฉู ู…ูŽุง ุชูŽูŠูŽุณูŽู‘ุฑูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ูˆูŽุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ุจูŽุงุฑู ุงู„ู’ูˆูŽุงุฑูุฏูŽุฉู ูููŠ ู…ูŽุจู’ุฏูŽุฃู ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ูˆูŽู…ูŽุง ูˆูŽู‚ูŽุนูŽ ูููŠ ู…ูŽูˆู’ู„ูุฏูู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุขูŠูŽุงุชู ุซูู…ูŽู‘ ูŠูู…ูŽุฏูู‘ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุณูู…ูŽุงุทูŒ ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ููˆู†ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽู†ู’ุตูŽุฑููููˆู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู ุฒููŠูŽุงุฏูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุจูุฏูŽุนู ุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ูŠูุซูŽุงุจู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุตูŽุงุญูุจูู‡ูŽุง ู„ูู…ูŽุง ูููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุชูŽุนู’ุธููŠู…ู ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ูˆูŽุฅูุธู’ู‡ูŽุงุฑู ุงู„ู’ููŽุฑูŽุญู ูˆูŽุงู„ูุงุณู’ุชูุจู’ุดูŽุงุฑู ุจูู…ูŽูˆู’ู„ูุฏูู‡ู ุงู„ุดูŽู‘ุฑููŠูู

โ€œBeliau (Imam Suyรปthy) ditanya tentang perayaan maulid Nabi Saw. pada bulan Rabiul Awwal. Bagaimana hukumnya menurut syaraโ€™ ? Apakah terpuji atau tercela ? Dan apakah orang yang melakukannya diberi pahala atau tidak ? Beliau menjawab, โ€œJawabannya menurutku bahwa asal perayaan maulid Nabi Saw., yaitu manusia berkumpul, membaca al-Quran, dan kisah-kisah teladan Nabi Saw. sejak kelahirannya sampai perjalanan kehidupannya .. Kemudian menghidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka p**ang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu termasuk bidโ€™ah hasanah. Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi Saw., menampakkan rasa s**a cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad Saw. yang mulia.โ€[1]

Jadi sebetulnya hakikat perayaan maulid Nabi itu merupakan bentuk pengungkapan rasa syukur dan senang atas terutusnya Nabi Muhammad Saw. ke dunia ini. Di samping itu, melihat isi dari perayaan maulid Nabi Saw., hal ini termasuk melaksanakan anjuran-anjuran agama. Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki al-Hasani menjelaskan, setidaknya ada tiga hal yang tentu terkandung dalam perayaan maulid Nabi :

1. Pembacaan shalawat pada Nabi Saw. yang keutamaannya sudah tidak diragukan lagi. Di isi dengan sejarah nabi ketika berdakwah, cerita kelahiran beliau dan wafatnya. Sehingga dengan kajian inilah seorang muslim memperoleh gambaran tentang hakikat Islam secara paripurna yang tercermin dalam kehidupan Nabi Muhammad Saw.

2. Peringatan tersebut merupakan sebab atau sarana yang mendorong kita untuk bershalawat pada beliau sehingga termasuk melakukan perintah Allah: โ€œDan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, Maka Sesungguhnya mereka Telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.โ€ (QS al-Ahzรขb : 58)

3. Menceritakan tentang sopan santun dan tingkah laku yang terpuji sehingga seorang muslim akan termotivasi untuk mengikuti perilaku Beliau Saw. Apa lagi diselingi dengan pengajian agama, membaca Al-Quran, bersedekah dan ritual-ritual yang mendapat legalitas syariah.[2]

Penjelasan di atas memberikan pengertian bahwa maulid nabi merupakan tradisi yang baik dan mengandung banyak kegunaan dan manfaat yang akhirnya kembali pada umat itu sendiri.[3]

Hanya yang perlu ditegaskan, peringatan maulid Nabi Saw. tidak terkhusus pada bulan Rabiโ€™ul Awwal saja. Kita dianjurkan untuk selalu memperingati Nabi Muhammad Saw. sepanjang waktu setiap ada kesempatan, lebih-lebih ketika bulan Rabiโ€™ul Awwal dan ketika hari Senin. Memang peringatan maulid Nabi Saw. pada bulan tertentu dan dengan model tertentu tidak mempunyai nash yang tegas. Namun juga tidak ada satu dalilpun yang melarang karena berkumpul untuk bersama-sama mengingat Allah, membaca shalawat dan amal-amal baik lainnya termasuk yang harus selalu kita perhatikan dan kita lakukan. Lebih-lebih pada bulan kelahiran Beliau Saw. di mana rasa keterikatan sejarah akan sangat mendorong masyarakat untuk lebih bersungguh-sungguh dan lebih meresapi apa yang dilakukan dan disampaikan.[4]

Dalil-Dalil Legalitas Perayaan Maulid

Perayaan maulid Nabi Saw. adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah atas kelahiran Beliau. Hal ini diperintahkan oleh agama sebagaimana firman Allah :

ู‚ูู„ู’ ุจูููŽุถู’ู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชูู‡ู ููŽุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽูู’ุฑูŽุญููˆุง ู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู…ูŽู‘ุง ูŠูŽุฌู’ู…ูŽุนููˆู†ูŽ

โ€œKatakanlah, Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.โ€ (QS Yรปnus : 58).

Dalam ayat ini Allah memerintahkan kita untuk bergembira ketika mendapatkan rahmat Allah. Padahal Nabi Muhammad Saw. adalah rahmat yang paling agung sebagaimana firman Allah :

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุงูƒูŽ ุฅูู„ูŽู‘ุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ

โ€œDan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.โ€ (QS. al-Anbiyรข` :107)

Bergembira atas kelahiran Nabi Saw. dianjurkan di setiap waktu dan dalam setiap karunia. Namun anjuran tersebut menjadi lebih pada hari Senin dan bulan Rabiโ€™ul Awwal karena mempunyai keterikatan sejarah.

Nabi sangat memulyakan dan memperhatikan hari kelahiran Beliau sebagaimana tercermin dalam hadits :

ูˆูŽุณูุฆูู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุตูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ูุงุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู , ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฐูŽู„ููƒูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŒ ูˆูู„ูุฏู’ุช ูููŠู‡ู , ูˆูŽุจูุนูุซู’ุช ูููŠู‡ู ูˆูŽุฃูู†ู’ุฒูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ูููŠู‡ู} ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ู…ูุณู’ู„ูู…ูŒ ุนู† ุฃุจูŠ ู‚ุชุงุฏุฉ

โ€œRasulullah ditanya tentang puasa pada hari Senin. Beliau menjawab, โ€œItu adalah hari aku dilahirkan dan hari aku diutus atau wahyu diturunkan padaku.โ€ (HR Muslim dari Abรฎ Qatรขdah)

Betapa Rasulullah memulyakan hari kelahirannya, beliau bersyukur pada Allah SWT pada hari tersebut atas karunianya yang telah menyebabkan keberadaannya yang diungkapkan dengan berpuasa. Di sinilah Nabi telah menanamkan benih-benih perayaan maulid Nabi.

Memang Nabi memperingati hari kelahiran Beliau dengan berpuasa berbeda dengan yang sering dilakukan oleh masyarakat sekarang. Namun hal ini tidak mengapa karena hanya masalah metode. Sedang inti dan tujuannya sama, yaitu memperingati dan mensyukuri kelahiran Beliau. Hal ini tidak jauh beda dengan perintah mengajarkan al-Quran. Sekarang al-Quran diajarkan melalui CD, kaset, dan lain sebagainya, berbeda dengan pada masa Rasulullah Saw. Hal ini tidak mengapa karena hanya dalam metode. Sedang intinya sama yaitu mengajarkan al-Quran.

Nabi SAW selalu memperhatikan waktu-waktu bersejarah yang telah lewat. Ketika tiba masa peristiwa tersebut, Rasulullah Saw. memperingati dan memulyakan hari tersebut. Hal ini tercermin dalam hadits

ุนูŽู†ู’ ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจูŽู‘ุงุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู…ูŽู‘ุง ู‚ูŽุฏูู…ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉูŽ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏูŽ ูŠูŽุตููˆู…ููˆู†ูŽ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ููŽุณูุฆูู„ููˆุง ุนูŽู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฃูŽุธู’ููŽุฑูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูููŠู‡ู ู…ููˆุณูŽู‰ ูˆูŽุจูŽู†ููŠ ุฅูุณู’ุฑูŽุงุฆููŠู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ ูˆูŽู†ูŽุญู’ู†ู ู†ูŽุตููˆู…ูู‡ู ุชูŽุนู’ุธููŠู…ู‹ุง ู„ูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ู†ูŽุญู’ู†ู ุฃูŽูˆู’ู„ูŽู‰ ุจูู…ููˆุณูŽู‰ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุซูู…ูŽู‘ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽ ุจูุตูŽูˆู’ู…ูู‡ู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆุณู„ู… ูˆุบูŠุฑู‡ู…ุง)

โ€œDari Ibn โ€˜Abbรขs ra. Ia berkata, ketika Rasulallah Saw. dan para sahabat tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi sedang puasa Asyuraโ€™ (10 Muharram). Rasulullah Saw. bertanya, โ€œMengapa kalian melakukan puasa tersebut?โ€ Orang yahudi menjawab, โ€œPada hari inilah Allah menenggelamkan Firaun dan menyalamatkan Nabi Musa as. Kami sangat mensyukurinya. Oleh karena itu kami berpuasa. Mendengar jawaban itu, Rasulallah bersabda, โ€œKami lebih berhak untuk memulyakan Nabi Musa as. (dengan berpuasa) daripada kalian.โ€ (HR Bukhari, Muslim, Abi Dawud, dll.)

Peringatan maulid Nabi adalah mengingat perjalanan hidup dan diri Rasulullah Saw. Hal seperti ini termasuk bagian dari anjuran agama. Bila kita perhatikan rangkaian ritual ibadah haji, ternyata mayoritas adalah untuk mengingat peristiwa-peristiwa khusus dan tempat-tempat bersejarah, seperti: saโ€™i Shafa dan Marwah untuk mengingat Siti Hajar ketika mencari air, penyembelihan di Mina, melempar jumrah, dan lain sebagainya.

Manfaat dari bergembira dengan kelahiran Nabi Saw. ternyata juga bisa dirasakan oleh Abu Lahab sebagaimana disampaikan al-Hรขfidh Syamsuddรฎn al-Jazary dalam โ€˜Urf at-Taโ€™rรฎf bi al-Maulid as-Syarรฎf:

โ€œAbu Lahab terlihat dalam mimpi setelah ia mati. Ia ditanya,โ€Bagaimana kondisimu?โ€ Abu Lahab menjawab, โ€œDi neraka. Hanya saja Allah memberi keringanan padaku setiap malam Senin dan aku menghisap air dari antara jariku dengan ukuran segini -ia mengisyarahkan dengan ujung jarinya- semua ini karena aku memerdekakan Tsuwaibah setelah memberitahukan kelahiran Nabi SAW dan karena menyus**an Nabi padanya.โ€[5]

Kisah tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhรขri dalam Kitรขb an-Nikรขh, Ibn Hajar dalam Fath al-Bรขri`, โ€˜Abdur Razรขq as-Shanโ€™รขny dalam al-Mushannaf, al-Baihaqy dalam Dalรข`il an-Nubuwwah, Ibn Katsรฎr dalam al-Bidรขyah, as-Syaibany dalam Hadรข`iq al-Anwรขr, al-Baghawy dalam Syarh as-Sunnah, dan lain-lain.

Abu Lahab yang kafir saja mendapatkan dispensasi siksa karena memulyakan dan gembira atas kelahiran Nabi. Apalagi bila yang bergembira adalah orang Islam. Meskipun kisah ini termasuk kategori hadits mursal, namun dapat diterima karena telah dinukil oleh Imam Bukhari dan menjadi pedoman para ulama. Lagip**a ini dalam permasalahan sejarah bukan dalam hukum.[6]

Tidak setiap perbuatan yang tidak dikenal di masa awal Islam berarti tidak boleh dilakukan. Apalagi dalam permasalahan maulid. Meski model secara utuh yang dikenal sekarang tidak pernah dilakukan di masa awal Islam namun secara parsial, tiap amal yang dilakukan pada perayaan maulid dianjurkan agama. Sehingga perayaan maulid Nabi juga termasuk anjuran agama. Sebab sesuatu yang tersusun dari hal-hal yang dianjurkan berarti juga dianjurkan.[7]

[]WaAllahu aโ€™lam

[1] Jalรขl ad-Dรฎn as-Suyรปthy, al-Hรขwi li al-Fatรขwi, vol.I, hal. 251 โ€“ 252.

[2] Syekh Sayyid Muhamad โ€˜Alรขwy al-Maliki, Fatรขwรฎ Rasรข`il, hal. 180

[3] Sayyid Muhamad โ€˜Alawy al- Maliki, Mafรขhรฎm, tt., hal. 78

[4] Sayyid Muhammad โ€˜Alawy al-Mรขliky al-Hasany, Haul al-Ihtifรขl bi Dzikrรข al-Maulid an-Nabawy as-Syarรฎf,(Kairo : Dรขr Jawรขmiโ€™ al-Kalim), cet.ke-10, 1418 H., hal,11 โ€“ 13.

[5] Sayyid Muhammad โ€˜Alawy al-Mรขliky al-Hasany, Haul al-Ihtifรขl, hal. 17

[6] Yรปsuf Khaththรขr Muhammad, Op.Cit., hal.136

[7] Sayyid Muhammad โ€˜Alawy al-Mรขliky al-Hasany, Haul al-Ihtifรขl, hal. 34

HUKUM SALAT โ€œREBO WEKASANโ€.Assalamuโ€™alaikum Wr. Wb.Sering kita mendengar istilah Rebo Wekasan. Masyarakat meyakini bahwa...
12/10/2020

HUKUM SALAT โ€œREBO WEKASANโ€.

Assalamuโ€™alaikum Wr. Wb.

Sering kita mendengar istilah Rebo Wekasan. Masyarakat meyakini bahwa pada hari itu diturunkan bermacam-macam marabahaya. Banyak pemuka agama yang melakukan shalat berjamaah dengan kaifiyah yang agak beda dengan salat yang lain dengan tujuan supaya Allah menjaga dari macam-macam marabahaya. Bagaimanahkah hukum melakukan salat Rebo Wekasan? terimakasih atas jawabannya.

Wassalamuโ€™alaikum Wr. Wb.

(Idris H.,-Wonosobo Jawa Tengah)

_______________________________

Admin- Waโ€™alaikumsalam Wr. Wb.

Persoalan salat Rebo Wekasan (Rabu terakhir di bulan Shafar) merupakan khilafiyyah (perbedaan pendapat di antara para ulama. Sebagian besar mengatakan bahwa salat Rebo Wekasan tidak disyariatkan dalam Islam, karena tidak terdapat dalil yang secara khusus menjelaskannya. Sehingga apabila ada seseorang niat secara khusus misalkan โ€œSaya niat salat Shafarโ€ atau โ€œSaya niat salat Rebo Wekasanโ€ hukumnya tidak sah bahkan haram. Sebagaimana ungkapan para ulama yang dikutip Syekh Sulaiman al-Jamal:

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉูŽ ุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู…ู’ ุชูุทู’ู„ูŽุจู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽู†ู’ุนูŽู‚ูุฏู’

โ€œHukum asal dalam salat ketika tidak dianjurkan maka tidak sah.โ€[1]

Namun apabila salat Rebo Wekasan diniati salat sunnah mutlak, maka ulama berbeda pendapat. KH. Hasyim Asโ€™ari tetap tegas mengatakan tidak boleh dengan alasan berikut:

ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูุฃูŽุญูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุฏูู„ูŽู‘ ุจูู…ูŽุง ุตูŽุญูŽู‘ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุงูŽู†ูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉู ุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽูˆู’ุถููˆู’ุนู ููŽู…ูŽู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุณู’ุชูŽูƒู’ุซูุฑู’ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ู„ูู„ู’ุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูุฎู’ุชูŽุตูŒู‘ ุจูุตูŽู„ูŽุงุฉู ู…ูŽุดู’ุฑููˆู’ุนูŽุฉู

โ€œTidak boleh bagi setiap individu untuk berdalih dengan hadis shahih Rasulullah: bahwa sesungguhnya salat itu sebaik-baiknya tempat, maka siapa yang berkehendak perbanyaklah atau sedikitkanlah. Alasannya, hadis tersebut hanya ditujukan pada salat yang disyariatkan.โ€[2]

Namun dalam beberapa referensi kitab lain para ulama justru memperbolehkan dengan cara melakukan salat sunah mutlak, seperti dikutip dalam kitab al-Ghunyah, Jawahir al-Khams, dan Kanz an-Najah wa as-Surur. Syekh Abd al-Hamid Quds Al-Makki menegaskan:

๏ป—ู๏ป ู’๏บ–ู ๏ปญูŽ๏ปฃู๏บœู’๏ป ู๏ปชู ๏บปูŽ๏ปผูŽ๏บ“ู ๏บ๏ปŸ๏บผูŽู‘๏ป”ูŽ๏บฎู ๏ป“ูŽ๏ปคูŽ๏ปฆู’ ๏บƒูŽ๏บญูŽ๏บ๏บฉูŽ ๏บ๏ปŸ๏บผูŽู‘๏ปผูŽ๏บ“ูŽ ๏ป“ู๏ปฐ ๏ปญูŽ๏ป—ู’๏บ–ู ๏ปซูŽ๏บฌู๏ปฉู ๏บ๏ปทู’๏ปญู’๏ป—ูŽ๏บŽ๏บ•ู ๏ป“ูŽ๏ป ู’๏ปดูŽ๏ปจู’๏ปฎู ๏บ๏ปŸ๏ปจูŽู‘๏ป”ู’๏ปžูŽ ๏บ๏ปŸู’๏ปคู๏ป„ู’๏ป ูŽ๏ป–ูŽ ๏ป“ู๏บฎูŽ๏บ๏บฉูŽ๏ปฏ ๏ปฃู๏ปฆู’ ๏ปูŽ๏ปดู’๏บฎู ๏ป‹ูŽ๏บชูŽ๏บฉู ๏ปฃู๏ปŒูŽ๏ปดูŽู‘๏ปฆู ๏ปญูŽ๏ปซู๏ปฎูŽ ๏ปฃูŽ๏บŽ ๏ปปูŽ ๏ปณู๏บ˜ูŽ๏ป˜ูŽ๏ปดูŽู‘๏บชู ๏บ‘ู๏ปฎูŽ๏ป—ู’๏บ–ู ๏ปญูŽ๏ปปูŽ ๏บณูŽ๏บ’ูŽ๏บู ๏ปญูŽ๏ปปูŽ ๏บฃูŽ๏บผู’๏บฎูŽ ๏ปŸูŽ๏ปชู

โ€œSaya berkata, termasuk dari bidโ€™ah adalah salat bulan Shafar. Maka siapa yang ingin mengerjakan salat di waktu ini, niat salatnya dengan niat salat sunah mutlak dengan sendirian dan tanpa hitungan tertentu. Sebab salat sunah mutlak itu tidak terikat dengan sebab dan tidak terikat dengan batas.โ€[3] []WaAllahu aโ€™lam

[1] Sulaiman al-Jamal, Hasyiyah al-Jamal, I/511

[2] Hasyim Asyari, sebagaimana dikutip dalam kump**an hasil bahtsul masail PWNU Jawa Timur.

[3] Abd al-Hamid Quds Al-Makki, Kanz an-Najah wa as-Surur, hlm. 22

LOGO Hari Santri 22 Oktober 2020Tahun ini bangsa Indonesia bahkan seluruh dunia sedang menghadapi ujian yang luar biasa,...
17/09/2020

LOGO Hari Santri 22 Oktober 2020

Tahun ini bangsa Indonesia bahkan seluruh dunia sedang menghadapi ujian yang luar biasa, khususnya kita kalangan pesantren dengan adanya wabah pandemi Covid-19. Sampai saat ini pandemi semakin meluas dengan bertambahnya korban di berbagai kalangan dan kluster, dan kita belum tahu pasti sampai kapan ini semua akan berakhir.

Dalam rangka Hari Santri yang akan jatuh pada tanggal 22 Oktober 2020 ini, kami RMI PBNU sengaja mengambil tema *"Santri Sehat Indonesia Kuat"* dengan logo ayo mondok pakai masker, sebagai spirit untuk kita semua selalu menjaga kesehatan, semoga bangsa Indonesia khususnya kalangan pesantren dijauhkan dari fitnah corona, karena dengan Pesantren Sehat maka Indonesia akan Kuat.

Bersama ini RMI PBNU menghimbau kepada kalangan pesantren untuk :

1. Senantiasa menjaga kewaspadaan dan selalu taat protokol serta menerapkannya di lingkungan pesantren
2. Semua warga pesantren terlibat aktif dalam menjaga pesantren dari terpapar covid-19, supaya visi misi pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pemberdayaan akan senantiasa eksis dan berkembang.
3. Mensosialisasikan logo Hari Santri 2020

Demikian, semoga kita semua dijauhkan dari fitnah covid-19, Aamin ๐Ÿ™

Amalan di Bulan Mulia MuharramBerakhirnya buan Dzulhijjah dan datangnya bulan Muharram menjadi penanda tutup tahun bagi ...
27/08/2020

Amalan di Bulan Mulia Muharram

Berakhirnya buan Dzulhijjah dan datangnya bulan Muharram menjadi penanda tutup tahun bagi umat muslim di seluruh dunia. Umat muslim yang memakai penanggalan hijriyah, dengan menggunakan rotasi bulan sebagai rujukannya, memiliki dua belas pergantian bulan dalam setiap tahunnya. Sama persis seperti penanggalan masehi. Bulan pertama adalah bulan Muharram, dan bulan terakhir adalah bulan Dzulhijjah.

Banyak yang istimewa dari bulan Muharram ini. Selain termasuk rangkaian bulan yang dimuliakan dalam agama islam, banyak juga amalan dan doa khusus yang bisa kita amalkan pada saat-saat tertentu di bulan Muharram.

Muharram merupakan bulan kedua yang paling utama untuk melaksanakan ibadah puasa dalam islam, di samping Ramadlan. Setelah bulan Muharram, bulan terbaik untuk berpuasa adalah bulan Rajab, Dzulhijjah, Dzulqodah, kemudian Syaโ€™ban.

Imam Ibnu Hajar pernah meriwayatkan hadits dari Sayyidah Hafshah ra.,

ู…ู† ุตุงู… ุฃุฎุฑ ูŠูˆู… ู…ู† ุฐูŠ ุงู„ุญุฌุฉ ูˆ ุฃูˆู„ ูŠูˆู… ู…ู† ุงู„ู…ุญุฑู…ุŒ ุฌุนู„ู‡ ุงู„ู„ู‡ ูƒูุงุฑุฉ ุฎู…ุณูŠู† ุณู†ุฉ. ูˆุตูˆู… ูŠูˆู… ู…ู† ุงู„ู…ุญุฑู… ุจุตูˆู… ุซู„ุงุซูŠู† ูŠูˆู…ุง

โ€œBarang siapa berpuasa di hari terakhir bulan Dzulhijjah dan hari pertama bulan Muharram, maka Allah swt. akan menjadikannya sebagai pelebur dosa selama lima puluh tahun. Dan puasa sehari di bulan Muharram sama dengan puasa tiga puluh hari di bulan lainnyaโ€

Dikutip p**a dari kitab Ihyaโ€™ Ulumuddin[1] karya Imam Al-Ghazali, beliau pernah menukil satu hadis:

ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ุฃู†ู‡ ู‚ุงู„: ู…ู† ุตุงู… ุซู„ุงุซุฉ ุฃูŠุงู… ู…ู† ุดู‡ุฑ ุงู„ุญุฑุงู… ุงู„ุฎู…ูŠุณ ูˆุงู„ุฌู…ุนุฉ ูˆุงู„ุณุจุชุŒ ูƒุชุจ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู„ู‡ ุนุจุงุฏุฉ ุณุจุน ู…ุฆุฉ ุณู†ุฉ

โ€œBarang siapa yang mau berpuasa di tiga hari pada bulan mulia: hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, maka Allah swt. (memerintahkan pada malaikat untuk) menuliskan baginya pahala beribadah selama tujuh ratus tahun.โ€

Doa-Doa yang Bisa Dibaca di Bulan Muharram

Doa ini bisa dibaca pada sepuluh hari pertama bulan Muharam tiga kali sehari. Faidahnya, siapa yang mau membaca doa ini akan terjaga dari gangguan setan selama setahun penuh.

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู‚ูŽุฏููŠู’ู…ูŒ ูˆูŽู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุนูŽุงู…ู ุฌูŽุฏููŠู’ุฏูŒ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽู‚ู’ุจูŽู„ูŽุŒ ูˆูŽุณูŽู†ูŽุฉูŒ ุฌูŽุฏููŠู’ุฏูŽุฉูŒ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽู‚ู’ุจูŽู„ูŽุชู’ุŒ ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูู‡ูŽุง ูˆูŽู†ูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑู‘ูู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู†ูŽุณู’ุชูŽูƒู’ูููŠู’ูƒูŽ ููŽูˆูŽุงุชูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุดูุบู’ู„ูŽู‡ูŽุงุŒ ููŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ุนูุตู’ู…ูŽุฉูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌููŠู’ู…ู

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุณูŽู„ู‘ูŽุทู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุนูŽุฏููˆู‘ู‹ุง ุจูŽุตููŠู’ุฑู‹ุง ุจูุนููŠููˆู’ุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽู…ูุทู‘ูŽู„ูุนู‹ุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽูˆู’ุฑูŽุงุชูู†ูŽุงุŒ ู…ูู†ู’ ุจูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽูŠู’ุฏููŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽู…ูู†ู’ ุฎูŽู„ู’ููู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽูŠู’ู…ูŽุงู†ูู†ูŽุง ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุดูŽู…ูŽุงุฆูู„ูู†ูŽุงุŒ ูŠูŽุฑูŽุงู†ูŽุง ู‡ููˆูŽ ูˆูŽู‚ูŽุจููŠู’ู„ูู‡ู ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ู„ูŽุง ู†ูŽุฑูŽุงู‡ูู…ู’

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุขูŠูุณู’ู‡ู ู…ูู†ู‘ูŽุง ูƒูŽู…ูŽุง ุขูŠูŽุณู’ุชูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽุŒ ูˆูŽู‚ูŽู†ู‘ูุทู’ู‡ู ู…ูู†ู‘ูŽุง ูƒูŽู…ูŽุง ู‚ูŽู†ู‘ูŽุทู’ุชูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูŽูู’ูˆููƒูŽุŒ ูˆูŽุจูŽุงุนูุฏู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ู ูƒูŽู…ูŽุง ุญูู„ู’ุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ู ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู…ูŽุบู’ููุฑูŽุชููƒูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู‚ูŽุงุฏูุฑูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฐูŽู„ููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ููŽุนู‘ูŽุงู„ู ู„ูู…ูŽุง ุชูุฑููŠู’ุฏู

ูˆูŽุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠู‘ูุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…

โ€œYa Allah, Engkau adalah zat yang Maha Dahulu. Tahun ini adalah tahun baru yang telah menjelang. Dan tahun baru yang telah datang. Kami memohon kepada-Mu kebaikan-kebaikan di tahun ini, dan kami mohon perlindungan dari-Mu dari keburukan-keburukan di tahun ini. Kami mencukupkan diri pada-Mu dari kehilangan-kehilangan kesempatan dan kesibukan-kesibukan di tahun ini. Maka berilah kami rizki bisa terlindung dari setan yang terkutuk. Ya Allah, Engkau memberikan kekuasaan setan yang menjadi musuh bagi kami dan bisa melihat kekurangan-kekurangan kami, bisa mengetahui cela-cela kami, dari depan, belakang, kanan, dan kiri kami. Mereka dan golongan mereka bisa melihat kami sementara kami tak bisa melihat mereka. Ya Allah, putus asakanlah mereka dari kami, sebagaimana Engkau putus asakan mereka untuk mendapatkan rahmat-Mu. Putuskanlah harapan mereka dari kami, sebagaimana engkau menjadikan mereka putus harapan dari pengampunan-Mu. Jauhkanlah mereka dari kami, sebagaimana Engkau menghalangi mereka dari maaf-Mu. Engkaulah Zat yang mampu untuk melakukan hal tersebut, dan Engkaulah Zat yang Maha melakukan atas segala yang Engkau kehendaki. Salawat dan salam semoga selalu terhaturkan untuk junjungan kita Nabi Muhammad saw., keluarga, dan para sahabat.โ€

Amalan di Hari Asyura

Hari asyura (ุนุงุดูˆุฑุงุก) adalah hari kesepuluh bulan Muharram. Hari ini bisa dibilang salah satu hari yang paling khusus dan istimewa pada bulan tersebut. Dulu, sewaktu Nabi Muhammad saw. tiba di Madinah, orang-orang Yahudi Madinah selalu berpuasa pada hari tersebut. Nabi lalu menganjurkan p**a kepada umatnya untuk berpuasa pada hari tersebut. Hanya saja beliau menambahkan p**a kesunnahan puasa pada sehari sebelumnya, agar berbeda dengan tradisi orang-orang Yahudi. Puasa hari kesembilan itu disebut puasa tรขsuโ€™a. Pahala puasa pada hari asyura sendiri sangat besar. Diriwayatkan dari sahabat โ€˜Abdullah bin โ€˜Abbas ra., bahwasanya Rasulullah saw. pernah bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุญูŽุฑู‘ูŽู…ู ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุซูŽูˆูŽุงุจูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉู ุขู„ุงูู ู…ูŽู„ูŽูƒู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุญูŽุฑู‘ูŽู…ู ุฃูุนู’ุทููŠูŽ ุซูŽูˆูŽุงุจูŽ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉู ุขู„ูŽุงูู ุญูŽุงุฌู‘ู ูˆูŽู…ูุนู’ุชูŽู…ูุฑู ูˆูŽุนูŽุดู’ุฑูŽุฉู ุขู„ุงูู ุดูŽู‡ููŠุฏู ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุณูŽุญูŽ ูŠูŽุฏูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุฃู’ุณู ูŠูŽุชููŠู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ุฑูŽููŽุนูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู„ูŽู‡ู ุจููƒูู„ู‘ู ุดูŽุนู’ุฑูŽุฉู ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉู‹ ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ููŽุทู‘ูŽุฑูŽ ู…ูุคู’ู…ูู†ู‹ุง ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ููŽูƒูŽุฃูŽู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฃูŽูู’ุทูŽุฑูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ุฌูŽู…ููŠุนู ุฃูู…ู‘ูŽุฉู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ุจูŽุนูŽ ุจูุทููˆู†ูŽู‡ูู…ู’

โ€œBarang siapa yang berpuasa pada hari asyura di bulan Muharram, maka Allah SWT akan memberikannya pahala sepuluh ribu malaikat. Dan barang siapa yang mau berpuasa pada hari asyura di bulan Muharram, maka ia akan diberikan pahala sepuluh ribu orang yang menunaikan ibadah haji, umrah, dan sepuluh ribu pahala orang yang mati syahid. Dan siapa yang mengusap kepala anak yatim pada hari asyura, maka Allah swt. akan mengankat ntuknya, setiap helai rambut satu derajat. Dan barang siapa yang memberi hidangan berbuka pada malam asyura, maka seakan-akan ia memberikan hidangan berbuak untuk seluruh umat Muhammad saw., dan mengenyangkan perut mereka semua.โ€ [2]

Pada malam asyura dianjurkan untuk tidak tidur, menghidupkan malam harinya. Karena faidah dan fadhilahnya sangatlah besar. Kita dapat menghidupkan malam asyura dengan membaca Alquran, mendengarkannya, atau melantunkan zikir-zikir yang warid, telah diajarkan nabi.

Pada siang harinya kita juga tak luput dari anjuran untuk senantiasa berdoa dan membaca tasbih. Dalam kitab Fadhรขil Al-โ€˜ร‚syรปriyyah, yang dikutip p**a dalam kitab Kanzun Najah wa Surur, siapa yang mau membaca โ€œHasbunallรขh wa niโ€™mal wakรฎl, niโ€™mal mulรข wa niโ€™ma al-nashรฎrโ€ sebanyak tujuh puluh kali maka Allah swt. akan mencegahnya dari keburukan pada tahun tersebut.[]

[1] Ihya Ulumuddin Jilid 1 Hal 237.

[2] Hadis marfuโ€™ dalam kitab Tanbihul Ghafilin. Hal 139. Cet. Haramain.

Pelaksanaan BIMTEK dari PC NU Sragen, di MWC NU Tanon.Sukseskan Sensus warga NU di daerah Anda.Pastikan Anda sekeluarga ...
23/08/2020

Pelaksanaan BIMTEK dari PC NU Sragen, di MWC NU Tanon.

Sukseskan Sensus warga NU di daerah Anda.
Pastikan Anda sekeluarga terdata dan memiliki KARTANU.

Sukseskan !!!Sensus Warga NU & KARTANU 2020Pastikan Anda dan keluarga terdata sebagai warga Nahdlatul Ulama.
22/08/2020

Sukseskan !!!
Sensus Warga NU & KARTANU 2020
Pastikan Anda dan keluarga terdata sebagai warga Nahdlatul Ulama.





Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.Telah berp**ang ke rahmatullah KH. Hasyim Wahid (Gus Im) di RS. Mayapada Jakarta, pada...
01/08/2020

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Telah berp**ang ke rahmatullah KH. Hasyim Wahid (Gus Im) di RS. Mayapada Jakarta, pada hari Sabtu (01/08/2020).

Semoga Allah menerima semua amal ibadahnya, serta mengampuni semua dosa dan kesalahannya.
ุงู…ูŠู† ูŠุงุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

https://nu.or.id/post/read/122007/gus-im--adik-kandung-gus-dur-berp**ang

16/07/2020

Kembali kami kehilangan sang Tokoh..!!!

ุฅู†ุงู„ู„ู‡ ูˆุฅู†ุง ุฅู„ูŠู‡ ุฑุงุฌุนูˆู†

Keluarga besar PCNU Sragen mengucapkan turut berduka atas wafatnya Dr. KH. Mahmudi, M. Si (Wakil Rais Syuriyah PCNU Sragen) .

Semoga Allah tempatkan beliau di tempat yang Mulia, Bisirril Faatihah, Aamiin... .





Innnalillahi wainna ilaihi rooji'uun. Ngaturi perso bilih simbah abu darda' putri ( simbah nyai musta'inah) Ibu saking K...
04/06/2020

Innnalillahi wainna ilaihi rooji'uun.

Ngaturi perso bilih simbah abu darda' putri ( simbah nyai musta'inah) Ibu saking K.H. Ma'shum Canden, kapundut wonten ngarso Alloh SWT.
Mugi husnul khotimah.
Amiiin

Address

Canden, Ds. Ketro, Kec. Tanon
Kab. Sragen
57277

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MWC NU TANON posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share