29/07/2026
🌱 Puluhan Tahun Diejek Karena Menanam Pohon… Kini Ribuan Orang Menikmati Air Berkat Perjuangannya. Kisah Mbah Sadiman Bikin Merinding!
“Selama puluhan tahun, Mbah Sadiman dianggap gila. Padahal, yang ia lakukan hanyalah menanam pohon.”
Awal 1990-an, Perbukitan Gendol di Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, mulai kehilangan pepohonannya. Hutan yang dulu rimbun berubah tandus, tanah mengering, dan mata air yang menjadi tumpuan hidup warga satu per satu menghilang.
Melihat kondisi itu, Mbah Sadiman memilih bertindak. Dengan penghasilannya sebagai penyadap nira, ia membeli bibit pohon beringin sedikit demi sedikit. Bahkan, ia rela menukar kambing peliharaannya demi mendapatkan lebih banyak bibit untuk ditanam.
Hampir setiap hari, ia berjalan menyusuri lereng bukit, menanam pohon seorang diri. Tidak sehari, tidak setahun, melainkan lebih dari dua dekade. Banyak orang menertawakan dan menganggap usahanya sia-sia karena pohon-pohon itu tidak memberikan keuntungan secara langsung.
Namun Mbah Sadiman tidak pernah berhenti.
Puluhan tahun kemudian, ribuan pohon yang ia tanam berhasil menghijaukan sekitar 250 hektare perbukitan. Akar-akar pohon kembali menyimpan air hujan, dan mata air yang sempat mengering mulai mengalir lagi.
Kini, air tersebut dimanfaatkan oleh ribuan warga di beberapa desa untuk kebutuhan sehari-hari hingga mengairi lahan pertanian.
Mbah Sadiman tidak meninggalkan gedung megah atau harta yang melimpah. Ia meninggalkan hutan yang kembali hidup, mata air yang kembali mengalir, dan pelajaran bahwa satu orang yang mau peduli bisa mengubah masa depan banyak orang.
💚 Kadang, orang yang dianggap gila hari ini justru menjadi pahlawan yang dikenang di masa depan. Semoga kisah Mbah Sadiman menginspirasi kita untuk menjaga alam, sekecil apa pun langkah yang kita mulai.