02/02/2025
Tiga Nasihat Dik Doank tentang Wakaf
Siang itu, saya & mas berkesempatan silaturahmi dengan Om Dik Doank, di Kandang Jurang Doamk Ditemani kopi hitam, saya diterima dengan penuh hikmah. Sebagai sosok yg pernah beruruaan dengan sengekta wakaf, saya meminta nasihat dan tips.
Nah, ini dia 3 nasihat Om Dik Doank tentang wakaf.
1. Wakaf Itu Bukan Tentang Kita
Dia menatap langit sebentar, lalu berkata,
"Wakaf itu bukan tentang siapa yang pegang, siapa yang paling ngerti, atau siapa yang paling berkuasa. Wakaf itu tentang manfaat yang nggak boleh berhenti.”
Saya terdiam. Benar juga, sering kali orang yang mengurus wakaf terjebak dalam perasaan memiliki, seolah tanpa mereka, wakaf akan hancur. Padahal, yang harus dijaga bukan cuma asetnya, tapi juga niatnya. “Jangan merasa paling penting, karena wakaf itu milik umat, bukan milik kita,” tambahnya.
2. Jangan Jaga Wakaf dengan Ego
Saya mengangguk, lalu bertanya, “Tapi gimana kalau ada yang salah kelola? Masa kita diem aja?”
Dik Doank tersenyum, “Bukan diem, tapi jangan pakai ego. Kebenaran nggak perlu dibela pake emosi, dia bakal nemuin jalannya sendiri.” Dia cerita tentang orang-orang yang terlalu sibuk mengklaim kebenaran sampai lupa bahwa tugas mereka cuma satu: memastikan wakaf tetap berjalan untuk kebaikan. “Kalau lu ngurus wakaf tapi sibuk ngerasa paling bisa, paling ngerti, yakin deh, lu udah meleset. Yang penting itu niat dan cara kerja yang bener.”
3. Jaga Husnuzhan, Bukan Kecurigaan
Saya sempat nyeletuk,
“Tapi kan banyak juga yang nyalahgunain wakaf?”
Om Dik Doank menghela napas, “Iya, tapi jangan sampai kita sibuk curiga sampai lupa percaya sama yang bener.” Menjaga wakaf bukan berarti selalu berpikir buruk, tapi juga memberi ruang buat kebaikan berkembang. “Lu nggak bisa ngurus wakaf dengan kepala penuh kecurigaan. Harus ada keseimbangan antara ketegasan dan husnuzhan,” katanya.
Menjelang tengah siang obrolan kami selesai dengan secangkir kopi yang hampir dingin. Tiga nasihat itu masih saya ingat sampai sekarang: Wakaf bukan tentang kita, jangan jaga dengan ego, dan selalu jaga husnuzhan. Wakaf itu amanah
Hatur nuhun Om