Wanda dan Erna Dumais

Wanda dan Erna Dumais Page ini berisi kegiatan pribadi Wanda dan Erna Dumais. Hal-hal yang berisi pengembangan pribadi, impian, karir, pendidikan dibahas disini.

Silakan di-like, koment, share, follow untuk mendapatkan tips terbaru.

GEREJA KATOLIK ROMA BUKAN APOSTOLIC CHURCH!Kalau kita bicara gereja di Roma, bukti historis menunjukkan bahwa tidak ada ...
02/06/2026

GEREJA KATOLIK ROMA BUKAN APOSTOLIC CHURCH!

Kalau kita bicara gereja di Roma, bukti historis menunjukkan bahwa tidak ada uskup monarki di Roma sampai sekitar tahun 140–150. Uskup Monarki yang saya maksudkan adalah MONOEPISCOPAL atau MONARCHICAL EPISCOPATE atau single Bishop atau seorang uskup tunggal yang mengepalai uskup lainnya. Pada waktu itu gereja Romawi diorganisir di bawah sebuah dewan presbiter atau uskup-presbiter.

Maka tesis saya adalah:

"Tidak ada bukti untuk klaim supremasi yurisdiksi oleh Roma pada abad pertama"

Pendapat Geoffrey Barraclough:

"Pada abad-abad awal hingga masa Kaisar Constantine, Uskup Roma sama sekali bukan Paus dan tidak mengklaim posisi Paus"

“Geoffrey Barraclough, The Medieval Papacy, (New York: Harcourt, Brace & World, Inc., 1968), 10."

Para Uskup yang mengklaim prioritas yurisdiksi di luar Roma sendiri terjadi pada akhir abad ke-2 dan awal abad ke-3. Sekitar tahun 190 - 195, Paus Victor mencoba memutuskan persekutuan dengan gereja-gereja saudara mengenai penetapan tanggal perayaan Paskah, tetapi tindakannya hampir tidak berpengaruh. Pada pertengahan abad ke-3, Paus Stephen berselisih dengan Cyprian of Carthage mengenai pembaptisan ulang kaum bidat. Namun, tanggapan Cyprian of Carthage kepada Stephen cukup jelas menunjukkan bahwa ia tidak percaya bahwa Stephen memiliki wewenang yurisdiksi atas Carthage.

Namun, pada periode antara kematian Stephen (tahun 257) naiknya “the bishop of Rome … Pope Gregory the Great pada tahun 590 M, kepausan mengalami perkembangan yang sangat besar. Sebagian besar perkembangan awal ini disebabkan oleh karya Paus Leo I, yang memerintah dari tahun 440–461 M. Pengaruh Leo paling jelas terlihat dalam karyanya yang terkenal, Tome to Flavian, sebuah surat yang sangat berpengaruh di Konsili Chalcedon pada tahun 451. Masa pemerintahannya sangat memperluas rasa hormat dan prestise kepausan di Gereja Barat.

Abad kelima menyaksikan peristiwa dramatis di bagian barat Kekaisaran Romawi. Pada tahun 410 M, Roma jatuh akibat invasi Alaricus Visigoth, dan pada tahun 455 kota itu dijarah tanpa ampun oleh Vandal. Berakhirnya Kekaisaran Romawi di Barat pada tahun 476 M ditandai dengan penggulingan kaisar muda Romulus dan penobatan Odovacer sebagai raja. Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi di Barat ke tangan para penyerbu barbar, periode peperangan dan kekerasan selama berabad-abad melanda Eropa Barat yang kemudian disebut sebagai “Zaman Kegelapan."

Kejatuhan kekaisaran Romawi di Barat memberi kesempatan kepada Paus Gelasius I (492–496) untuk menancapkan kekuasaannya dan hak prerogatifnya. Disinilah permulaan Gereja Negara berkuasa.

Paus Gelasius I mengirim surat kepada Kaisar Anastasiusia menyatakan bahwa ada dua kekuasaan yang memerintah dunia ini, “otoritas suci para Paus dan kekuasaan kerajaan,” dan kekuasaan para imam lebih besar karena mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka kepada Tuhan bahkan untuk raja-raja. Sejarah kemudian membuktikan bagaimana Gereja Roma Katolik bersama Paus memerintah dunia sejak tahun 590 sampai 1870.

Meskipun Roma telah jatuh, Kekaisaran Romawi sendiri terus berlanjut selama seribu tahun lagi di Timur. Ibu kota Kekaisaran telah dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 330 dan Kekaisaran akan terus berlanjut di Timur hingga kejatuhan kota tersebut pada tahun 1453. Namun, perubahan yang ditimbulkan oleh runtuhnya bagian barat Kekaisaran secara dramatis berdampak pada eklesiologi Gereja Kristen di Timur dan di Barat.”

Saya kembali menulis thesis tentang gereja Katolik Roma:

1. Gereja Katolik Roma berdiri tahun 313
2. Paus mulai muncul dengan kekuasaan Yuridiksi pada abad-3
3. Baru pada tahun 590 kedudukan Paus menjadi benar-benar signifikan sebagai seorang penguasa
4. Gereja Katolik Roma menggantikan kedudukan kekaisaran Romawi mulai muncul tahun 590 - 1870
5. Sistem Episcopal gereja Katolik Roma baru muncul tahun 590
6. Surat 1 Clement yang ditulis oleh jemaat Roma pada tahun 96, memberikan bukti bahwa kepemimpinan gereja Korintus, saat itu setelah 30 tahun rasul Paulus meninggal dunia masih dipimpin oleh para presbyters/para bishops.
7. Surat 1 Clement yang ditulis oleh jemaat Roma pada tahun 96, membuktikan bahwa saat itu gereja Roma dipimpin oleh para bishops.

Di dalam chapter 42 dan 44, surat 1 Clement membahas mengenai masalah kepemimpinan yang terjadi di jemaat Korintus. Pada saat itu di jemaat Korintus sedang terjadi keributan karena beberapa Presbyters dipecat. Surat 1 Clement memberikan nasehat kepada kelompok yang menimbulkan huru-hara di jemaat Korintus agar mereka dan para pengikutnya segera meninggalkan posisi kepemimpinan supaya tidak menimbulkan dualisme dan kekacauan di jemaat Korintus.

Menurut penulis surat 1 Clement:

Kristus telah menetapkan para rasul-Nya dan para rasul-Nya telah menetapkan para pemimpin jemaat dan kemudian para pemimpin jemaat memilih orang yang akan menggantikan mereka. Maka para Presbyters yang dipecat seharusnya orang yang telah ditetapkan Tuhan karena mereka ditetapkan melalui para pemimpin jemaat yang dipilih oleh Tuhan.

Penulis surat 1 Clement mengatakan para Prebyters yang dipecat di Korintus adalah mereka yang sudah melayani dengan kerendahan hati, tidak bercacat cela, lemah lembut dan tidak mementingkan diri sendiri maka mereka sudah seharusnya dikembalikan kepada jabatannya semula.

Salah satu pengajaran gereja Katolik yang sulit dipertahankan adalah ini:

"Para Bishop gereja Katolik adalah successors/penerus dari para rasul sebagai sebuah institusi ilahi"

Gereja Katolik sering mengatakan bahwa gereja mereka adalah sejalan dengan apostolic succession/penerus apostolik....yaitu garis yang tidak terputus dari ordinasi episcopal dari Kristus lewat rasul-rasul melalui abad-abad sampai kepada pada Bishop Katolik hari ini"

Dengan percaya diri sekali gereja Katolik mengatakan bahwa bishop mereka tidak pernah terputus dari garis apostolic succession.

Pernyataan gereja Katolik perlu diklarifikasi lebih lanjut.

Mengatakan bahwa "gereja Katolik adalah sejalan dengan apostolic succession/penerus apostolik yaitu garis yang tidak terputus dari ordinasi episcopal dari Kristus lewat rasul-rasul" memberi kesimpulan bahwa Kristus mengordinasi para rasul menjadi para bishop dan kemudian para bishop ini mengordinasi seorang bishop untuk setiap gereja yang mereka dirikan, sehingga saat para rasul ini meninggal dunia, setiap gereja Kristen dipimpin oleh seorang bishop sebagai successor dari seorang rasul.

Padahal sistem MONOEPISCOPAL atau MONARCHICAL EPISCOPATE atau single Bishop gereja Katolik Roma baru muncul tahun 590. Gereja Katolik Roma bukan Apostolic Church!

Apakah para rasul mengordinasi seorang bishop untuk gereja yang mereka dirikan?

Filipi 1:1

Dari Paulus dan Timotius, hamba-hamba Kristus Yesus, kepada semua orang kudus dalam Kristus Yesus di Filipi, dengan para penilik jemaat dan diaken.

Paulus memberi salam kepada Episkopoi dan Diakonoi di jemaat Filipi.

Terminologi Episkopoi dan Diakonoi artinya Penilik Jemaat dan Pelayan, yang kemudian hari pemakaian artinya berubah menjadi Para Bishop dan Para Diakonos/Diaken.

Kisah Para Rasul 20:17

Karena itu ia menyuruh seorang dari Miletus ke Efesus dengan pesan supaya para penatua jemaat datang ke Miletus.

Lukas menyebut para Penatua sebagai para Persbyters atau Episkopoi.

Kisah Para Rasul 20:28

Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Paulus menyebut para Penilik Jemaat/Episkopoi sebagai orang-orang yang diordinasi oleh Roh Kudus.

Bukti-bukti dari Perjanjian Baru menunjukkan bahwa local leader atau para pemimpin gereja lokal di gereja Perjanjian Baru adalah "Para Bishop" atau Episkopoi bukan seorang Bishop atau Episkopos.

Gereja Perjanjian Baru TIDAK menganut sistem kepemimpinan MONOEPISCOPAL atau MONARCHICAL EPISCOPATE atau single Bishop.

Sistem kepemimpinan gereja Katolik justru menganut sistem Paus yaitu Monarchical Episcopate, dimana Paus adalah pemimpin seluruh gereja Katolik dan raja di gereja Katolik.

Gereja Katolik Roma bukan Apostolic Church!

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
Kontak WA +61 433 535 015

APOSTOLIC CHURCH = APOSTOLIC TEACHINGApostolic teaching/pengajaran rasuli tidak pernah menjadi "dikotomi" dengan apostol...
01/06/2026

APOSTOLIC CHURCH = APOSTOLIC TEACHING

Apostolic teaching/pengajaran rasuli tidak pernah menjadi "dikotomi" dengan apostolic church/gereja rasuli.

*Dikotomi artinya pembagian atau pemisahan konsep atau dua prinsip yang saling bertentangan

Gereja dan Kitab Suci memang berbeda tetapi keduanya tidak pernah saling bertentangan.

Pengajaran rasuli yang sejati hanya bisa ditemukan di dalam tubuh Kristus yang sejati yaitu gereja-Nya.

1 Timotius 3:15

Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

Gereja yang sejati atau gereja Kristus yang hidup adalah penopang atau penyokong ajaran yang sejati atau sound doctrine. Gereja yang sejati dibangun di atas dasar kebenaran yang sejati atau sound doctrine. Maka seharusnya tidak ada konflik di antara gereja rasuli/apostolic church dan pengajaran rasuli/apostolic teaching.

Jadi kita tidak bisa memilih:

Apakah kita memilih mencari Apostolic Church atau kita memilih Apostolic Teaching.

Apabila kita bertemu dengan Apostolic Teaching maka seharusnya itu berada di dalam Apostolic Church dan apabila kita bertemu dengan Apostolic Church maka kita akan mendapati Apostolic Teaching disana.

Apabila kita mendapati kenyataan yang sebaliknya:

Ada gereja yang mengaku Apostolic Church tetapi pengajaran gereja itu tidak Apostolic Teaching maka itu sebenarnya adalah gereja sesat.

Bila seseorang mengatakan sebuah gereja BUKAN Apostolic Church tetapi ternyata di dalamnya mengajarkan Apostolic Church maka penilaian orang tersebut salah.

Gereja Apostolic, pengajarannya adalah Apostolic Teaching.

Apostolic Teaching hanya ada di dalam gereja Apostolic.

Rasul Paulus sudah memberikan prinsip ini:

2 Tesalonika 2:15

"Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis."

Gereja Apostolic dibangun di atas tradisi-tradisi rasuli atau Apostolic Teaching.

Apostolic Teaching diteruskan kepada gereja Apostolic melalui pengajaran lisan dan pengajaran tertulis.

*Berbeda dengan pengertian Tradisi yang dipahami gereja Katolik Roma: Gereja Katolik Roma memahami bahwa tradisi adalah semua ajaran lisan di dalam gereja yang diteruskan oleh gereja secara lisan.

Para rasul tidak memahami Tradisi dalam konteks gereja Katolik Roma.

Para rasul memahami bahwa Tradisi-Tradisi atau Paradoseis adalah semua pengajaran yang diajarkan Tuhan Yesus dan para Rasul kepada gereja-Nya baik secara lisan maupun secara tertulis.

Gereja Yesus Kristus pasti mengajarkan semua ajaran lisan dan ajaran tertulis Yesus dan para Rasul-Nya. Ajaran Lisan dan ajaran Tertulis, Yesus dan rasul-rasul-Nya disebut tradisi-tradisi atau Paradoseis. Maka Paradoseis tidak berpernah berkonflik dengan Gereja Yesus Kristus sebaliknya mempunyai hubungan yang inclusive dengan Gereja Yesus Kristus atau mutual relationship. Maka orang tidak bisa memilih antara Gereja Kristen dan Tradisi Kristen atau tidak ada dua sumber wahyu yaitu Gereja Kristen dan Tradisi Kristen. Gereja Kristen berhubungan erat dengan Pengajaran Kristen maka Apostolic Church seharusnya Apostolic Teaching atau Apostolic Teaching berada di dalam Apostolic Church.

Di dalam titik ini kita bisa menguji setiap ajaran gereja:

Misalnya salah satu pengajaran Mariology dari gereja Katolik Roma yaitu The Assumption of Mary/Maria diangkat ke sorga dalam tubuh jasmani oleh Allah.

Gereja Katolik Roma mengaku bahwa gereja ini adalah Apostolic Church. Sekarang kita akan menguji apakah The Assumption of Mary adalah Apostolic Teaching.

Saya sudah memberikan argumen bahwa Apostolic Church = Apostolic Teaching.

Tuhan Yesus dan para rasul tidak pernah mengajarkan Maria diangkat ke surga dalam tubuh jasmani. Pengajaran tentang The Assumption of Mary tidak pernah muncul dalam Apostolic Teaching atau yang dikenal sebagai Paradoseis. Informasi mengenai peran Maria dalam Inkarnasi Tuhan Yesus Kristus hanya muncul dalam Injil Matius dan Lukas. Dua Injil ini menulis secara spesifik mengenai seorang Perawan yang bernama Maria, mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki tanpa hubungan seks dengan seorang pria. Catatan terakhir mengenai hidup Maria, dicatat oleh Lukas dalam Kisah Para Rasul 1:14

"Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus"

Para rasul yang meneruskan body of teaching dari Tuhan Yesus kepada gereja-Nya tidak pernah mengajarkan bahwa Maria diangkat ke surga.

Dari mana pengajaran Maria diangkat ke surga oleh Allah? Doktrin ini menjadi doktrin andalah gereja Katolik Roma.

Gereja Roma Katolik melalui Paus Pius XII pada tanggal 1 November 1950 menetapkan bahwa pengajaran Maria diangkat ke surga adalah dogma yang inffalible/ajaran gereja Roma Katolik yang tidak boleh diganggu gugat. Doktrin Maria diangkat ke surga oleh Allah dalam tubuh jasmani bukanlah dogma yang baru muncul tahun 50.

Kapan dogma Maria diangkat ke surga hidup-hidup muncul?

Oleh karena tidak diajarkan oleh para rasul dan bukan merupakan Paradoseis maka tanda yang utama dogma the Assumption of Mary muncul pasti sesudah kematian para rasul dan kematian semua orang yang berkaitan langsung dengan para rasul. Saya sendiri beranggapan dogma The Assumption of Mary muncul di abad ke-5. Mengapa di abad ke-5? Pada abad itu muncul terjemahan Alkitab Perjanjian Baru 22 buku yang disebut Pesh*tta, Alkitab dalam bahasa Syriac.

Stephen J. Shoemaker memberi informasi dalam bukunya, "The Ancient Dormition Apocryph and The Original of Marian Piety: Early Evidence of Marian Intercession From Late Ancient Palestine" bahwa ada dua kutipan dalam naskah Syriac yang bernama Obsequies dan Six Boook Dormition Apocryphon yang catatan para bidat yang menulis tentang hal itu.

Sejak abad ke-5 mulai berkembang ajaran Maria diangkat ke surga hidup-hidup dari pendapat dan tulisan orang-orang di masa itu dan inilah yang diakui sebagai tradisi lisan yang diturunkan dari mulut ke mulut di dalam gereja oleh gereja Katolik Roma.

Gereja Katolik Roma memahami ajaran Maria diangkat di surga muncul dari sumber lisan. Maka untuk membuat ajaran ini tidak bisa diganggu gugat gereja Katolik Roma mengeluarkan keputusan bahwa Tradisi juga adalah sumber kebenaran dan setara otoritasnya dengan Kitab Suci. Maka gereja Katolik Roma memutuskan gereja adalah entity menetapkan kebenaran apa dan tafsiran kebenaran apa yang boleh dianut oleh gereja.

Konsili Trente atau The Council of Trent tahun 1546 bertitah bahwa Alkitab dan Tradisi sama-sama mempunyai otoritas yang setara (equal reference), artinya bagi gereja Katolik, tidak perlu ada dukungan ayat-ayat Alkitab baik secara implisit dan explisit untuk membangun atau mengkreasikan sebuah ajaran.

Keputusan Trente sebenarnya sudah dilawan atau dianulir dengan keputusan Konsili Vatican II (1962-1965). The Council of Vatican II memutuskan untuk tidak menjadikan Tradisi dan Alkitab sebagai dua sumber pewahyuan seperti yang selama ini dipercaya oleh gereja Roma Katolik melainkan Tradisi dan Alkitab harus terikat bersama-sama, dengan kata lain The Council Vatican II ingin mengatakan bahwa doktrin apapun yang dibangun oleh gereja Roma Katolik harus memiliki support Alkitab entah itu secara implisit atau explisit. Tapi keputusan Konsili Vatican II sulit dilaksanakan karena sudah terlalu banyak ajaran gereja Katolik yang dibangun tanpa otoritas Alkitab.

Kalau anda mencari gereja sebaiknya anda mencari gereja yang Apostolic artinya gereja itu mempunyai Apostolic Teaching bukan hanya mengaku gereja Apostolic tetapi ajarannya sesat.

Kalau ada berada di dalam gereja yang ajarannya tidak Apostolic, sebaiknya anda keluar dari gereja itu meskipun gereja itu mengaku Apostolic Church.

Jangan kompromikan iman dan hidup anda!

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
Kontak WA +61 433 535 015

ALKITAB ROMA KATOLIK BUKAN KANON!*ALKITAB KATOLIK TERJEMAHAN VULGATA DITERJEMAHKAN LAGI OLEH KATOLIK MENJADI ALKITAB KAT...
31/05/2026

ALKITAB ROMA KATOLIK BUKAN KANON!
*ALKITAB KATOLIK TERJEMAHAN VULGATA DITERJEMAHKAN LAGI OLEH KATOLIK MENJADI ALKITAB KATOLIK BAHASA INGGRIS DRB*

Bagaimana kita mengenali teks asli Perjanjian Baru?

Para sarjana menggunakan ilmu Textual Criticism atau Kritik Textual.

Mengapa Textual Criticism? Oleh karena Kritik Textual berhubungan dengan semua bentuk teks asli dan sifat dari semua bentuk tekt asli. Ilmu Kritik Textual adalah ilmu yang umum dan tentu saja karena ingin mencari teks Alkitab yang benar, teks yang dibahas adalah teks-teks Alkitab.

Diskusinya melibatkan naskah yang diduga bentuk asli dan melakukan analisis mengenai berbagai perubahan yang terjadi pada teks Alkitab tersebut. Analisa mencakup tentang diskusi berbagai hubungan di antara teks dan usaha yang dibuat untuk menjelaskan kondisi-kondisi luar mengenai salinan dan prosedur transmisi, pemindahan text ke dalam bahasa lain.

Para sarjana yang bekerja dalam Kritik Textual mengumpulkan data di antara textual witnesses dan mengevaluasinya.

Oleh karena disebut The Textual Witnesses maka saya jelaskan ini:

The Textual Witnesses inilah yang membuat kita mengenal Alkitab Yunani yaitu sumber-sumber Teks Yunani, Terjemahannya dan Kutipan Perjanjian Baru dari para penulis awal Kristen.

Saya simpulkan The Textual Witnesses Perjanjian Baru:

1. Greek Manuscripts
2. Terjemahannya ke dalam bahasa lain
3. Kutipan Perjanjian Baru oleh penulis awal Kristen

Manuscripts Greek Perjanjian Baru berjumlah 5000 baik yang berisi semua bagian Perjanjian Baru atau hanya sebagian Perjanjian Baru dan terbagi dalam tiga kategori:

1. Papirus
2. Uncial
3. Minuscules

Semuanya ditulis dalam penomoran menurut Gregory system.

Manuscripts yang saya sebut menunjuk kepada berbagai variasi teks yang menunjuk kepada the Alexandrian, the Western, the Caesarean, the Byzantine, the Koine. Jadi inilah teks yang dipakai oleh Alkitab bahasa asli Yunani Perjanjian Baru. Nama-nama para editor dan kolektor manuscripts tersebut dipublikasikan secara tersendiri.

*Kita tidak pernah memakai Vulgata - Latin karena itu adalah Alkitab terjemahan. Saya menulis ini untuk menegaskan bahwa teks Vulgata karya Jerome hanya terjemahan, maka sangat error dan korupt, gereja Katolik memakai Vulgata, seolah-olah itu adalah teks asli Perjanjian Baru lalu diterjemahkan lagi menjadi DRB, terjemahan bahasa Inggris Alkitab Katolik. Ini pekerjaan yang ngawur dan sesat dari gereja Katolik, sebab teks terjemahan dijadikan base untuk terjemahan bahasa lain. Bagaimana gereja Katolik bisa setia kepada ajaran Tuhan? Alkitabnya saja terjemahan yang penuh kesalahan.*

** Contoh Vulgata Alkitab terjemahan, diterjemahkan lagi:

Wanda Dumais:
Alkitab Vulgata Latin, gereja Roma Katolik hasil karya Jerome adalah Alkitab Korupt dan error banyak kesalahan. Katolik tidak usah bangga dengan itu.

Aku berikan contoh korupt dan Error Vulgata:

Salah satu contoh ayat Douay-Reims Bible (DRB) yang salah terjemahan adalah Kejadian 3:15. DRB adalah Alkitab bhasa Inggris Katolik yang diterjemahkan dari Alkitab terjemahan Katolik Vulgata, Latin. Gereja Katolik memang sesat. Alkitab terjemahan dipakai sebagai dasar terjemahan.

DRB Kejadian 3:15

"Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya: Dia (perempuan itu) akan meremukkan kepalamu dan engkau akan melilit (meremukkan) tumitnya (perempuan itu).

Bandingkan dengan TB LAI Kejadian 3:15

"Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

DRB mengatakan yang akan meremukkan kepala ular adalah Perempuan

TB LAI mengatakan yang meremukkan kepala ular adalah Laki-Laki.

Teks asli Masoretic Text - MT mengatakan yang meremukkan kepala ular adalah Laki-Laki.**

Dua dari koleksi Papirus Perjanjian Baru yang sangat penting didapatkan pada tahun 1930-1931 oleh Sir Chester Beatty dari London dan M. Martin Bodmer dari Geneva pada tahun 1955-1956.

P45 dijadikan codex dalam 220 halaman/helai Papirus yang berisi ke-4 Injil dan Kisah Para Rasul.

P45 tertanggal pertengahan abad ke-3. Teks yang ada di dalam kitab Markus lebih dekat ke Caesarean Family daripada Western atau Alexandrian.

P46 berisi 64 helai/halaman papirus codex (dikomprise dari 104 papirus), isinya Roma, Ibrani, 1-2 Korintus, Efesus, Galatia, Filipi, Kolose, 1-2 Tesalonika. P46 tertanggal tahun 200.

P47 berisi kitab Wahyu. Tertanggal pertengahan abad ke-3

P66 dari M.Martin Bodmer, Geneva, berisi Injil Yohanes tertanggal tahun 200, teks adalah campuran Alexandria dan Western.

P72 berisi kitab Yudas dan 1 - 2 Petrus, abad ke-3. Papirus ini juga berisi beberapa dokumen lain seperti, Kelahiran Maria, Apokripha surat menyurat Paulus ke jemaat Korintus, the Eleventh Ode of Solomon, Melito homily mengenai passover, fragment hymn, Apology Phileas, Mazmur 33-34.

P74 berisi kitab Kisah Para Rasul, Yakobus, 1-2 Petrus, 1,2 dan 3 Yohanes dan Yudas. Teksnya adalah Alexandrian.

P75 tertanggal 175 - 225 berisi Injil Lukas dan Yohanes.

Kemudian manuscripts Perjanjian Baru tertanggal abad ke-4 dalam bentuk Codex Greek Buble ditemukan pada pertengahan abad ke-19 oleh Dr. Constantin von Tischendorf di monastery of St. Catharine on Mount Sinai. Dikenal sebagai Codex Sinaiticus.

Codex Sinaiticus adalah satu-satunya copy lengkap dari Perjanjian Baru Greek yang lengkap dalam Uncial Script, tulisan huruf besar.

Codex Sinaiticus lambangnya Aleph/huruf pertama Ibrani. Codex ini berisi bagian dari Alkitab Ibrani yang diterjemahkan ke bahasa Yunani dan juga ada buku 1 -2 Makabe.

Codex ini mempunyai kisah yang panjang dan berliku, dalam kesempatan yang berbeda saya akan menceritakannya. Teks Codex Sinaiticus berciri Alexandrian group dan Western group. Oleh para scriber atau penyalin, dibuat juga koreksi atas Codex Sinaiticus dan dinamakan Siglum Aleph a, Siglum Aleph ca dan Siglum Aleph cb.

Lalu ada Codex A tertanggal abad ke-5 berisi juga Perjanjian Lama dan sebagian besar Perjanjian Baru.

Lalu ada Codex B yang disebut Codex Vaticanus tertanggal pertengahan abad ke-4. Dinamakan seperiti itu karena disimpan di Vatican Library di Roma. Codex B berisi teks Perjanjian Baru dan buku-buku Apokripha minus buku-buku Makabe, 1-4 Makabe.

Isi Codex B:

42 pasal Kejadian hilang, bagian dari 30 kitab Mazmur hilang, sebagian halaman kitab Ibrani, 1-2 Timotius, Titus, Filemon dan Wahyu hilang.

Codex B bermasalah karena telah banyak dikoreksi oleh correctlr, hurufnya diubah sehingga tidak tepat. Para sarjana percaya bahwa Codex A, Sinaiticus dan Codex B Vaticanus termasuk ke dalam 50 copy yang ditulis Eusebius atas perintah Kaisar Constantine tetapi Codex Vaticanus ditolak dari Eusebian Canon karena begitu banyak koreksi oleh scribers. Teks dari Codex ini adalah Alexandrian Teks.

Saya masih akan menuliskan beberapa Codex termasuk Minuscules. Tetapi saya batasi disini dulu. Beberapa informasi cukup untuk membantu kita mengerti teks asli Perjanjian Baru dari Greek Manuscripts.

*Orang Katolik harus mengerti bahwa Alkitab yang mereka miliki yaitu 73 buku, bukanlah Kanon Alkitab.

Saya sudah menyebutkan bahwa Kanon artinya 66 Alkitab, itulah definisi Kanon yang dipegang para sarjana dan gereja Kristen sejak daftar lengkap Konon Alkitab pertama kali direlease oleh Athanasius tahun 367.

Alkitab Katolik mempunyai jumlah buku lebih banyak 7 buku sehingga jumlah total Alkitab Katolik adalah 73 buku, tidak disebut Kanon melainkan Deuterokanika. Gereja Roma Katolik sendiri mengetahui bahwa Alkitab mereka bukan Kanon Alkitab sehingga mereka menamainya berbeda dari Kanon Alkitab 66 buku.

Dasar Alkitab Katolik adalah Codex Vaticanus atau Codex B karena buku-buku Apokripha yang berada di dalam Codex B ini.

Jumlah total buku Apokripha berjumlah 14 buku:

Tobit
Judith
1 Maccabees
2 Maccabees
3 Maccabees
4 Maccabees
Wisdom of Solomon
Sirach/Ecclesiasticus
Baruch
Tambahan Ester dan Daniel
Prayer of Manasseh
Psalm of Solomon
Letter of Jeremiah
Mazmur 151

Tetapi Codex B tidak memuat buku Apokripha 1-4 Makabe. Maka Alkitab gereja Roma Katolik menggunakan sumber Codex B dan Codex A.

Saya sudah mengecek Codex lain seperti:

Codex C atau Codex Ephraemi, Codex D atau Codex Bezae atau Codex Cantabrigiensis dan diurutkan dengan codex lain yaitu: E, F, G, H, I, K, K, M, N, O, P, R, S, T. V, W, tidak ada lagi yang berisi buku-buku Apokripha selain dua Codex A dan B.

Alkitab Roma Katolik memang bukan Kanon Alkitab 66 buku.

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais�WA +61 433 535 015

HIKMAT PARA RABI: SOLA SCRIPTURASuatu kali Alexander Agung bertanya kepada para pemimpin Israel dari bagian Selatan. Kis...
31/05/2026

HIKMAT PARA RABI: SOLA SCRIPTURA

Suatu kali Alexander Agung bertanya kepada para pemimpin Israel dari bagian Selatan. Kisah ini ditulis dalam Gemara, Tamid 32a. Ada 10 pertanyaan yang diajukan, salah satunya adalah:

Mana yang lebih dulu diciptakan Allah, langit atau bumi?

Para pemimpin Israel menjawab:

"Langit diciptakan Allah lebih dahulu seperti yang tertulis dalam Torah: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi - Kejadian 1:1

Lalu mengapa Alexander Agung tertarik dengan urutan penciptaan dan ingin mengetahuinya?

Alexander Agung adalah penakluk hebat dan dia juga adalah filsuf yang hebat, seorang murid Aristotles. Dia mempunyai pengertian akan pandangan Yahudi mengenai penciptaan karena dia mempunyai interest yang besar mengenai Yudaisme.

Tetapi maksud dari pertanyaannya ini: Alexander Agung adalah raja hebat di masa itu dan tujuannya adalah menaklukkan seluruh dunia di bawah kekuasaannya. Langit melambangkan hal-hal rohani dan bumi melambangkan hal-hal materi yang kita kejar dan usahakan. Alexander Agung menjadi tidak yakin, menjadi bingung apakah akan menekankan pencapaian sebanyak mungkin di dunia atau mencari hal-hal yang bersifat rohani lebih banyak sebab pencapaian di dunia sudah dia dapatkan, sudah berada dibawah kendalinya?

Oeh karena Alexander Agung tidak yakin dan tidak bisa memutuskan dengan dirinya sendiri, dia mencari nasehat kepada para rabi.

Para rabi merespon bahwa ketika Allah menjadikan dunia, Dia menciptakan langit terlebih dahulu, menunjukkan bahwa hal-hal rohani bersifat utama.

Hal lain yang perlu kita ingat adalah:

Mengapa Allah memberikan Torah kepada orang Israel di padang gurun, bukan menunggu untuk memberikannya saat orang Israel sudah tiba di Tanah Perjanjian atau saat Israel sudah memiliki tanah sendiri, Eretz Yisrael?

Allah ingin menekankan bahwa Torah itu lebih utama atau superior dari tanah atau Torah lebih utama dari kepemilikan. Torah bukan sebuah buku sejarah atau kumpulan dongeng. Torah berasal dari kata "horaah/yarah" artinya pengajaran dan tuntunan.

Mazmur 19:7

Taurat TUHAN itu sempurna,
menyegarkan jiwa;
peraturan TUHAN itu teguh,
memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.

Bangsa-bangsa yang menolak menerima Torah, telah lenyap karena kehilangan tanah mereka, telah kehilangan wilayah kekuasaan mereka. Orang Yahudi akan tetap ada sampai selama-lamanya bahkan tanpa tanah, tanpa kepemilikan, selama mereka memelihara Torah dari Tuhan.

Tuhan Yesus berkata:

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Matius 23:35)

Matius 5:17-18

(17) "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (18) Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Apa yang kamu utamakan dalam hidup ini?

Mengejar hal-hal yang ada di dunia ini selamanya dan menaklukkan itu semua dibawah kendalimu?

Orang Yahudi mengenal prinsip tersebut, "Mengutamakan Torah Tuhan di dalm hidup mereka sebab tanpa kepemilikan mereka akan tetap ada selama mereka mengutamakan Torah dalam hidup mereka"

Prinsip Sola Scriptura dimiliki oleh orang Yahudi.

Selama engkau mengutamakan dan menghormati Firman Tuhan maka engkau akan melihat penyertaan Tuhan di dalam hidupmu.

2 Timotius 3:15-16

(15) Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. (16) Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Nasehat Paulus kepada Timotius:

1. Alkitab/Sola Scriptura akan menuntunmu (guidance) kepada keselamatan oleh iman kepada Yesus Kristus
2. Alkitab/Sola Scriptura akan mengajarmu (teaching) dan engkau akan mengutamakan hal-hal rohani di dalam hidupmu
3. Alkitab satu-satunya yang punya otoritas wahyu untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik manusia dalam kebenaran.
4. Alkitab adalah otoritas wahyu bukan magisterium atau tradisi seperti ajaran Katolik

Banyak manusia hebat yang sudah mendapatkan semua hal jasmani dalam hidup ini tetapi mereka hanya hilang begitu saja tak berbekas.

Banyak manusia hebat di dunia ini yang bisa mengendalikan segala sesuatu di dunia ini, tetapi mereka kehilangan semuanya saat kematian menunggu mereka atau bahkan mereka dihancurkan oleh hidup mereka sendiri. Mereka tidak memiliki Torah, mereka tidak memiliki Sola Scriptura, mereka tidak memiliki Alkitab yang sanggup menuntun dan mengajar mereka menemukan hal-hal rohani yang menjadi prioritas dalam hidup ini.

Ingatlah hal ini:

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi - Kejadian 1:1

Urutan penciptaan, Allah menciptakan langit terlebih dahulu baru kemudian bumi.

Maranatha Blessings

Pdt.Dr.Wanda Dumais
WA +61 433 535 015

2 Tesalonika 2:15Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yan...
30/05/2026

2 Tesalonika 2:15

Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Tradisi tidak pernah bertentangan dengan Kitab Suci. Rasul Paulus mengajar bahwa Tradisi tidak berkompetisi dengan Kitab Suci tetapi Tradisi dan Kitab Suci mempunyai hubungan yang erat.

Di dalam versi KJV 2 Thessalonians 2:15:

“Therefore, brethren, stand fast, and hold the traditions which ye have been taught, whether by word, or our epistle.”

Rasul Paulus katakan “Hold the traditions which you have been taught whether by word or by our epistle- Peganglah tradisi-tradisi yang telah diajarkan kepadamu baik lisan maupun tulisan”

Apakah rasul Paulus memaksudkan Tradisi-Tradisi adalah sumber kebenaran tersendiri atau rasul Paulus memaksudkan bahwa pengajaran Alkitab atau Sola Scriptura adalah tradisi itu sendiri?

Pendeta Wanda Dumais akan membahas issue ini secara mendetail. Anda bisa mendaftar untuk mengikuti Pertemuan Jemaat BIC dimana ada bisa menyanyikan lagu-lagu Sound Doctrine kepada Tuhan, menjadikan Tuhan sebagai pusat ibadah, membaca Alkitab dan mengambil bagian pelayanan sebagai tanggungjawab orang percaya.

Address

Marrickville Street, Marrickville/
Marrickville, NSW
2204

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wanda dan Erna Dumais posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Wanda dan Erna Dumais:

Share