12/12/2024
Istiqomah dalam menetapi QHJ
==============================
(Jangan Ragu, Jangan Terpengaruh)
بسم الله الرحمن الرحيم
Para bapak/ibu, mas/mbak, serta saudar/i semua, supaya difahami bahwa Surga dan Neraka itu milik Allah, sedangkan jalan menuju surga dan jalan menuju neraka itu sudah dijelas²kan oleh Allah melalui para Nabi lewat wahyu yang dibawa oleh malaikat Jibril.
Jadi jalan menuju neraka itu Jelas, jalan menuju surga itu juga jelas. Semuanya jelas, tinggal kita mau milih jalan yang mana ??, jangan sampai kita salah pilih. Kalau salah pilih dalam PEMILU itu getunnya paling mentok hanya 5 tahun, tapi kalau urusan surga neraka, getunnya itu kholidina fiiha abada... dan itu gak bisa diulang... Mbalik ke dunia lagi sudah gak bisa.
Makanya hidup sekali ini, kita harus bener² istiqomah dalam menetapi kebenaran/menetapi jalan yang benar untuk menuju surga. Lhaa jalan yang benar itu adalah dengan menetapi QHJ.
Q = al-Quran yang merupakan firman Allah
H = al-Hadist yang merupakan sunnah Nabi
J = al-Jamaah yang merupakan BENTUK ASLI agama islam, yaitu dengan ber-Imam, ber--Baiat, dan ber-Taat karena Allah
Ingat !! Hanya dengan menetapi QHJ tok ini, yang merupakan jalan satu²nya jalan yang bisa mengantarkan kita menuju ke surga, tidak ada jalan lain, catet !!
Kalau urusan dunia, masih ada istilah "banyak jalan menuju Roma, Jakarta, Bandung, Surabaya, dll".... Tapi untuk urusan akhirot, jalannya hanya ada satu, tidak ada jalan selainnya !!
وَاَنَّ هٰذَا صِرَاطِيْ مُسْتَقِيْمًا فَاتَّبِعُوْهُ ۚ وَلَا تَتَّبِعُوْا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِهٖ ۗ ذٰلِكُمْ وَصّٰٮكُمْ بِهٖ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
Artinya : "Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-An'am 6: Ayat 153)
👉 Jadi jalan menuju kebenaran/jalan menuju surga itu hanya ada SATU
👉 Jika satu jalan ini sudah diketahui kebenarannya, maka jalan selain itu PASTI salah, catet !!
Ini sesuai dengan Firman Allah di ayat yang lain :
فَذٰلِكُمُ اللّٰهُ رَبُّكُمُ الْحَـقُّ ۚ فَمَا ذَا بَعْدَ الْحَـقِّ اِلَّا الضَّلٰلُ ۚ فَاَنّٰى تُصْرَفُوْنَ
Artinya : "Maka itulah Allah, Tuhan kamu yang sebenarnya, maka tidak ada setelah kebenaran itu melainkan kesesatan. Maka mengapa kamu berpaling (dari kebenaran)?". (QS. Yunus 10: Ayat 32)
Maka, ketika QHJ ini sudah diketahui merupakan jalan yang benar, maka jalan selain menetapi QHJ itu PASTI sesatnya, PASTI salahnya
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ
Artinya : bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Telah aku tinggalkan untuk kalian, dua perkara yang kalian tidak akan sesat selama kalian berpegang teguh dengan keduanya; Kitabullah (al-Quran) dan Sunnah Nabi-Nya (al-Hadist)." HR. Malik fiil Muwatho'
مَنْ أَرَادَ بُحْبُوحَةَ الْجَنَّةِ فَلْيَلْزَمْ الْجَمَاعَةَ
Artinya : Barangsiapa yang menginginkan berada ditengah²nya surga, maka hendaklah ia menetapi Al Jama'ah". HR. Tirmizdi
Jadi menurut dalil² diatas, bahwa QHJ itu dijamin kebenarannya, dijamin merupakan jalan yang benar, jalan yang bisa mengantarkan ke surga bagi yang mau menetapinya. Sebaliknya, jalan selain menetapi QHJ sudah dipastikan merupakan jalan yang salah, jalan yang keliru, jalan yang sesat, sehingga kalau dilewati tidak akan membawanya sampai ke surga.
Begitulah undang² dari Allah. Allah hanya membuat satu jalan yang benar. Kalau kita mau masuk surga, maka harus dan wajib melewati jalan satu ini. Gak ada istilah jalan sini benar, jalan sana juga benar, jalan situ pun juga benar, alias ada banyak jalan menuju kebenaran, gak ada !!
Kita gak bisa protes, yang kita bisa hanyalah taat dan menerima undang² tersebut, lalu berusaha untuk mengamalkan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
Maka bisa dikatakan bahwa orang yang SUKSES itu adalah orang yang ISTIQOMAH sampai ajal menjemput tetep menetapi QHJ, tidak ragu², tidak terpengaruh, tidak mrezel, tetep madep mantep di dalam QHJ.
Hasilnya ??... Oooo luar biasa !! .... Hasilnya adalah surga, dimana surga itu tempatnya segala kenikmatan yang kekal abadi selama²nya. Di dalam surga itu serba enak, keadaannya senang terus, gak ada orang susah, gak ada orang sedih, gak ada orang capek, gak ada orang stress, tiap hari ditemani bidadari yang cuaaantik², makan minum sak puasnya gak pernah kenyang, gak ada BAK dan BAB, perabotan rumahnya terbuat dari emas dan berlian, wes pokoke di surga iku pooooool nikmatnya 😊😊
Sedangkan orang yang BL00N adalah orang yang KEBLINGER, sudah bener² menetapi QHJ, eh malah ragu², malah terpengaruh, malah mrezel, ikut²an JeRK mbalik jadi jahiliyah lagi, mbalik jadi firqoh dholalah lagi, nauzdu billah min zdalik.
Endingnya orang firqoh dan mrezel menjadi jahiliyah itu kemana ?? Yaa ke neraka !! Berdasarkan dalil dibawah ini :
وَيَدُ اللَّهِ مَعَ الْجَمَاعَةِ وَمَنْ شَذَّ شَذَّ إِلَى النَّارِ
Artinya : "Tangan (pertolongan) Allah beserta Al-Jama'ah, dan barangsiapa menyendiri (mrezel dari jamaah) maka menyendirinya dia itu masuk neraka." HR. Tirmizdi
الْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَالْفُرْقَةُ عَذَابٌ
Artinya : "(menetapi) jamaah adalah rahmat (surga), sedangkan (menetapi) firqoh adalah adzab (neraka)." HR. Ahmad.
Di neraka itu tempatnya segala siksaan dan penderitaan yang tidak ada habisnya, kekal abadi selama²nya, deblek terus, susah terus, sengsara terus, minumannya saja dari nanah wuk, makanannya dari duri zakum, ketika duri zakum ditelan sama ahli neraka maka tengorokannya langsung robek, dan ketika sampai ke usus, maka ususnya mbrodol², begitu teruuuus gak ada habisnya, laa yamutu walaa yahya.... Mereka seperti mati tapi hidup, hidup tapi seperti mati.... Nauzdu billahi min zdalik.
Sekali lagi, jalan menuju surga itu JELAS, jalan menuju neraka juga JELAS. QHJ jelas benarnya, selain QHj jelas salahnya. Tinggal kita mau pilih jalan yang mana ??
MIKIR !!!!
SEMOGA TERCERAHKAN ....
Note : gambar hanya pemanis..... Ingat itu hanya gambar anime, bukan bidadari 😃😃