TBM Mamboru

TBM Mamboru Berbahagialah orang yang membawa damai.

07/06/2024

Ketika susu basi, ia menjadi yoghurt. Yoghurt lebih bernilai daripada susu. Jika bahkan menjadi lebih basi, ia berubah menjadi keju. Keju lebih bernilai daripada yoghurt dan susu. Dan jika jus anggur menjadi asam, ia berubah menjadi anggur, yang bahkan lebih mahal daripada jus anggur.

Anda tidak buruk karena Anda membuat kesalahan. Kesalahan adalah pengalaman yang membuat Anda lebih bernilai sebagai pribadi.

Christopher Columbus membuat kesalahan navigasi yang membuatnya melenceng dari tujuannya untuk menemukan route baru ke Asia, tapi malah menemukan benua Amerika.
Kesalahan Alexander Fleming membawanya menemukan Pen*silin.

Jangan biarkan kesalahan membuat Anda terpuruk.
Selain latihan yang membuat sempurna. Kesalahan yang kita pelajaripun membuat kita belajar untuk lebih sempurna!

03/06/2024

BEREAKSI POSITIF DAN BERTINDAK BIJAK

”Takut akan Allah mendatangkan hidup,
maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa malapetaka.”
(Amsal 19:23)

Jika kita Berpikir, Berpikirlah yang besar,‎
Jika kita Bermimpi, Bermimpilah yang indah,‎
Jika kita Melakukan sesuatu, Lakukanlah yang Terbaik.

Taburlah PIKIRAN,
maka kita akan menuai TINDAKAN;‎
Taburlah TINDAKAN,
maka kita akan menuai KEBIASAAN;‎
Taburkan KEBIASAAN,
maka kita akan menuai KARAKTER;‎
Taburlah KARAKTER,
maka kita akan menuai BUAH DARI KARAKTER.

Kita harus Belajar untuk Bereaksi Positif dan Bertindak dengan Bijak ketika sesuatu menimpa hidup kita,‎
Bereaksi Positif artinya kita tidak panik dan menyikapi masalah yang datang dengan Bijak.

Seorang bijak berkata,
“KITA TAK DAPAT MENCEGAH SESUATU PERISTIWA DATANG DALAM HIDUP KITA,
TETAPI KITA BISA MENENTUKAN SIKAP KETIKA ADA MASALAH MENIMPA HIDUP KITA.”

Apapun yang kita lakukan,
tidak berarti tak akan ada masalah dalam perjalanan hidup kita.

Masalah boleh datang dalam hidup kita,
tapi ketika kita Bereaksi Positif dan Bertindak dengan Bijak,
maka pastilah kita akan bisa melaluinya dengan Baik.

Jangan pernah berkata, ‎Terlalu tua untuk memulai sesuatu yang baru, k‎arena untuk segala sesuatu ada saatnya;‎
Jangan pernah berkata ‎Terlalu terlambat untuk memulai sesuatu yang baik, k‎arena kebaikan tidak pernah mengenal kata terlambat;‎
Jangan pernah mengandalkan kekuatan dan pikiran kita sendiri, k‎arena kekuatan dan pikiran kita ada batasnya.

Andalkan segala sesuatunya pada TUHAN, dan‎ percayalah dengan sepenuh hati kepadaNYA,
Karena bagi DIA tak ada sesuatu pun yang mustahil,
Karena TUHAN MAHA TAHU rancangan apa yang mendatangkan KEBAIKAN untuk KEHIDUPAN kita,‎
Karena kita begitu berharga di mataNYA, ‎TUHAN telah merancangkan yang TERBAIK buat kita semua.

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”
(Roma 8:28)

Goϑ ϐlešš Yoυ

30/05/2024

FAKTOR X VERSUS PROTAP

Faktor X melampaui Protap" (Kis. 27:1-44).
Ini pelayaran Paulus yang cukup berat. Ia harus ke Italia utk naik banding kpd Kaisar. Ya, ia berlayar sbg tawanan. Bersama dia ada juga tawanan-tawanan lain. Tidak mudah perjalanan itu. "...kami hampir-hampir tidak maju dan dengan susah payah kami mendekati Knidus..."(ayat 7). ,Toh mereka berusaha. Mereka tiba di Pelabuhan Indah" (ayat 8). Tetapi waktu sudah banyak hilang. Menurut Protap mestinya mereka tiba tepat waktu. Sekarang, malah waktu puasa sudah hilang.
Yang menarik, Paulus tampil memberi nasihat. "Saudara-saudara, aku lihat bhw pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal tetapi juga nyawa kita." Paulus memberi nasihat? Siapa dia? Dia bukan pelaut, toh berani-beraninya bicara tentang perkara-perkara laut. Apalagi sebagai tawanan. Menurut Protap tawanan tidak boleh bicara. Apalagi memberi nasihat. Karena itu wajarlah kalau perwira pengawal Paulus itu lebih percaya kpd jurumudi dan nahkoda. Ya, wajar karena mereka punya Protap, bgmn menangani kapal yang sedang dalam bahaya. Sesuai dengan Protap, kapal diperintahkan terus berlayar. Mereka ingin tiba cepat di Feniks di p**au Kreta. Mereka ingin tinggal di sana selama musim dingin. Menarik. Seakan-akan Protapnya berlaku. "Pada waktu itu angin sepoi-sepoi bertiup dari selatan. Mereka menyangka bahwa maksud mereka sudah tentu akan tercapai. Mereka membongkar sauh, lalu berlayar dekat sekali menyusur p**au Kreta." (ayat 13). Semua sesuai dengan Protap kan?
Eh, ternyata tidak. Tiba-tiba saja turun puting-beliung. Protapnya kocar-kacir. Kapal bahkan tdk tahan menghadapi angin haluan. Putus asa. Biarkan kapal terombang-ambing. Protap? Boleh jadi. Atau malah sikap fatalistis. Menyerah? Tidak juga. Mereka masih punya sekoci. Ini juga Protap. Turunkan layar. Toh tetap membiarkan kapal terombang-ambing. Protap tidak berlaku lagi. Besoknya mereka membuang muatan. Begitu juga alat-alat kapal ikut dicampakkan. Protap? Laporan Lukas:"'..akhirnya putuslah segala harapan kami utk menyelamatkan diri kami."(ayat 20).
Tetapi di tengah-tengah keputusasaan itu tampil Paulus. Eh, Paulus lagi. Bukan pelaut. Tawanan p**a. Ia berkata:"Saudara-saudara, jika sekiranya nasihatku dituruti, supaya kita jangan berlayar dari Kreta, kita pasti terpelihara dari kesukaran dan kerugian ini." Toh, nasi sdh jadi bubur. Namun ada penghiburan:"Tetapi sekarang, juga dlm kesukaran ini, aku menasihatkan kamu supaya kamu tetap tabah hati, sebab tidak ada seorangppun yang binasa." Ah, tahu dari mana Si Paulus itu. Menurut Protap mesti ada yang binasa atau dibinasakan, dan ada yang selamat. Tahu dari mana? Ada faktor Xnya. Bukan X biasa. Tetapi X BESAR. Itulah Allah, Sang Bapa yang mengintervensi ke dalam berbagai protap kita, bgmnpun rapihnya disusun. Paulus lagi-lagi:"Namun kita harus mendamparkan kapal ini di salah satu p**au." Wah, ini bukan nasihat dari jurumudi atau nahkoda. Menyalahi Protap lagi, sebab pemberi nasihat bukan seorang profesional. Singkat ceritera, mereka kandas. Lalu, sesuai Protap, orang-orang tawanan harus dibunuh. Tetapi tidak terjadi. Menyalahi Protap lagi. Mengapa? Ada intervensi dari X BESAR itu, Allah, Sang Bapa yang disembah Paulus, yang ditemuinya sebagai Kristus yang bangkit.
Apa pelajaran untuk kita? Mazmur 19 mengatakan, Tuhan mengatasi alam-semesta, dan alam menceriterakan kemuliaan Allah. Juga dalam topan. Ttp Dia juga menghentikannya. Kedua, kita hidup dalam berbagai lembaga yang membutuhkan Protap dan aturan-aturan. Tanpa itu. lembaga tidak berjalan. Tetapi kita jgn ditawan oleh berbagai Protap. Protap bukan segala-galanya. Protap harus berfungsi secara manusiawi. Baru-baru Presiden mengungkapkan bhw kita memiliki 43 ribu aturan yang saling tumpang-tindih dan bertentangan. Protap dibuat untuk manusia, bukan manusia untuk Protap. Ketiga, kalau ini terjadi maka akan ada Faktor X BESAR yang akan mengintervensi. Untuk itu seyogianyalah kita terbuka kepada intervensi itu. Hanya dengan demikianlah transformasi sejati bisa terjadi.
(Renungan ini disampaikan Pdt. A. A. Yewangoe, pada Kebaktian Rutin Paramount Enterprise, 31 Mei 2016).

25/05/2024

*"KIRANYA TUHAN ALLAH SELALU MENYERTAI KITA"*

"Kiranya Tuhan Allah kita, menyertai kita sebagaimana Ia telah menyertai nenek moyang kita, janganlah Ia meninggalkan kita dan janganlah Ia membuangkan kita". (1 Raja-raja 8 : 57)

Penyertaan Tuhan sangat penting bagi umat-Nya. Penyertaan Tuhan memberikan kekuatan, perlindungan dan bimbingan dalam menjalani hidup. Bagi kita orang Kristen, penyertaan Tuhan juga sangat penting karena itu mari kita pelihara persekutuan kita dengan Tuhan melalui doa, mendengar firman-Nya dan melakukannya. Pentingnya kesetiaan kepada Tuhan. Kesetiaan umat kepada Tuhan membuat Tuhan tidak membuang mereka. Hal ini berarti bahwa kesetiaan kepada Tuhan yang diwujudkan dengan melakukan perintah-Nya dan hidup sesuai dengan firman-Nya.
Bagi kita orang Kristen, kesetiaan kepada Tuhan merupakan ucapan syukur kita kepada Tuhan atas keselamatan yang sudah dianugerahkan kepada kita di dalam Yesus Kristus.

Pentingnya doa, Salomo memohon agar Tuhan mendengarkan doa umat-Nya. Doa merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan untuk memohon pertolongan Tuhan. Bagi umat Kristen doa adalah nafas kehidupan rohani kita. Karena itu, betapa pentingnya doa yang teratur dalam kehidupan rohani kita.

Salomo memohon kepada Tuhan agar hati umat-Nya dicondongkanya kepada-Nya. Hati yang dicondongkan artinya hati yang mengasihi Tuhan. Hati yang condong kepada Tuhan akan selalu ingin menyenangkan hati Tuhan dengan melakukan kehendak Tuhan. Bagi orang Kristen, memiliki hati yang condong kepada Tuhan, artinya mengasihi Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh dengan melakukan perintah-perintah-Nya.

Selamat pagi, selamat beraktivitas di akhir pekan yang indah, Tuhan Yesus memberkati kita semua dan Sukses selalu, Amin

13/05/2024

Jika susu menjadi buruk, itu menjadi yogurt. yogurt lebih berharga dari susu. Jika semakin parah, itu berubah menjadi keju. Keju lebih berharga dari yogurt dan susu.

Dan jika jus anggur berubah asam, itu berubah menjadi anggur, yang bahkan lebih mahal daripada jus anggur. Kamu tidak jahat karena kamu membuat kesalahan. Kesalahan adalah pengalaman yang membuat Anda lebih berharga sebagai pribadi.

Christopher Columbus membuat kesalahan navigasi yang membuatnya menemukan Amerika. Kesalahan Alexander Fleming membuatnya menemukan Pen*silin. Jangan biarkan kesalahanmu menjatuhkanmu.

Bukan praktek yang membuat sempurna. Itu adalah kesalahan yang kita pelajari dari yang membuat sempurna!
Oke

13/05/2024

KETIKA UJIAN DATANG MENGHAMPIRI KITA‎

Selama belasan tahun kita belajar di sekolah,
kita tak pernah lepas dari yang namanya Ujian.

Ketika hendak naik kelas,
sebelumnya kita harus menghadapi Ujian lebih dulu.

Siapa yang memberi Ujian?‎
Guru yang selama ini mengajar.

Bagaimana pelaksanaan Ujian tersebut?
Guru akan memberi soal, ‎siswa akan menyelesaikannya.

Pada saat Ujian di laksanakan,
guru akan diam dan tetap berada di dalam kelas.

Anak TUHAN tidak pernah lepas dari yang namanya Ujian,‎
Setiap kali TUHAN hendak mengangkat kita, sebelumnya akan di berikan Ujian dulu,‎
Masalah dan Pergumulan Hidup adalah Ujian yang paling sering TUHAN lakukan untuk melihat kualitas kita yang sebenarnya.

Saat menghadapi Ujian Hidup, ‎terkadang kita melakukan kecewa dan marah kepada TUHAN pada saat DIA sepertinya diam saja melihat pergumulan kita.

Kalau TUHAN diam, ‎sebenarnya itu hal yg sangat wajar, ‎namanya saja Ujian,‎
Hanya saja kita perlu tahu, ‎meski TUHAN diam, ‎bukan berarti DIA meninggalkan kita,‎
tetapi DIA selalu ada bersama kita untuk memberi kekuatan, ‎agar kita mampu melewati Ujian tersebut dengan penuh Kemenangan.

Apakah saat ini kita sedang di perhadapkan dengan Masalah dan Pergumulaan Hidup, ‎sementara TUHAN sepertinya diam seribu bahasa?‎
Itu artinya sebentar lagi kita akan ada peningkatan.

Yang terpenting bukanlah ber-tanya² mengapa TUHAN menghadapkan kita pada Ujian, tapi‎ yang terpenting adalah bagaimana Respon kita saat Menghadapi Ujian,‎
Apakah kita menghadapi ujian hidup dengan Penyerahan dan Pengharapan penuh kepada TUHAN ?
ataukah kita bergumul dengan kekuatan kita sendiri?‎

Saat menghadapi Ujian, ‎TUHAN memang diam, namun ‎sesungguhnya DIA ada bersama kita.

“Karena IA tahu jalan hidupku,
seandainya IA menguji aku,
aku akan timbul seperti emas.”
(Ayub 23:10)

Goϑ ϐlešš Yoυ

10/05/2024
05/05/2024

KISAH AKHIR HIDUP PARA RASUL KRISTUS:

1. Matius meninggal dunia, karena disiksa dan dibunuh dengan pedang di Ethiopia.

2. Markus meninggal dunia di Alexandria (Mesir), setelah badannya di seret hidup-hidup dengan kuda melalui jalan-jalan yang penuh batu sampai ia menemukan ajalnya.

3. Lukas meninggal dunia di gantung di Yunani, setelah ia berkhotbah di sana kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

4. Yohanes di goreng dalam bak minyak mendidih di Roma, tetapi karena Tuhan masih ingin memakai Yohanes lebih lanjut, maka keajaiban terjadi sehingga walaupun ia telah di goreng hidup-hidup, ia bisa hidup terus. Tetapi akhirnya ia dibuang dan diasingkan ke p**au Patmos untuk kerja paksa di tambang batubara. Pada saat ia berada di sana, ia mendapatkan wahyu sehingga ia bisa menulis kitab WAHYU. Kemudian ia dibebaskan dan akhirnya kembali menjadi uskup di Edessa (Turki). Ia adalah satu-satunya Rasul yang bisa mencapai lanjut usia dan meninggal dengan tenang.

5. Petrus di salib dengan kepala di bawah dan kaki diatas. Ia merasa tidak layak untuk mati dan disalib seperti Tuhan Yesus.

6. Yakobus saudara tiri dari Tuhan Yesus dan pemimpin gereja di Yerusalem, dilempar kebawah dari puncak bubungan Bait Allah, di tempat yg sama di mana setan membawa Yesus untuk digoda. Ia meninggal dunia setelah dilempar dari tempat tersebut.

7. Yakobus anak Zebedeus adalah nelayan dan murid pertama Yesus yg dipanggil, ia dipenggal kepalanya di Yerussalem. Pada saat-saat disiksapun, ia tidak pernah menyangkal TuhanYesus, bahkan ia berusaha berkhotbah terus, bukan hanya kepada tawanan lainnya saja, bahkan kepada orang yg menghukum dan meyiksa dia dengan kejamnya. Sehingga akhirnya orang Romawi itu mendampingi Yakobus pada saat ia di hukum penggal, bukan sekedar hanya untuk menyaksikan, melainkan juga untuk turut dihukum dan dipenggal bersama dengan Yakobus. Pada saat ia mau menjalani hukuman mati, ia berlutut bersama di samping Yakobus, sambil berdoa, itu adalah doa nya yang terakhir, sebelum ia mati dipenggal bersama Yakobus sebagai orang Kristen.

8. Bartolomeus yang lebih di kenal sebagai Natanael ia menjadi misionaris di Asia, antara lain ia memberikan kesaksian di Turki. Ia meninggal dunia di Armenia setelah ia mendapat hukuman cambuk sehingga semua kulitnya menjadi hancur dan terlepas.

9. Andreas juga di salib seperti Petrus dengan cara X di Yunani. Sebelum meninggal, ia di siksa dengan hukum cambuk oleh tujuh tentara dan diikat di salib. Dengan cara demikian mereka bisa memperpanjang masa sakit dan masa siksaannya. Seorang pengikut Andreas yg turut menyaksikan hukuman Andreas menceritakan perkataan yg telah di ucapkan oleh Andreas sebelum meninggal dunia : “Ternyata keinginan dan cita-cita saya bisa terkabul, dimana saya bisa turut merasakan saat-saat disiksa dan disalib seperti Yesus”. Pada saat dicambuk ia tiada henti-hentinya ia berkhotbah terus hingga ajal.

10. Thomas dilempar ke dalam perapian, tetapi karena masih tetap hidup, ia dihujani dengan tombak hingga mati. Dia mati di India.

11. Yudas saudaranya dari Tuhan Yesus dihukum mati dengan panah, karena ia tidak bersedia untuk mengingkari Yesus.

12. Matias, Rasul pengganti Yudas Iskariot mati dihukum rajam dan akhirnya dipenggal kepalanya.

13. Paulus disiksa degan sangat kejam dan akhirnya dipenggal kepalanya oleh Kaisar Nero di Roma pada tahun 67. Rasul Paulus adalah yg paling lama mengalami masa siksaaan di penjara. Kebanyakan suratnya dibuat dan dikirim dari penjara.

Anda dan saya adalah murid Tuhan. Kita perlu diperlengkapi dengan ketahanmalangan utuk mengikuti Kristus. Kita jangan hanya mau berkat-Nya tetapi tidak memiliki qualifikasi menjadi saksi (martyr) bagi Dia.

BERSEDIAHKAH KITA MELALUI JALAN SALIB ? ..... ini hanya mungkin jika *Hidup di Dalam Kristus!*

Selamat *Hidup Di Dalam Kristus.*tetap taat dan setia sampai Tuhan kembali menjemput kita gereja-Nya.

Tuhan Yesus memberkati.

26/04/2024

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terj adi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia p**ang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia p**ang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan pak suyatno memutuskan bahwa istrinya dialah yg merawat, yang dia inginkan hanya satu, yaitu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati-hati anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. ..bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu” .. dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.

Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak-anak mereka.

“Anak-anakku ………. Jikalau perkawinan dan hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah..lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. (sejenak kerongkongannya tersekat),.. . kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menggantinya dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini. Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan agar bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”

Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak suyatno, merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..

Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa..disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah pak Suyatno bercerita.

“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) maka itu adalah kesia-siaan. Cinta itu adalah memberi.

Saya percaya Tuhan-lah yang memilihkan istri saya ini menjadi pendamping hidup saya.

Address

Jln. A. Yani
Hong Kong

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TBM Mamboru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share