02/06/2026
GEREJA KATOLIK ROMA BUKAN APOSTOLIC CHURCH!
Kalau kita bicara gereja di Roma, bukti historis menunjukkan bahwa tidak ada uskup monarki di Roma sampai sekitar tahun 140–150. Uskup Monarki yang saya maksudkan adalah MONOEPISCOPAL atau MONARCHICAL EPISCOPATE atau single Bishop atau seorang uskup tunggal yang mengepalai uskup lainnya. Pada waktu itu gereja Romawi diorganisir di bawah sebuah dewan presbiter atau uskup-presbiter.
Maka tesis saya adalah:
"Tidak ada bukti untuk klaim supremasi yurisdiksi oleh Roma pada abad pertama"
Pendapat Geoffrey Barraclough:
"Pada abad-abad awal hingga masa Kaisar Constantine, Uskup Roma sama sekali bukan Paus dan tidak mengklaim posisi Paus"
“Geoffrey Barraclough, The Medieval Papacy, (New York: Harcourt, Brace & World, Inc., 1968), 10."
Para Uskup yang mengklaim prioritas yurisdiksi di luar Roma sendiri terjadi pada akhir abad ke-2 dan awal abad ke-3. Sekitar tahun 190 - 195, Paus Victor mencoba memutuskan persekutuan dengan gereja-gereja saudara mengenai penetapan tanggal perayaan Paskah, tetapi tindakannya hampir tidak berpengaruh. Pada pertengahan abad ke-3, Paus Stephen berselisih dengan Cyprian of Carthage mengenai pembaptisan ulang kaum bidat. Namun, tanggapan Cyprian of Carthage kepada Stephen cukup jelas menunjukkan bahwa ia tidak percaya bahwa Stephen memiliki wewenang yurisdiksi atas Carthage.
Namun, pada periode antara kematian Stephen (tahun 257) naiknya “the bishop of Rome … Pope Gregory the Great pada tahun 590 M, kepausan mengalami perkembangan yang sangat besar. Sebagian besar perkembangan awal ini disebabkan oleh karya Paus Leo I, yang memerintah dari tahun 440–461 M. Pengaruh Leo paling jelas terlihat dalam karyanya yang terkenal, Tome to Flavian, sebuah surat yang sangat berpengaruh di Konsili Chalcedon pada tahun 451. Masa pemerintahannya sangat memperluas rasa hormat dan prestise kepausan di Gereja Barat.
Abad kelima menyaksikan peristiwa dramatis di bagian barat Kekaisaran Romawi. Pada tahun 410 M, Roma jatuh akibat invasi Alaricus Visigoth, dan pada tahun 455 kota itu dijarah tanpa ampun oleh Vandal. Berakhirnya Kekaisaran Romawi di Barat pada tahun 476 M ditandai dengan penggulingan kaisar muda Romulus dan penobatan Odovacer sebagai raja. Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi di Barat ke tangan para penyerbu barbar, periode peperangan dan kekerasan selama berabad-abad melanda Eropa Barat yang kemudian disebut sebagai “Zaman Kegelapan."
Kejatuhan kekaisaran Romawi di Barat memberi kesempatan kepada Paus Gelasius I (492–496) untuk menancapkan kekuasaannya dan hak prerogatifnya. Disinilah permulaan Gereja Negara berkuasa.
Paus Gelasius I mengirim surat kepada Kaisar Anastasiusia menyatakan bahwa ada dua kekuasaan yang memerintah dunia ini, “otoritas suci para Paus dan kekuasaan kerajaan,” dan kekuasaan para imam lebih besar karena mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka kepada Tuhan bahkan untuk raja-raja. Sejarah kemudian membuktikan bagaimana Gereja Roma Katolik bersama Paus memerintah dunia sejak tahun 590 sampai 1870.
Meskipun Roma telah jatuh, Kekaisaran Romawi sendiri terus berlanjut selama seribu tahun lagi di Timur. Ibu kota Kekaisaran telah dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 330 dan Kekaisaran akan terus berlanjut di Timur hingga kejatuhan kota tersebut pada tahun 1453. Namun, perubahan yang ditimbulkan oleh runtuhnya bagian barat Kekaisaran secara dramatis berdampak pada eklesiologi Gereja Kristen di Timur dan di Barat.”
Saya kembali menulis thesis tentang gereja Katolik Roma:
1. Gereja Katolik Roma berdiri tahun 313
2. Paus mulai muncul dengan kekuasaan Yuridiksi pada abad-3
3. Baru pada tahun 590 kedudukan Paus menjadi benar-benar signifikan sebagai seorang penguasa
4. Gereja Katolik Roma menggantikan kedudukan kekaisaran Romawi mulai muncul tahun 590 - 1870
5. Sistem Episcopal gereja Katolik Roma baru muncul tahun 590
6. Surat 1 Clement yang ditulis oleh jemaat Roma pada tahun 96, memberikan bukti bahwa kepemimpinan gereja Korintus, saat itu setelah 30 tahun rasul Paulus meninggal dunia masih dipimpin oleh para presbyters/para bishops.
7. Surat 1 Clement yang ditulis oleh jemaat Roma pada tahun 96, membuktikan bahwa saat itu gereja Roma dipimpin oleh para bishops.
Di dalam chapter 42 dan 44, surat 1 Clement membahas mengenai masalah kepemimpinan yang terjadi di jemaat Korintus. Pada saat itu di jemaat Korintus sedang terjadi keributan karena beberapa Presbyters dipecat. Surat 1 Clement memberikan nasehat kepada kelompok yang menimbulkan huru-hara di jemaat Korintus agar mereka dan para pengikutnya segera meninggalkan posisi kepemimpinan supaya tidak menimbulkan dualisme dan kekacauan di jemaat Korintus.
Menurut penulis surat 1 Clement:
Kristus telah menetapkan para rasul-Nya dan para rasul-Nya telah menetapkan para pemimpin jemaat dan kemudian para pemimpin jemaat memilih orang yang akan menggantikan mereka. Maka para Presbyters yang dipecat seharusnya orang yang telah ditetapkan Tuhan karena mereka ditetapkan melalui para pemimpin jemaat yang dipilih oleh Tuhan.
Penulis surat 1 Clement mengatakan para Prebyters yang dipecat di Korintus adalah mereka yang sudah melayani dengan kerendahan hati, tidak bercacat cela, lemah lembut dan tidak mementingkan diri sendiri maka mereka sudah seharusnya dikembalikan kepada jabatannya semula.
Salah satu pengajaran gereja Katolik yang sulit dipertahankan adalah ini:
"Para Bishop gereja Katolik adalah successors/penerus dari para rasul sebagai sebuah institusi ilahi"
Gereja Katolik sering mengatakan bahwa gereja mereka adalah sejalan dengan apostolic succession/penerus apostolik....yaitu garis yang tidak terputus dari ordinasi episcopal dari Kristus lewat rasul-rasul melalui abad-abad sampai kepada pada Bishop Katolik hari ini"
Dengan percaya diri sekali gereja Katolik mengatakan bahwa bishop mereka tidak pernah terputus dari garis apostolic succession.
Pernyataan gereja Katolik perlu diklarifikasi lebih lanjut.
Mengatakan bahwa "gereja Katolik adalah sejalan dengan apostolic succession/penerus apostolik yaitu garis yang tidak terputus dari ordinasi episcopal dari Kristus lewat rasul-rasul" memberi kesimpulan bahwa Kristus mengordinasi para rasul menjadi para bishop dan kemudian para bishop ini mengordinasi seorang bishop untuk setiap gereja yang mereka dirikan, sehingga saat para rasul ini meninggal dunia, setiap gereja Kristen dipimpin oleh seorang bishop sebagai successor dari seorang rasul.
Padahal sistem MONOEPISCOPAL atau MONARCHICAL EPISCOPATE atau single Bishop gereja Katolik Roma baru muncul tahun 590. Gereja Katolik Roma bukan Apostolic Church!
Apakah para rasul mengordinasi seorang bishop untuk gereja yang mereka dirikan?
Filipi 1:1
Dari Paulus dan Timotius, hamba-hamba Kristus Yesus, kepada semua orang kudus dalam Kristus Yesus di Filipi, dengan para penilik jemaat dan diaken.
Paulus memberi salam kepada Episkopoi dan Diakonoi di jemaat Filipi.
Terminologi Episkopoi dan Diakonoi artinya Penilik Jemaat dan Pelayan, yang kemudian hari pemakaian artinya berubah menjadi Para Bishop dan Para Diakonos/Diaken.
Kisah Para Rasul 20:17
Karena itu ia menyuruh seorang dari Miletus ke Efesus dengan pesan supaya para penatua jemaat datang ke Miletus.
Lukas menyebut para Penatua sebagai para Persbyters atau Episkopoi.
Kisah Para Rasul 20:28
Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
Paulus menyebut para Penilik Jemaat/Episkopoi sebagai orang-orang yang diordinasi oleh Roh Kudus.
Bukti-bukti dari Perjanjian Baru menunjukkan bahwa local leader atau para pemimpin gereja lokal di gereja Perjanjian Baru adalah "Para Bishop" atau Episkopoi bukan seorang Bishop atau Episkopos.
Gereja Perjanjian Baru TIDAK menganut sistem kepemimpinan MONOEPISCOPAL atau MONARCHICAL EPISCOPATE atau single Bishop.
Sistem kepemimpinan gereja Katolik justru menganut sistem Paus yaitu Monarchical Episcopate, dimana Paus adalah pemimpin seluruh gereja Katolik dan raja di gereja Katolik.
Gereja Katolik Roma bukan Apostolic Church!
Maranatha Blessings,
Pdt.Dr.Wanda Dumais
Kontak WA +61 433 535 015