26/10/2025
2 Timotius 3:10-17
- 3:10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.
- 3:11 engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.
- 3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,
- 3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.
- 3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
- 3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.
- 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
- 3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
Konteks dan Makna
Bagian ini dari 2 Timotius adalah nasihat Paulus kepada Timotius mengenai cara hidup dan pelayanan yang benar. Paulus mengingatkan Timotius tentang teladan yang telah ia berikan melalui ajaran dan cara hidupnya .
- Ayat 10-11: Paulus menekankan bahwa Timotius telah menyaksikan sendiri bagaimana Paulus hidup, termasuk imannya, kesabarannya, kasihnya, dan ketekunannya dalam menghadapi penganiayaan .
- Ayat 12-13: Paulus memperingatkan bahwa orang yang hidupSaleh akan menderita aniaya, sementara orang jahat akan semakin jahat .
- Ayat 14-15: Paulus menasihati Timotius untuk berpegang pada kebenaran yang telah diajarkan kepadanya dan mengingatkan bahwa Kitab Suci, yang telah dikenal sejak kecil, memberikan hikmat dan menuntun kepada keselamatan melalui iman kepada Kristus Yesus .
- Ayat 16-17: Paulus menjelaskan bahwa seluruh Kitab Suci diilhamkan oleh Allah dan bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik dalam kebenaran, sehingga setiap orang percaya diperlengkapi untuk melakukan perbuatan baik.