24/12/2022
HABIB LUTFI: INDONESIA DIJAGA OLEH PARA WALI ALLAH
Menurut Habib Muhammad Luthfi bin Yahya ikut menjaga Indonesia, bumi Nusantara dari Sabang sampai Merauke. Karena itu, Habib Luthfi meminta kepada siapa pun untuk tidak macam2 dengan Indonesia. “Indonesia sampai sekarang ini dijaga oleh para wali Allah, baik yg masih hidup maupun yang secara kasat mata sudah meninggal dunia. Bumi Indonesia ini bertuah dan siapa saja yg mencoba menghancurkan Indonesia akan kualat besar. Jangan macam-macam,” ujar Habib Luthi dalam Tausiyah Kebangsaan di Makodim 0718/Pati.
Keturunan Nabi Muhammad Saw ini menjelaskan, para wali Allah tidak terima jika ada seseorang yang mencoba menghancurkan Indonesia. Namun, Habib Luthfi tidak menjelaskan secara terperinci siapa nama2 Wali Allah yg masih hidup sampai sekarang di Indonesia.
Dimungkinkan, beliau adalah Wali Songo seperti Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, Kanjeng Sunan Kalijaga, Sunan Gunung Jati, Sunan Drajad, Sunan Giri, dan sunan2 lainnya yg memiliki kedekatan dengan Allah. Sehingga mereka diberi tugas untuk menjaga Indonesia.
Tidak salah jika ada yg mengatakan, Indonesia adalah bumi keramat, tanah Nusantara yg dijaga, direksa oleh para waliyullah, termasuk para walisongo di Tanah Jawa. Maka, siapa pun yang berani macam2 dgn Indonesia, dia akan kena karma atau kuwalat.
Sebab, Habib Luthfi sendiri menyebutkan bahwa Indonesia akan memberikan kualat atau karma kepada seseorang yg berani mencoba2 merongrong dan berniat jahat pada bangsa Indonesia. “Wali2 pada bantu Indonesia. Jangan macam2, karena para wali yg menjaga bumi Nusantara tidak terima,” tegas Habib Luthfi dari ceramahnya di Makodim 0718/Pati.
BUKU PENTING yang mengulas tentang Wali Songo yang masih sangat terbatas dibaca adalah karya Syaikh Abul Fadhol Senori Tuban dengan judul asli Ahla al-Musamarah fi Hikayat al-Aulia’ al-Asyrah yang kemudian diterbitkan versi terjemah dengan judul “Silsilah Sepuluh Wali Sebuah Perjuangan dan Islamisasi di Tanah Jawa”. Klik Link https://bit.ly/3iVfqb5 untuk info pemesanan buku mbah Fadhol
Mbah Fadal menulis kitab ini diniatkan untuk pelajaran dan pengingat bagi generasi mendatang. Menurut Mbah Fadal dalam pengantar kitab yang ditulis tahun 1381 H ini, mengetahui sejarah sangat penting bagi orang yang mau berfikir dan mengambil pelajaran dari umat terdahulu dan Allah SWT menyuruh kita untuk berjalan di penjuru bumi untuk memperhatikan bekas-bekas umat terdahulu. Buku ini mengulas tentang geneologi (silsilah) para penyebar Islam di Nusantara, meskipun jika dibaca oleh sebagian kelompok (Islam kanan) tidak akan sepakat dengan dalih terlalu menyederhanakan proses penyebaran Islam di Nusantara jika hanya mengkultuskan Wali Songo.